JAKARTA, Radar Tulungagung – Xiaomi Watch S5 hadir sebagai smartwatch yang menggabungkan desain stylish dengan fitur pemantauan kesehatan dan olahraga. Dibanderol mulai Rp2,5 juta hingga kurang dari Rp3 juta, perangkat ini menawarkan sejumlah peningkatan dibandingkan generasi sebelumnya.
Dalam ulasan Rizal Fauzi, Xiaomi Watch S5 dinilai memiliki desain menarik, terutama pada varian Ceramic Blue yang memadukan material keramik dengan strap kulit. Namun, strap tersebut dianggap kurang nyaman untuk aktivitas olahraga karena lebih berat dan tidak praktis ketika terkena air atau keringat.
Untuk aktivitas olahraga, pengguna disarankan mengganti strap kulit dengan strap berbahan nilon. Selain lebih ringan, strap nilon juga dinilai lebih mudah digunakan ketika smartwatch terkena air.
Baca Juga: Xiaomi Pad 5 Second Rp3 Jutaan Bisa Dual Boot Windows 11 dan Android, Kok Bisa?
Desain Xiaomi Watch S5 Mengalami Perubahan
Xiaomi Watch S5 mengusung bodi berukuran 46 milimeter dengan ketebalan sekitar 11 milimeter. Bobot bodinya mencapai 47 gram, sedangkan bobotnya menjadi sekitar 56 gram ketika dipasangkan dengan strap kulit.
Salah satu perubahan yang terlihat dibandingkan Xiaomi Watch S4 adalah bezel yang kini tidak dapat dilepas. Sementara itu, susunan tombol di sisi kanan masih terdiri dari dua tombol.
Tombol crown di bagian atas dapat diputar untuk mengakses widget dan notifikasi. Adapun tombol bagian bawah berfungsi sebagai pintasan menuju panel kontrol atau quick setting. Xiaomi Watch S5 juga dilengkapi mikrofon dan speaker yang mendukung panggilan melalui Bluetooth.
Baca Juga: Xiaomi Pad 6 Second di Bawah Rp4 Juta, Snapdragon 870 Masih Kencang di 2026
Perangkat ini turut membawa fitur SOS yang berkaitan dengan deteksi jatuh. Namun, pengulas tidak mendemonstrasikan fitur tersebut dalam video.
Layar AMOLED dan Baterai Tahan Lama
Xiaomi Watch S5 menggunakan panel AMOLED yang mendukung fitur always on display atau AOD. Berdasarkan pengalaman pengulas, daya tahan baterai smartwatch ini menjadi salah satu keunggulannya.
Dengan fitur AOD, pelacakan tidur, serta pengujian GPS selama kurang lebih 40 menit, konsumsi baterai disebut hanya berada di kisaran 10 hingga 12 persen dalam satu hari. Secara keseluruhan, Xiaomi Watch S5 diklaim mampu bertahan hingga sembilan hari dengan penggunaan AOD.
Meski demikian, tingkat kecerahan layar menjadi salah satu catatan. Kecerahan puncak layar Xiaomi Watch S5 berada di angka 2.500 nits, yang dalam ulasan tersebut dinilai masih berada di bawah sejumlah kompetitor.
Fitur Olahraga Xiaomi Watch S5 Terbilang Lengkap
Meskipun mengedepankan desain, Xiaomi Watch S5 tetap dibekali berbagai fitur olahraga. Perangkat ini menyediakan training status, training load, recovery, hingga perkiraan VO2 Max untuk aktivitas lari.
Baca Juga: Xiaomi Pad 8 Harga Turun Jadi Rp6 Jutaan, Tablet Kencang Ini Masih Layak Dibeli?
Data latihan yang ditampilkan juga cukup beragam, termasuk ground contact time atau GCT dan osilasi vertikal. Selain itu, Xiaomi Watch S5 mendukung GPS dual-band yang membantu pelacakan lokasi ketika pengguna berolahraga di luar ruangan.
Pengulas menilai akurasi detak jantung dan GPS pada Xiaomi Watch S5 cukup baik. Namun, terdapat masalah pada pencatatan pacing atau kecepatan lari yang dinilai masih belum stabil.
Grafik pacing dalam pengujian terlihat mengalami perubahan yang cukup besar atau melompat-lompat. Kondisi ini dapat menjadi pertimbangan bagi pengguna yang membutuhkan data kecepatan lari secara presisi.
HyperOS 3 Bawa Kustomisasi Tampilan Latihan
Xiaomi Watch S5 menjalankan sistem HyperOS 3 yang membawa sejumlah pembaruan pada antarmuka olahraga. Salah satunya adalah kemampuan untuk mengatur tampilan data latihan pada setiap halaman.
Baca Juga: Xiaomi Pad 8 Harga Turun Jadi Rp6 Jutaan, Tablet Kencang Ini Masih Layak Dibeli?
Pengguna dapat menyesuaikan informasi yang ingin ditampilkan sesuai kebutuhan. Smartwatch ini juga mendukung impor file GPX untuk rute latihan, latihan interval, pengingat, metronom otomatis, serta panduan bagi pemula.
Fitur peta offline turut tersedia, meskipun pengguna harus mengaksesnya melalui mode olahraga. Dalam ulasan tersebut, kemampuan peta offline Xiaomi Watch S5 dinilai masih cukup standar jika dibandingkan dengan sejumlah smartwatch olahraga lainnya.
Pelacakan Tidur dan Kesehatan
Untuk pemantauan kesehatan, Xiaomi Watch S5 menyediakan fitur pengukuran kadar oksigen dalam darah atau SpO2 sepanjang hari, pemantauan detak jantung, pengukuran tingkat stres, serta latihan pernapasan.
Fitur pelacakan tidurnya juga menampilkan sejumlah data, seperti durasi tidur ringan, tidur lelap, HRV, rata-rata detak jantung, rata-rata SpO2, hingga rata-rata laju pernapasan.
Namun, berdasarkan pengujian pengulas, akurasi pelacakan tidur Xiaomi Watch S5 masih dianggap belum sebaik perangkat khusus seperti Helio Strap. Pengulas menyebut terdapat beberapa data yang tidak terbaca secara konsisten.
Baca Juga: Xiaomi Update Terbaru 2026, 10 HP dengan Kamera OIS untuk Konten
Dengan demikian, Xiaomi Watch S5 dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang menginginkan smartwatch dengan desain modern, daya tahan baterai panjang, serta fitur kesehatan dan olahraga yang lengkap. Akan tetapi, pengguna yang sangat memperhatikan akurasi pacing saat berlari perlu mempertimbangkan catatan tersebut.
Editor : Rangga Rizki SaputraSumber : @fauzizal19