Asus ROG Strix G16 2025, RTX 5080 175W dan Ryzen 9 untuk Gaming Berat

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 21:05 WIB
Asus ROG Strix G16 2025 mengusung RTX 5080 175W dan Ryzen 9 8940HX. Simak hasil benchmark game, spesifikasi layar, dan fitur lengkapnya.(Pinterest)
Asus ROG Strix G16 2025 mengusung RTX 5080 175W dan Ryzen 9 8940HX. Simak hasil benchmark game, spesifikasi layar, dan fitur lengkapnya.(Pinterest)

JAKARTA - Asus ROG Strix G16 2025 hadir di segmen laptop gaming premium dengan kombinasi prosesor AMD Ryzen 9 8940HX dan kartu grafis Nvidia GeForce RTX 5080 Laptop GPU. Perangkat yang dibanderol sekitar Rp59.499.000 ini juga menawarkan layar 165Hz dan dukungan untuk kebutuhan kreatif, termasuk penyuntingan video serta rendering.

Laptop tersebut diuji melalui sejumlah benchmark dan game dengan pengaturan grafis yang berbeda. Hasilnya memperlihatkan bagaimana perangkat menangani beban kerja prosesor maupun grafis, mulai dari game kompetitif hingga permainan dengan efek visual berat.

Baca Juga: PPG Dalam Jabatan 2026, Syarat Poin 4 di EMIS GTK Berubah dan TMT Diperbarui

RTX 5080 Laptop GPU dengan TGP hingga 175 Watt

Asus ROG Strix G16 2025 menggunakan Nvidia GeForce RTX 5080 Laptop GPU dengan memori video 16 GB GDDR7. Dalam spesifikasi yang disampaikan pada ulasan, TGP GPU ini mencapai 175 watt.

Kartu grafis tersebut dipadukan dengan AMD Ryzen 9 8940HX yang memiliki 16 core dan 32 thread. Prosesor ini mampu mencapai kecepatan boost hingga 5,3 GHz dan memiliki total cache 80 MB.

Kombinasi kedua komponen tersebut menjadi fondasi performa laptop untuk menjalankan game dan aplikasi yang membutuhkan komputasi tinggi. Namun, hasil aktual tetap dapat berubah sesuai pengaturan, kondisi perangkat, serta beban kerja.

Dalam pengujian 3DMark Time Spy, laptop mencatat skor total 18.832 dengan skor grafis 21.668. Pada Fire Strike, skor total mencapai 41.258, sementara skor grafisnya berada di angka 52.492.

Pengujian Night Raid menghasilkan skor total 71.364 dan skor grafis 158.804. Adapun Solar Bay mencatat skor 101.328, dengan rata-rata sekitar 385 FPS pada pengujian grafis.

Performa Game: Cyberpunk hingga Valorant

Salah satu pengujian dilakukan pada Cyberpunk 2077 dengan pengaturan RT Overdrive atau path tracing. Pada skenario tersebut, rata-rata frame rate berada di kisaran 50–60 FPS. Ketika berada di area kota yang ramai, angka terendah dilaporkan turun ke kisaran 40-an FPS.

Hasil berbeda terlihat pada Black Myth: Wukong. Game ini dijalankan dengan pengaturan Cinematic dan ray tracing Very High, menghasilkan rata-rata sekitar 130–140 FPS. Frame rate terendah berada di kisaran 110-an FPS.

Forza Horizon 6 juga diuji dengan pengaturan Extreme dan ray tracing. Rata-rata frame rate berada di kisaran 50–60 FPS, tetapi dapat turun ke sekitar 40 FPS saat balapan berlangsung di area yang ramai.

Sementara itu, Valorant dengan pengaturan High mencatat rata-rata 500–600 FPS dan sesekali mencapai sekitar 700 FPS.

Perbedaan hasil tersebut menunjukkan bahwa beban grafis tiap game memengaruhi frame rate. Angka-angka ini merupakan hasil pengujian dalam video, bukan jaminan bahwa setiap pengguna akan memperoleh performa identik.

Ryzen 9 8940HX Diuji dalam Benchmark Prosesor

Performa prosesor juga diukur melalui Geekbench dan Cinebench. Pada Geekbench 6, Ryzen 9 8940HX mencatat skor single-core 2.693 dan multi-core 11.166. Pengujian tersebut dilakukan dengan RAM dalam konfigurasi single-channel.

Cinebench R20 menghasilkan skor 733 untuk single-core dan 13.605 untuk multi-core. Pada Cinebench R23, skor yang diperoleh mencapai 1.872 untuk single-core dan 33.209 untuk multi-core.

Sementara itu, Cinebench R24 mencatat skor single-core 111 dan multi-core 1.470. Hasil pengujian ini memberikan gambaran performa prosesor pada beberapa skenario komputasi.

Dalam pengujian PCMark 10, laptop memperoleh skor total 9.658. Angka ini melengkapi hasil benchmark yang digunakan dalam ulasan untuk menggambarkan kinerja perangkat secara umum.

Baca Juga: PPG Dalam Jabatan 2026, Syarat Poin 4 di EMIS GTK Berubah dan TMT Diperbarui

Layar 165Hz dan Ruang Upgrade

Asus ROG Strix G16 2025 membawa layar 16 inci dengan resolusi 1920 x 1200 atau Full HD+. Panelnya memiliki refresh rate 165Hz, waktu respons 3 milidetik, kecerahan lebih dari 300 nits, serta lapisan antiglare.

Asus menyebut layar tersebut memiliki cakupan warna 100 persen sRGB. Dukungan Nvidia G-Sync dan MUX switch juga tersedia.

Untuk memori, laptop dibekali RAM DDR5-5200 berkapasitas 16 GB dengan dua slot SODIMM. Kapasitasnya dapat ditingkatkan hingga 64 GB. Penyimpanan menggunakan SSD PCIe Gen 4 berkapasitas 1 TB, dengan satu slot M.2 tambahan yang masih kosong.

Hasil CrystalDisk yang ditampilkan dalam video menunjukkan kecepatan baca SSD sekitar 6.677 MB/s dan tulis sekitar 5.779 MB/s.

Fitur dan Paket Penjualan

Laptop ini hadir dalam warna Eclipse Gray dengan desain gaming premium. Keyboard RGB empat zona mendukung Aura Sync, sedangkan touchpad dirancang dengan area yang luas. Sistem pendinginnya menggunakan ROG Intelligent Cooling dengan teknologi tiga kipas.

Asus menyertakan Windows 11 Home, Microsoft Office Home 2024, Microsoft 365 Basic selama satu tahun dengan penyimpanan cloud 100 GB, serta PC Game Pass selama tiga bulan.

Paket penjualan juga mencakup ROG Impact Gaming Mouse dan tas ransel ROG. Garansi yang disebutkan meliputi garansi internasional resmi dua tahun dan VIP Perfect Warranty dua tahun, dengan perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan harga sekitar Rp59,5 juta, Asus ROG Strix G16 2025 menyasar pengguna yang membutuhkan laptop untuk gaming dan pekerjaan kreatif. Spesifikasi serta hasil benchmark dapat menjadi bahan pertimbangan, dengan tetap memperhatikan kebutuhan dan anggaran masing-masing.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : DHIARCOM
Asus ROG Strix G16 2025 laptop gaming Asus AMD Ryzen 9 8940HX RTX 5080 175W benchmark laptop gaming