Asus ROG Strix G16 2025, Laptop RTX 5080 Seharga Rp59 Juta untuk Gaming dan Editing

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 20:50 WIB
Asus ROG Strix G16 2025 menawarkan Ryzen 9 8940HX, RTX 5080 16 GB, layar 165 Hz, dan RAM upgrade hingga 64 GB dengan harga Rp59,49 juta.(Pinterest)
Asus ROG Strix G16 2025 menawarkan Ryzen 9 8940HX, RTX 5080 16 GB, layar 165 Hz, dan RAM upgrade hingga 64 GB dengan harga Rp59,49 juta.(Pinterest)

JAKARTA - Asus ROG Strix G16 2025 hadir sebagai laptop gaming kelas flagship yang menyasar pengguna dengan kebutuhan performa tinggi. Mengandalkan AMD Ryzen 9 8940HX dan Nvidia GeForce RTX 5080 Laptop GPU, perangkat ini dirancang untuk menjalankan game berat sekaligus mendukung pekerjaan kreatif seperti editing video dan rendering.

Laptop tersebut dibanderol sekitar Rp59.499.000. Spesifikasinya mencakup GPU dengan VRAM 16 GB GDDR7 dan TGP hingga 175 watt, RAM DDR5 16 GB yang dapat ditingkatkan, serta layar 16 inci dengan refresh rate 165 Hz.

Dalam ulasan yang dibagikan, performa laptop diuji melalui sejumlah benchmark, permainan kelas AAA, dan aplikasi produktivitas. Hasilnya memperlihatkan kemampuan perangkat dalam menangani berbagai beban kerja, meski performa aktual tetap dapat berbeda tergantung pengaturan dan kondisi penggunaan.

Baca Juga: Cara Daftar Bansos 2026 Lewat PerlInSos.go.id, Bisa Ajukan PKH dan BPNT

Ryzen 9 8940HX dan RTX 5080 Jadi Andalan

Asus ROG Strix G16 2025 menggunakan prosesor AMD Ryzen 9 8940HX dengan 16 core dan 32 thread. Prosesor ini memiliki boost clock hingga 5,3 GHz dan total cache 80 MB.

Konfigurasi tersebut dipadukan dengan Nvidia GeForce RTX 5080 Laptop GPU yang memiliki VRAM 16 GB GDDR7. Daya grafis maksimal atau TGP disebut mencapai 175 watt.

Kombinasi CPU dan GPU tersebut ditujukan untuk menangani game dengan kebutuhan grafis tinggi serta pekerjaan kreatif yang memerlukan pemrosesan intensif. Dalam ulasan, reviewer juga menyoroti kapasitas cache prosesor yang besar untuk mendukung pemrosesan data.

Untuk memori, laptop ini membawa RAM DDR5 5200 MHz sebesar 16 GB. Tersedia dua slot SODIMM yang memungkinkan peningkatan kapasitas hingga 64 GB.

Penyimpanan menggunakan SSD PCIe Gen 4 berkapasitas 1 TB. Asus juga menyediakan satu slot M.2 kosong sehingga pengguna dapat menambahkan SSD tanpa harus mengganti penyimpanan utama.

Hasil Benchmark CPU dan GPU

Dalam pengujian Geekbench 6, Ryzen 9 8940HX mencatat skor single-core 2.693 dan multicore 11.166. Pengujian tersebut dilakukan dengan konfigurasi RAM single-channel.

Pada Cinebench R20, skor single-core mencapai 733, sedangkan multicore mencatat 13.605 poin. Sementara Cinebench R23 menghasilkan skor single-core 1.872 dan multicore 33.209 poin.

Pengujian Cinebench R24 mencatat skor single-core 111 dan multicore 1.470. Selama pengujian, konsumsi daya CPU disebut dapat meningkat hingga kisaran 140–145 watt pada beban multicore di Cinebench R20.

Untuk benchmark grafis, laptop memperoleh skor 18.832 pada 3DMark Time Spy, dengan graphics score 21.668. Di Fire Strike, skor total mencapai 41.258 dan graphics score 52.492.

Pengujian Night Raid menghasilkan skor 71.364 dengan graphics score 158.804. Sementara itu, pada Solar Bay, skor yang dicatat mencapai 101.328 dengan rata-rata frame rate pengujian grafis sekitar 385 FPS.

Hasil tersebut merupakan angka dari pengujian reviewer, bukan jaminan performa yang sama pada setiap game atau aplikasi.

Pengujian Game: Cyberpunk hingga Valorant

Asus ROG Strix G16 2025 diuji menjalankan beberapa game dengan pengaturan grafis berbeda. Pada Cyberpunk 2077, reviewer menggunakan preset RT Overdrive dengan path tracing aktif.

