JAKARTA - iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max hadir dengan perubahan desain yang relatif tipis, tetapi membawa sejumlah pembaruan pada bagian dalam. Dalam video unboxing dan pengujian awal oleh David, peningkatan yang disorot meliputi chip Apple A20, sistem pendingin vapor chamber yang lebih besar, Dynamic Island lebih kecil, serta kamera utama dengan variable aperture.
Unit yang digunakan dalam video merupakan versi Singapura yang dipinjamkan Studio Ponsel. iPhone 18 Pro Max tampil dalam warna burgundi, sedangkan iPhone 18 Pro hadir dengan warna hitam.
Untuk varian iPhone 18 Pro Max RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB, harga yang disebut dalam video berada di kisaran Rp14 juta?
Catatan: Transkrip tidak menyebut harga jual iPhone 18 Pro maupun kapasitas RAM. Karena itu, informasi harga dan RAM tidak dapat dipastikan dari materi tersebut.
Baca Juga: Samsung Galaxy S26 FE Rp14 Juta, Apa Bedanya dengan S25 FE?
Warna Baru dan Desain yang Masih Mirip
iPhone 18 Pro Max burgundi menjadi salah satu daya tarik dalam unboxing. David menggambarkan warnanya sebagai ungu gelap yang terinspirasi dari warna wine. Sementara iPhone 18 Pro hitam tampil dengan finishing matte yang terlihat sangat pekat dan minim pantulan.
Secara keseluruhan, bentuk kedua ponsel disebut masih mirip dengan iPhone 17 Pro dan 17 Pro Max. Bagian belakang tetap menggunakan tiga kamera dalam modul besar. Perubahan kecil terlihat pada posisi logo Apple yang disebut sedikit lebih tinggi.
David juga menguji kompatibilitas casing. Berdasarkan percobaan dalam video, casing iPhone 17 Pro dapat dipasang pada iPhone 18 Pro dengan pas. Begitu pula casing iPhone 18 Pro yang disebut bisa digunakan pada generasi sebelumnya.
Untuk bobot, iPhone 18 Pro disebut memiliki berat sekitar 210 gram, sedangkan iPhone 17 Pro sekitar 205 gram. Sementara iPhone 18 Pro Max disebut berbobot 247 gram, lebih berat dibandingkan angka 233 gram yang disebut untuk iPhone 17 Pro Max.
Dynamic Island Lebih Kecil
Perubahan tampilan depan menjadi salah satu hal yang terlihat saat kedua generasi dibandingkan. Dynamic Island iPhone 18 Pro disebut lebih pendek karena salah satu komponen kamera dipindahkan ke area bawah layar.
Dalam video, David memperlihatkan titik kamera yang samar ketika layar berada dalam kondisi tertentu. Kamera tersebut disebut berada di bawah layar dengan susunan piksel yang dibuat agar kamera tetap dapat menangkap gambar.
Pengujian Face ID yang dilakukan bersama rekannya menunjukkan kecepatan pembukaan kunci relatif berimbang. Pada beberapa percobaan, iPhone 18 Pro terlihat sedikit lebih cepat, tetapi hasilnya tidak selalu sama.
Dynamic Island baru juga disebut mampu menampilkan aktivitas langsung dari tiga aplikasi sekaligus. Sebagai pembanding, iPhone 17 Pro dalam demonstrasi tersebut hanya menampilkan dua aktivitas secara bersamaan.
Sementara itu, spesifikasi dasar layar disebut masih mirip, termasuk panel OLED, ProMotion, Ceramic Shield 2, dan tingkat kecerahan tinggi. Dengan demikian, perubahan tampilan lebih banyak berfokus pada Dynamic Island.
Baca Juga: 5 HP RAM 8 GB Murah 2026, dari Itel S26 Ultra hingga Redmi Note 15
Chip A20 dan Pendingin Vapor Chamber
Pembaruan besar lainnya berada pada sektor performa. iPhone 18 Pro disebut menggunakan chip Apple A20, menggantikan chip pada iPhone 17 Pro.
Dalam pengujian yang ditampilkan, hasil AnTuTu disebut meningkat sekitar 40 persen. David mengingatkan bahwa angka AnTuTu sebaiknya dibandingkan dalam ekosistem pengujian yang sama karena metode perhitungan antarmerek dapat berbeda.
Pada Geekbench, peningkatan skor CPU disebut sekitar 20 persen. Sementara skor GPU dalam pengujian yang diperlihatkan naik dari sekitar 44.000 menjadi 62.000.
Untuk menguji kestabilan performa, David menjalankan stress test 3DMark selama 20 menit. Dalam hasil yang disampaikan, skor tertinggi iPhone 18 Pro mencapai sekitar 4.000, sedangkan iPhone 17 Pro sekitar 2.500. Skor terendah masing-masing disebut sekitar 2.100 dan 1.400.
Apple juga disebut memperbesar vapor chamber hingga tiga kali dibandingkan generasi sebelumnya. Sistem pendingin ini diharapkan membantu perangkat mempertahankan performa ketika digunakan untuk pekerjaan berat, seperti merekam video beresolusi tinggi atau bermain gim dalam waktu lama.
Variable Aperture Jadi Fitur Kamera Baru
Kamera utama iPhone 18 Pro dan Pro Max mendapat fitur variable aperture. Sistem ini memungkinkan bukaan lensa diatur, tidak lagi terpaku pada satu nilai seperti pada iPhone 17 Pro.
Dalam demonstrasi, bukaan dapat disesuaikan dari f/1.48 hingga f/4 atau menggunakan pengaturan otomatis. Bukaan lebar memungkinkan lebih banyak cahaya masuk dan menghasilkan latar belakang yang lebih buram. Sementara bukaan lebih kecil dapat membantu menampilkan lebih banyak bagian suasana dengan ketajaman yang lebih merata.
Namun, perbandingan foto yang ditampilkan David dengan iPhone 17 Pro disebut tidak memperlihatkan perbedaan mencolok dalam contoh pengambilan gambar tersebut. Menurutnya, fitur ini lebih memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang ingin mengatur karakter foto.
Baterai Lebih Besar pada Pro Max
iPhone 18 Pro Max disebut membawa baterai berkapasitas 5.500 mAh. David menyebut daya tahannya sangat awet berdasarkan video pengujian lain yang ia lihat, meski pengujian baterai lengkap tidak diperlihatkan dalam sesi unboxing tersebut.
Untuk iPhone 18 Pro berukuran lebih kecil, daya tahan baterainya disebut mirip dengan iPhone 17 Pro Max. David mengaitkan peningkatan tersebut dengan kapasitas baterai dan efisiensi perangkat.
Secara keseluruhan, iPhone 18 Pro dan Pro Max dalam video ini lebih banyak menawarkan pembaruan internal dibandingkan perubahan desain besar. Chip A20, pendingin yang diperbesar, Dynamic Island lebih kecil, serta variable aperture menjadi fitur utama yang disorot. Sementara manfaatnya bagi pengguna akan bergantung pada kebutuhan, terutama apakah mereka memerlukan peningkatan performa, daya tahan baterai, atau kontrol kamera yang lebih luas.
Sumber : gadgetin