JAKARTA - Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition 2026 hadir sebagai laptop gaming edisi khusus yang menggabungkan desain bertema sepak bola dengan spesifikasi kelas atas. Perangkat ini merupakan bagian dari kolaborasi Lenovo sebagai mitra teknologi resmi FIFA World Cup 2026.
Edisi khusus tersebut tidak hanya mengandalkan identitas FIFA pada bagian bodi. Lenovo juga memberikan sejumlah sentuhan visual yang membedakannya dari Legion Pro 7i reguler, mulai dari warna, aksen pada bagian penutup, hingga pencahayaan RGB.
Dalam ulasan yang dibahas, laptop ini diposisikan sebagai perangkat untuk pengguna yang membutuhkan performa tinggi, baik untuk bermain game maupun menjalankan pekerjaan kreatif seperti penyuntingan video dan rendering.
Baca Juga: Tablet 5-10 Jutaan Terbaik 2026, Ada iPad hingga Tablet Gaming
Desain Eclipse Black dengan Sentuhan FIFA
Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition 2026 menggunakan warna Eclipse Black dengan bodi berbahan aluminium. Bagian permukaannya mendapatkan proses anodisasi dan sand-blasting yang memberikan tampilan khas sekaligus tekstur berbeda.
Menurut reviewer, lapisan tersebut juga membantu mengurangi bekas sidik jari yang terlihat pada permukaan bodi. Sementara itu, identitas FIFA World Cup 2026 ditempatkan pada bagian penutup laptop sebagai pembeda dari model reguler.
Sisi pencahayaan turut menjadi bagian dari karakter perangkat. Laptop ini dibekali RGB pada bagian sasis dan light bar di area depan. Kombinasi tersebut membuat tampilannya tetap mencerminkan karakter laptop gaming, tetapi dengan aksen khusus edisi Piala Dunia.
Bagian keyboard juga memperoleh sentuhan berbeda. Tombol WASD menggunakan aksen warna pastel yang menjadi salah satu detail pembeda. Pencahayaan RGB mendukung pengaturan per tombol, sedangkan tombol Fn dapat menampilkan kombinasi fungsi ketika ditekan.
Reviewer menilai desain edisi FIFA tersebut tidak sekadar menambahkan logo pada perangkat biasa. Sejumlah detail visualnya dibuat untuk memberikan identitas tersendiri.
Layar OLED 240Hz Jadi Salah Satu Pembaruan
Salah satu perubahan penting pada Legion Pro 7i generasi terbaru adalah penggunaan panel OLED. Reviewer membandingkannya dengan generasi sebelumnya yang masih memakai layar IPS.
Panel berukuran 16 inci itu memiliki resolusi 2.5K dan refresh rate 240Hz. Lenovo juga mencantumkan dukungan Dolby Vision, True Black 1000, serta waktu respons yang diklaim kurang dari 0,5 milidetik.
Dalam pengujian yang ditampilkan, tingkat kecerahan layar tercatat sekitar 417 nits. Cakupan warna P3 disebut mendekati 100 persen, sementara sRGB berada di kisaran 100 persen.
Karakter OLED membuat warna hitam terlihat pekat dan kontras gambar terasa kuat. Kombinasi resolusi tinggi dan refresh rate 240Hz juga ditujukan untuk memberikan tampilan yang mulus saat bermain game.
Untuk mengurangi risiko burn-in, layar dilengkapi sejumlah mekanisme perlindungan, termasuk pixel shifting dan proses refresh ketika perangkat dalam kondisi tidak aktif.
Baca Juga: 5 HP 5 Jutaan Terbaik 2026, Kamera Setara HP Belasan Juta
Spesifikasi untuk Gaming dan Pekerjaan Kreatif
Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition 2026 ditenagai prosesor Intel Core Ultra 275HX dengan konfigurasi 24 core dan 24 thread. Prosesor tersebut memiliki kecepatan hingga 5,4GHz serta NPU Intel AI Boost dengan kemampuan komputasi 13 TOPS.
Sektor grafis mengandalkan Nvidia GeForce RTX 5070 Ti Laptop dengan VRAM 12GB dan TGP 140W. GPU ini mendukung DLSS 4 serta Multi Frame Generation.
Kapasitas memorinya mencapai 32GB DDR5-6400 dengan konfigurasi dual-channel. Untuk penyimpanan, tersedia SSD NVMe PCIe Gen 4 berkapasitas 1TB serta satu slot M.2 tambahan.
Dalam pengujian SSD, reviewer mencatat kecepatan baca mendekati 7.000 MB/s dan kecepatan tulis sekitar 6.400 MB/s.
Performa perangkat juga diuji melalui sejumlah aplikasi. Pengujian ekspor PDF dari PowerPoint berisi 150 slide diselesaikan dalam sekitar delapan detik. Sementara itu, pengujian pengolahan data acak di Excel memerlukan waktu sekitar 32 detik.
Untuk pekerjaan video, proses rendering 4K di Adobe Premiere tercatat 42,15 detik, sedangkan rendering Full HD membutuhkan 25,69 detik. Hasil tersebut merupakan pengujian reviewer dan dapat berbeda bergantung pada pengaturan serta jenis pekerjaan.
Sistem Pendingin dan Catatan Penggunaan
Laptop ini menggunakan sistem pendingin Legion Coldfront dengan desain Hyper Chamber. Kapasitas pendinginan vapor chamber disebut mencapai 250W, dibantu ruang vakum tambahan dan kipas yang menyesuaikan kebutuhan perangkat.
Dalam pengujian kamera termal, permukaan terpanas tercatat sekitar 54,1 derajat Celsius. Area WASD berada di kisaran 43,5 derajat Celsius.
Namun, reviewer juga mencatat kipas dapat terdengar cukup keras ketika laptop bekerja dalam mode performa. Pengguna yang bermain game berat mungkin perlu mempertimbangkan penggunaan headset.
Bobot laptop sekitar 2,5 kilogram tanpa adaptor. Perangkat ini lebih cocok diperlakukan sebagai pengganti desktop daripada laptop yang selalu dibawa bepergian.
Baterainya berkapasitas 80Wh. Dalam pengujian PCMark Modern Office, daya tahan tercatat sekitar tiga jam 30 menit. Adaptor 400W yang besar juga perlu diperhitungkan, terutama bagi pengguna yang menginginkan perangkat ringkas.
Menurut reviewer, harga perangkat ini berada di kisaran Rp60 jutaan. Angka tersebut merupakan perkiraan dalam ulasan, bukan harga resmi yang dipastikan.
Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition 2026 menawarkan desain khusus, layar OLED 240Hz, serta performa untuk gaming dan pekerjaan kreatif. Sebelum memilihnya, calon pengguna perlu mempertimbangkan harga, kapasitas RAM dan SSD, bobot, suara kipas, serta kebutuhan membawa adaptor.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : DKID Media