Dalam pengaturan tersebut, rata-rata frame rate berada di kisaran 50–60 FPS. Saat kondisi kota ramai, frame rate terendah disebut masih berada di sekitar 40-an FPS.

Pada Black Myth: Wukong dengan preset Cinematic dan ray tracing Very High, rata-rata frame rate mencapai 130–140 FPS. Frame rate terendah berada di sekitar 110-an FPS menurut pengujian yang disampaikan.

Sementara itu, Forza Horizon 6 dengan preset Extreme dan ray tracing aktif berjalan pada kisaran 50–60 FPS. Dalam beberapa kondisi balapan yang lebih ramai, frame rate sempat turun ke sekitar 40 FPS.

Untuk game kompetitif, Valorant diuji menggunakan pengaturan High. Reviewer mencatat rata-rata frame rate sekitar 500–600 FPS, bahkan sesekali menyentuh 700 FPS.

Angka tersebut menggambarkan hasil pengujian pada konfigurasi yang digunakan dalam video. Pengalaman bermain dapat berubah berdasarkan resolusi, pengaturan grafis, pembaruan game, dan kondisi perangkat.

Layar 165 Hz untuk Gaming dan Konten Kreatif

Laptop ini mengusung layar 16 inci dengan resolusi Full HD Plus atau 1920 x 1200 piksel. Panel tersebut memiliki refresh rate 165 Hz dan response time 3 ms.

Layar juga dilengkapi lapisan antiglare, mendukung Nvidia G-Sync, serta memiliki MUX Switch. Fitur-fitur tersebut ditujukan untuk mendukung pengalaman visual yang lebih mulus saat bermain game.

Asus mengklaim layar mencakup 100 persen sRGB. Dalam ulasan, reviewer menilai reproduksi warna layar juga mendukung kebutuhan editing foto dan video yang menggunakan ruang warna sRGB.

Untuk pengguna yang bermain game sekaligus membuat konten, layar dengan refresh rate tinggi dan cakupan warna tersebut dapat digunakan untuk dua jenis aktivitas. Namun, pekerjaan profesional yang membutuhkan akurasi warna tertentu tetap perlu mempertimbangkan kalibrasi dan kebutuhan alur kerja.

Baca Juga: 10 HP Kamera Terbaik 2026 Rp3-9 Jutaan, Bukan Cuma Andalkan Megapiksel

Sistem Pendingin dan Fitur Tambahan

Untuk menjaga performa, Asus menggunakan sistem ROG Intelligent Cooling dengan teknologi tiga kipas dan full-surround fans. Sistem ini dirancang untuk membantu membuang panas ketika laptop menjalankan game atau pekerjaan berat.

Laptop menggunakan keyboard RGB empat zona yang dapat dikustomisasi melalui Aura Sync. Touchpad berukuran lega dan posisi keyboard disebut nyaman untuk mengetik maupun bermain game dalam waktu lama.

Dari sisi perangkat lunak, laptop hadir dengan Windows 11 Home dan Microsoft Office Home 2024 yang telah terinstal. Paket penjualan juga disebut mencakup Microsoft 365 Basic selama satu tahun dengan penyimpanan cloud 100 GB, serta PC Game Pass selama tiga bulan.

Di dalam kotak, pengguna mendapatkan ROG Impact Gaming Mouse dan tas ROG. Asus juga menyertakan garansi internasional dua tahun serta VIP Perfect Warranty dua tahun, dengan cakupan dan ketentuan yang berlaku.

Harga Asus ROG Strix G16 2025

Asus ROG Strix G16 2025 dibanderol sekitar Rp59.499.000 dalam ulasan tersebut. Harga ini menempatkannya di segmen laptop gaming premium dengan spesifikasi prosesor dan kartu grafis kelas atas.

Perangkat ini dapat dipertimbangkan oleh gamer yang memainkan judul berat, streamer yang juga melakukan rendering, serta content creator yang membutuhkan laptop untuk editing dan pekerjaan grafis intensif.

Namun, calon pembeli tetap perlu menyesuaikan spesifikasi dengan kebutuhan dan anggaran. RAM bawaan 16 GB masih dapat ditingkatkan hingga 64 GB, sementara slot M.2 tambahan memberi ruang untuk memperluas penyimpanan.

Dengan Ryzen 9 8940HX, RTX 5080 Laptop GPU, layar 165 Hz, dan sistem pendingin tiga kipas, Asus ROG Strix G16 2025 menawarkan konfigurasi untuk gaming dan pekerjaan kreatif dalam satu perangkat. Hasil benchmark dan gaming yang ditampilkan dalam ulasan dapat menjadi referensi, tetapi bukan pengganti pengujian sesuai kebutuhan pengguna.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : DHIARCOM
Asus ROG Strix G16 2025 laptop gaming Asus RTX 5080 Laptop GPU AMD Ryzen 9 8940HX laptop content creator