BLITAR KAWENTAR - TV Samsung 2026 hadir dengan sejumlah pembaruan pada lini televisinya, mulai dari model Full HD QLED 43 inci hingga OLED S85H yang dibanderol sekitar Rp20 jutaan. Samsung juga memperkenalkan U8500H sebagai penerus seri U8500F.
TV Samsung 2026 ada beberapa pilihan ukuran dan teknologi layar. Mulai dari Full HD QLED, QLED 4K, U8500H dengan berbagai ukuran, hingga OLED S85H sebagai salah satu model kelas atas.
Bagi konsumen yang sedang mencari TV Samsung 2026, perbedaan antarseri tidak hanya terdapat pada resolusi dan teknologi layar. Desain fisik, jumlah port, pilihan ukuran, hingga remote juga menjadi bagian dari pembaruan yang dibawa Samsung tahun ini.
Full HD QLED 43 Inci Jadi Seri Paling Rendah
Model pertama yang diperlihatkan merupakan TV Samsung dengan resolusi Full HD yang sudah menggunakan teknologi QLED. Seri tersebut disebut tersedia dalam ukuran 43 inci dan menjadi salah satu model paling rendah dalam jajaran yang ditampilkan.
Secara desain, televisi ini memiliki kaki berukuran kecil dan bodinya disebut tidak terlalu tipis. Pada bagian belakang tersedia sejumlah konektivitas, seperti HDMI, USB, antena, serta LAN.
Baca Juga: Samsung Galaxy A37 di Bawah Rp5 Juta, Simak Hasil Uji Baterai, Gaming, dan Kamera
Full HD QLED dinilai masih mencukupi untuk kebutuhan menonton siaran televisi maupun sejumlah konten streaming. Namun, harga menjadi salah satu pertimbangan, konsumen perlu membandingkannya dengan televisi 4K yang berada pada kisaran harga tidak jauh berbeda.
Di atasnya terdapat model QLED 4K. Televisi ini menawarkan resolusi 4K dengan teknologi QLED. Desain kakinya lebih tinggi dibanding model Full HD QLED sebelumnya.
Bagian belakangnya juga menyediakan konektivitas lebih lengkap, dengan beberapa port USB dan HDMI, LAN, antena, serta koneksi daya. Dalam review disebutkan, model QLED 4K tersebut berada di kisaran harga beberapa juta rupiah lebih tinggi dibanding seri Full HD QLED.
U8500H Hadir dalam Banyak Pilihan Ukuran
Samsung kemudian memperkenalkan U8500H sebagai generasi terbaru setelah U8500F. Model ini memiliki pilihan ukuran yang cukup beragam, mulai 43, 50, 55, 65, 75 hingga 85 inci. Dari sisi tampilan, U8500H mendapatkan desain baru. Salah satu perbedaan yang terlihat adalah penggunaan kaki berwarna abu-abu tua. Bagian belakangnya juga memiliki rancangan yang berbeda dari seri sebelumnya.
Untuk konektivitas, tersedia USB, HDMI, LAN dan sejumlah koneksi lainnya. U8500H menjadi salah satu seri yang menawarkan pilihan ukuran layar luas bagi konsumen, termasuk televisi berukuran besar hingga 85 inci. Teknologi Mini RGB yang disebut menjadi salah satu area persaingan antarmerek televisi. Namun, unit Samsung dengan teknologi tersebut tidak tersedia pada display yang sedang diperlihatkan.
Baca Juga: Samsung Galaxy A37 Turun Harga, Performa Gaming dan Kamera Jadi Sorotan
OLED S85H Dibanderol Sekitar Rp20 Jutaan
Pada kelas atas, terdapat Samsung OLED S85H. Model yang ditampilkan berukuran 55 inci dengan harga sekitar Rp20 jutaan. Sebagai televisi OLED, S85H memiliki desain bodi yang sangat tipis. Bagian belakangnya juga menyediakan sejumlah port, termasuk USB, HDMI dan LAN.
Kualitas gambar OLED dinilai sangat baik oleh reviewer. Namun, terdapat perubahan pada remote control. Untuk model tahun 2026 yang dibahas, remote disebut tidak lagi menggunakan sistem pengisian daya dan kembali menggunakan baterai.
Secara keseluruhan, nilai jajaran TV Samsung 2026 kini tidak sebanyak beberapa tahun sebelumnya. Ia menyebut Samsung sebelumnya memiliki sejumlah lini seperti The Sero, The Serif, The Frame dan The Freestyle.
Perubahan tersebut menunjukkan Samsung semakin mengikuti perkembangan pasar dan persaingan dengan sejumlah merek lain. Pernyataan itu merupakan pandangan reviewer dalam video, bukan keterangan resmi Samsung mengenai strategi produknya.
Baca Juga: Samsung Galaxy S27 Series Dirumorkan Punya 4 Pilihan, Ini Perbedaan S27 Pro dan Ultra
Dengan pilihan mulai Full HD QLED hingga OLED, jajaran televisi Samsung 2026 yang ditampilkan menawarkan perbedaan teknologi, ukuran, desain, dan harga yang cukup beragam.
Editor : Difa'un NadhirohSumber : Diolah dari berbagai sumber