JAKARTA - iPhone Duo diperlihatkan dalam sebuah video promosi sebagai perangkat yang dapat digunakan dalam berbagai bentuk. Selain berfungsi sebagai ponsel, perangkat ini ditampilkan bisa diposisikan menyerupai komputer, bingkai foto, hingga jam.
Video tersebut menyoroti fleksibilitas layar lipat yang memungkinkan pengguna menikmati konten pada layar bagian dalam yang lebih besar. Fitur lain yang ditampilkan mencakup multitasking dua aplikasi, kamera selfie 48 megapiksel, Siri AI, serta chip A20 Pro.
Materi promosi menyebut iPhone Duo sebagai iPhone paling besar sekaligus paling tipis. Namun, transkrip tidak mencantumkan harga, tanggal peluncuran, atau informasi ketersediaan perangkat. Detail yang disampaikan juga belum diverifikasi sebagai spesifikasi resmi melalui sumber lain.
Baca Juga: HP Vivo Terbaru 2026, Ini Perbedaan Seri V, Y, dan X Sebelum Membeli
Layar Lipat untuk Berbagai Aktivitas
Layar bagian dalam menjadi pusat pengalaman yang diperlihatkan dalam video. Saat membuka Photos, pengguna disebut dapat melihat foto dengan bidang tampilan yang lebih luas. Ketika menjelajahi Safari, layar juga memungkinkan lebih banyak konten terlihat saat halaman digulir.
Perangkat ini turut diperlihatkan mampu menjalankan dua aplikasi secara berdampingan. Dalam salah satu contoh, pengguna dapat mencari tempat makan sambil membuka petunjuk arah pada layar yang sama.
Kedua aplikasi tersebut disebut dapat ditukar posisinya. Pengguna juga bisa memasangkan aplikasi dan menyimpan pasangan tersebut untuk digunakan kembali.
Fitur ini menggambarkan cara layar lipat dapat mendukung aktivitas yang biasanya dilakukan dengan berpindah-pindah aplikasi. Pengguna dapat melihat informasi dari dua aplikasi dalam satu tampilan tanpa harus menutup salah satunya.
Video juga memperlihatkan pengalaman menonton tayangan televisi dengan konten memenuhi layar. Spatial Audio disebut menghadirkan suara yang terasa memenuhi ruangan.
Perangkat Bisa Diposisikan seperti Komputer
Salah satu bagian promosi menampilkan iPhone Duo dalam posisi yang menyerupai komputer. Perangkat juga diperlihatkan dapat menjadi bingkai foto dan jam.
Demonstrasi tersebut menekankan bahwa bentuk perangkat dapat disesuaikan dengan aktivitas pengguna. Namun, transkrip tidak menjelaskan apakah semua posisi itu dapat digunakan langsung tanpa aksesori tambahan.
Untuk komunikasi, FaceTime ditampilkan pada layar bagian dalam yang lebih besar. Kamera depan dan layar luar juga disebut dapat digunakan agar orang lain ikut bergabung dalam panggilan video.
Video memperlihatkan percakapan antara pengguna dan anggota keluarga, termasuk saat seseorang menunjukkan orang lain yang berada di sekitarnya. Adegan tersebut menjadi contoh pemanfaatan layar besar dan kamera dalam komunikasi.
Desain Layar dan Engsel
iPhone Duo disebut memiliki layar bagian dalam yang tersusun dari lebih dari 10 lapisan ultratipis. Permukaannya diklaim menggunakan lapisan nano-texture untuk mengurangi pantulan cahaya.
Dalam video, lapisan tersebut digambarkan membuat layar terlihat dan terasa halus serta rata. Namun, tidak ada hasil pengujian atau rincian material yang disertakan dalam transkrip.
Bagian engsel disebut terdiri dari lebih dari 100 komponen. Komponen tersebut diklaim telah disesuaikan untuk menghasilkan tingkat torsi tertentu saat perangkat dibuka dan dilipat.
Materi promosi turut menonjolkan suara ketika perangkat ditutup. Meski demikian, tidak ada informasi mengenai ketahanan engsel, jumlah siklus lipatan, atau hasil uji daya tahan.
Baca Juga: HP Vivo Terbaru 2026, Pilihan Kamera 200 MP hingga Foldable dengan Layar 8 Inci
Kamera Selfie 48 MP dan Fotografi Otomatis
Kamera menjadi salah satu fitur yang disorot. iPhone Duo disebut mampu mengambil foto selfie dengan resolusi 48 megapiksel.
Perangkat juga ditampilkan dapat digunakan seperti tripod. Dengan menempatkannya pada posisi tertentu, pengguna bisa mengambil foto tanpa harus memegang ponsel.
Video turut memperlihatkan fitur yang digambarkan sebagai fotografer pribadi. Sistem tersebut disebut dapat mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengambil gambar.
Namun, transkrip tidak menjelaskan cara kerja fitur fotografi otomatis itu. Belum ada rincian mengenai pengaturan yang diperlukan, kondisi pemotretan yang didukung, maupun mekanisme pemilihan momen.
Siri AI dan Chip A20 Pro
iPhone Duo juga diperlihatkan menggunakan Siri AI untuk mencari informasi dari pesan yang ada di ponsel. Dalam demonstrasi, pengguna bertanya tentang artis yang pernah disebut Adam.
Siri kemudian menemukan pesan dari Adam yang menyebut artis bernama “ear”. Pengguna lalu meminta asisten memutar lagu dari album terbaru artis tersebut.
Contoh ini menunjukkan alur penggunaan asisten untuk menemukan informasi dan melanjutkan ke aktivitas lain. Namun, transkrip tidak merinci dukungan bahasa, batasan akses, maupun pengaturan privasi.
Untuk performa, perangkat disebut menggunakan chip A20 Pro dan sistem pendinginan vapor. Kombinasi tersebut diklaim mendukung performa berkelanjutan yang lebih tinggi serta pengalaman bermain gim dengan intensitas lebih besar.
Baterai Ganda untuk Menunjang Penggunaan
Video menyebut iPhone Duo menggunakan dua baterai untuk memaksimalkan energi. Namun, kapasitas total, kecepatan pengisian, dan perkiraan daya tahan tidak dijelaskan.
Karena tidak disertai hasil pengujian, klaim mengenai performa dan efisiensi daya belum dapat dibandingkan secara kuantitatif dengan perangkat lain.
Pada akhir video, perangkat disebut sebagai iPhone Duo. Materi tersebut memberikan gambaran mengenai layar lipat dan beragam fungsi yang ditawarkan, tetapi informasi harga, jadwal peluncuran, serta ketersediaan produk belum tercantum dalam transkrip.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Apple