JAKARTA - Asus ROG Strix G16 2025 menjadi salah satu laptop gaming kelas atas yang menawarkan kombinasi prosesor AMD Ryzen 9 dan kartu grafis Nvidia GeForce RTX 5080 Laptop GPU. Perangkat yang dibanderol sekitar Rp59.499.000 ini dirancang untuk menjalankan game berat sekaligus mendukung pekerjaan kreatif, seperti penyuntingan video dan rendering.
Performa laptop ini diuji melalui sejumlah aplikasi benchmark dan permainan dengan pengaturan grafis berbeda. Hasil pengujian memperlihatkan kemampuan yang bervariasi, bergantung pada game, kualitas visual, serta beban kerja yang dijalankan.
Baca Juga: Rekomendasi HP 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp20 Juta, Ini Pilihan GadgetIn
Performa Asus ROG Strix G16 2025 dalam Pengujian
Asus ROG Strix G16 2025 menggunakan prosesor AMD Ryzen 9 8940HX dengan konfigurasi 16 core dan 32 thread. Prosesor tersebut memiliki kecepatan boost hingga 5,3 GHz serta total cache 80 MB.
Di sektor grafis, laptop ini mengandalkan Nvidia GeForce RTX 5080 Laptop GPU dengan memori 16 GB GDDR7. Daya grafis atau TGP yang disebutkan dalam pengujian mencapai 175 watt.
Kombinasi prosesor dan GPU tersebut diuji menggunakan beberapa aplikasi benchmark. Pada Geekbench 6, perangkat mencatat skor single-core 2.693 dan multi-core 11.166. Pengujian dilakukan dengan RAM dalam konfigurasi single-channel.
Sementara itu, Cinebench R23 mencatat skor single-core 1.872 dan multi-core 33.209. Pada Cinebench R20, skor yang diperoleh mencapai 733 untuk single-core dan 13.605 untuk multi-core.
Pengujian Cinebench R24 menghasilkan skor 111 pada single-core dan 1.470 pada multi-core. Hasil ini memberikan gambaran performa prosesor dalam beban kerja yang berbeda, meski skor benchmark tidak selalu mencerminkan pengalaman penggunaan secara langsung.
Untuk menguji kemampuan grafis, laptop ini juga menjalani sejumlah pengujian 3DMark. Hasil Time Spy mencatat skor total 18.832, dengan skor grafis 21.668. Pada Fire Strike, skor total mencapai 41.258 dan skor grafis 52.492.
Adapun pengujian Night Raid menghasilkan skor total 71.364 dan skor grafis 158.804. Dalam Solar Bay, skor yang dicatat mencapai 101.328, dengan rata-rata sekitar 385 FPS pada pengujian grafis.
Hasil Pengujian Game Berat
Dalam pengujian Cyberpunk 2077 dengan pengaturan RT Overdrive atau path tracing, rata-rata frame rate berada di kisaran 50–60 FPS. Ketika berada di area kota yang ramai, frame rate terendah dilaporkan turun ke kisaran 40-an FPS.
Sementara itu, Black Myth: Wukong diuji menggunakan pengaturan Cinematic dengan ray tracing Very High. Pada skenario tersebut, rata-rata frame rate mencapai sekitar 130–140 FPS, sedangkan angka terendah berada di kisaran 110-an FPS.
Game balap Forza Horizon 6 juga diuji dengan pengaturan Extreme dan ray tracing. Hasilnya, frame rate rata-rata berada di kisaran 50–60 FPS, dengan penurunan hingga sekitar 40 FPS saat balapan berlangsung di area yang ramai.
Untuk permainan kompetitif, Valorant dijalankan menggunakan pengaturan High. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata frame rate sekitar 500–600 FPS, bahkan sesekali mencapai kisaran 700 FPS.
Angka tersebut merupakan hasil pengujian pada konfigurasi yang digunakan dalam video. Performa yang diperoleh pengguna dapat berbeda, bergantung pada pengaturan grafis, kondisi perangkat, dan versi permainan.
Baca Juga: Cara Daftar Bansos 2026 Lewat PerlInSos.go.id, Bisa Ajukan PKH dan BPNT
Layar 165Hz dan Fitur Pendukung
Asus ROG Strix G16 2025 dibekali layar berukuran 16 inci dengan resolusi 1920 x 1200 atau Full HD+. Panel tersebut memiliki refresh rate 165Hz, waktu respons 3 milidetik, tingkat kecerahan lebih dari 300 nits, serta lapisan antiglare.
Laptop ini juga mendukung Nvidia G-Sync dan dilengkapi MUX switch. Asus menyebut layar tersebut memiliki cakupan warna 100 persen sRGB.
Dari sisi memori, perangkat menggunakan RAM DDR5-5200 berkapasitas 16 GB. Tersedia dua slot SODIMM yang memungkinkan kapasitas RAM ditingkatkan hingga 64 GB. Penyimpanan menggunakan SSD PCIe Gen 4 berkapasitas 1 TB, dengan satu slot M.2 tambahan yang masih kosong.
Dalam pengujian CrystalDisk, SSD mencatat kecepatan baca sekitar 6.677 MB/s dan kecepatan tulis sekitar 5.779 MB/s. Sementara itu, PCMark 10 menghasilkan skor total 9.658.
Untuk mendukung penggunaan harian, laptop ini dilengkapi keyboard RGB empat zona dengan Aura Sync, touchpad berukuran luas, serta sistem pendingin ROG Intelligent Cooling dengan teknologi tiga kipas.
Paket Penjualan dan Garansi
Asus ROG Strix G16 2025 menjalankan Windows 11 Home dan dilengkapi Microsoft Office Home 2024. Paketnya juga mencakup Microsoft 365 Basic selama satu tahun dengan penyimpanan cloud 100 GB, serta PC Game Pass selama tiga bulan.
Dalam paket penjualan, Asus menyertakan ROG Impact Gaming Mouse dan tas ransel ROG. Perangkat ini juga disebut memiliki garansi internasional resmi selama dua tahun dan VIP Perfect Warranty selama dua tahun. Ketentuan perlindungan kerusakan tetap mengikuti syarat dan ketentuan garansi yang berlaku.
Dengan spesifikasi dan hasil pengujian tersebut, Asus ROG Strix G16 2025 menyasar pengguna yang membutuhkan laptop untuk gaming sekaligus pekerjaan kreatif. Namun, dengan harga sekitar Rp59,5 juta, calon pembeli perlu mempertimbangkan kebutuhan, konfigurasi memori, serta jenis pekerjaan yang akan dijalankan.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : DHIARCOM