JAKARTA - Oppo Reno 15 5G menawarkan sejumlah fitur yang dapat dimanfaatkan untuk membuat konten, mulai dari kamera depan dan belakang dengan perekaman video 4K 60 FPS hingga kamera telefoto 3,5 kali. Smartphone ini juga dilengkapi fitur pengolahan gambar berbasis kecerdasan buatan (AI) dan baterai berkapasitas 6.500 mAh.
Dalam ulasan video YouTube, reviewer menyoroti kemampuan kamera telefoto dan kamera depan untuk kebutuhan pembuatan konten. Namun, terdapat beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan, terutama pada kamera ultrawide dan proses perpindahan kamera ketika merekam video.
Dengan demikian, Reno 15 5G dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pengguna yang aktif membuat konten, tetapi kebutuhan perekaman dan penyuntingan tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan perangkat.
Baca Juga: Rekomendasi HP September 2026, Pilihan Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship
Kamera Telefoto 3,5 Kali untuk Mengambil Detail
Salah satu bagian yang mendapat perhatian dalam ulasan adalah kamera telefoto dengan pembesaran 3,5 kali. Reviewer menilai kamera ini mampu menghasilkan foto dengan detail yang baik dan warna natural.
Kemampuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengambil objek dari jarak tertentu tanpa harus selalu mendekat secara fisik. Meski demikian, Reno 15 5G tidak dilengkapi kamera telemakro khusus.
Untuk memotret objek jarak dekat, pengguna dapat memanfaatkan kamera ultrawide pada pembesaran 1 kali atau kamera utama pada pembesaran 3,5 kali, sesuai kebutuhan pengambilan gambar.
Kamera depan juga menawarkan sudut pandang lebar 0,6 kali. Reviewer menilai pilihan ini berguna untuk merekam vlog, terutama ketika pengguna ingin memasukkan lebih banyak area di sekitar dirinya ke dalam gambar.
Perekaman Video 4K 60 FPS dan Sound Focus
Oppo Reno 15 5G disebut mendukung perekaman video hingga resolusi 4K dengan frame rate 60 FPS, baik menggunakan kamera depan maupun belakang.
Perangkat ini juga memiliki fitur Sound Focus yang membantu mengurangi suara bising saat merekam. Fitur tersebut dapat menjadi pendukung ketika pengguna membuat video di lingkungan yang memiliki banyak suara latar.
Namun, Reno 15 5G tidak menyediakan profil video log. Bagi kreator yang terbiasa melakukan pengolahan warna secara lebih mendalam, keterbatasan ini bisa menjadi pertimbangan dalam menentukan perangkat.
Kamera ultrawide juga memiliki sejumlah batasan. Reviewer menilai detail hasil fotonya belum sebaik kamera utama. Untuk video, kamera ultrawide tidak mendukung perekaman 4K 30 FPS maupun Full HD 60 FPS.
Perpindahan tingkat zoom saat merekam turut menjadi catatan. Dalam kondisi tertentu, gambar dapat mengalami pemotongan dari kamera utama. Perpindahan ke kamera telefoto juga disebut tidak selalu berlangsung konsisten.
Fitur AI untuk Mengolah Foto dan Membuat Konten
Selain kemampuan kamera, Reno 15 5G menyediakan berbagai fitur AI yang dapat membantu proses pengolahan konten.
Di galeri, terdapat AI Recompose, Eraser, Portrait Glow, dan Perfect Shot. Fitur-fitur tersebut menawarkan pilihan untuk mengubah komposisi, menghapus elemen tertentu, memperbaiki tampilan potret, serta membantu memilih hasil foto.
Perangkat juga menghadirkan AI Studio untuk pembuatan gambar. Sementara itu, AI Writing dapat membantu pengguna menyusun tulisan, dan AI Translate menyediakan dukungan penerjemahan.
Mind Space menjadi salah satu fitur lain yang disorot reviewer. Fitur ini dapat digunakan untuk merangkum konten yang tampil di layar, sehingga pengguna memiliki pilihan untuk menyimpan atau memahami informasi yang sedang dibaca.
Fitur AI tersebut melengkapi kemampuan kamera, meski hasil dan kegunaannya tetap bergantung pada kebutuhan serta cara pengguna memanfaatkannya.
Baca Juga: iPhone Turun Harga 2026, iPhone 14 dan 15 Masih Jadi Pilihan Menarik
ColorOS dan O+ Connect Mendukung Alur Kerja
Reviewer menilai antarmuka ColorOS pada Reno 15 5G terasa ringan, lancar, dan responsif. Pengalaman tersebut dapat mendukung aktivitas harian, termasuk saat membuka aplikasi dan mengelola konten.
Fitur Content Portal memungkinkan pengguna memindahkan konten melalui metode seret dan lepas. Fitur ini dapat membantu ketika pengguna perlu memindahkan materi antarbagian aplikasi yang mendukungnya.
O+ Connect juga disebut mendukung pertukaran file dengan iPhone, MacBook, dan laptop Windows. Reviewer turut menyebut kemampuan mengontrol laptop serta melakukan pencerminan layar.
Untuk perlindungan data, Reno 15 5G menyediakan penguncian aplikasi, penyembunyian aplikasi, dan album pribadi. Fitur-fitur tersebut dapat digunakan untuk mengelola akses terhadap aplikasi maupun konten tertentu.
Baterai 6.500 mAh untuk Aktivitas Seharian
Oppo Reno 15 5G dibekali baterai 6.500 mAh dan pengisian cepat 80W SuperVOOC. Dalam pengujian reviewer, pemutaran YouTube selama satu jam mengurangi daya sekitar 8 persen.
Penggunaan TikTok selama 10 menit menghabiskan sekitar 2 persen baterai, sedangkan bermain Mobile Legends selama 30 menit mengurangi sekitar 6 persen.
Untuk pengisian daya, baterai dari 5 persen ke 50 persen membutuhkan sekitar 19 menit. Pengisian hingga 80 persen memerlukan sekitar 33 menit, sementara mencapai 100 persen membutuhkan sekitar 46 menit.
Angka tersebut merupakan hasil pengujian reviewer dan dapat berbeda sesuai kondisi perangkat serta pola pemakaian.
Performa Tetap Perlu Diperhatikan
Reno 15 5G menggunakan chipset Snapdragon 7 Gen 4. Dalam pengujian yang disampaikan reviewer, perangkat memperoleh skor AnTuTu sekitar 1,3 juta.
Untuk Mobile Legends, rata-rata frame rate tercatat 117 FPS selama pengujian 15 menit pada pengaturan HD dan Ultra, dengan suhu tertinggi sekitar 39 derajat Celsius. Namun, pada Neverness to Everness dengan pengaturan Cinematic 60 FPS, rata-rata frame rate tercatat sekitar 33 FPS dan suhu tertinggi mencapai 44 derajat Celsius.
Penyuntingan video juga memiliki catatan. Ekspor timeline berdurasi 52 detik dengan resolusi 1080p 30 FPS dan bitrate maksimum membutuhkan sekitar 1 menit 29 detik. Reviewer menyebut proses penyuntingan kompleks masih dapat mengalami lag.
Bagi content creator, Oppo Reno 15 5G menawarkan kamera telefoto, perekaman 4K, fitur AI, dan baterai besar. Namun, keterbatasan ultrawide serta performa dalam pekerjaan berat perlu dipertimbangkan sebelum membeli.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Kodarusan