JAKARTA - HP kamera OIS terbaik menjadi incaran pengguna yang mengutamakan kualitas foto dan video saat membeli smartphone baru. Teknologi Optical Image Stabilization (OIS) membantu mengurangi guncangan ketika memotret maupun merekam video, sehingga hasilnya berpotensi lebih stabil.
Pilihan smartphone dengan fitur tersebut kini tersedia dalam beragam kelas harga. Tidak hanya mengandalkan kamera utama beresolusi tinggi, sejumlah perangkat juga menawarkan kamera ultrawide, telefoto, autofokus, hingga fitur berbasis kecerdasan buatan (AI).
Dalam rekomendasi yang disampaikan kanal Denzopro, terdapat sembilan smartphone yang dibahas berdasarkan kemampuan kamera dan fitur perekamannya. Perangkat-perangkat tersebut memiliki keunggulan berbeda, mulai dari kamera telefoto hingga kemampuan merekam video beresolusi tinggi.
Baca Juga: Power Bank 10.000 mAh 2026, Mana yang Paling Cocok untuk HP Kamu?
1. Poco X8 Pro hingga Samsung Galaxy A57 5G
Poco X8 Pro dibekali kamera utama 50 MP dengan sensor Sony IMX 882 dan OIS. Kamera tersebut ditemani lensa ultrawide 8 MP dengan sudut pandang 120 derajat. Sementara kamera depannya memiliki resolusi 20 MP dan mendukung perekaman 1080 piksel pada 60 fps.
Menurut ulasan dalam video, kamera utama mampu menghasilkan foto makro melalui kemampuan sensor zoom dua kali. OIS juga membantu pemotretan dalam kondisi minim cahaya dengan mengurangi efek guncangan. Kamera depannya disebut menghasilkan foto cerah dan detail.
Pilihan berikutnya adalah Tecno Camon 50 Pro 5G. Smartphone ini mengandalkan kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYT-700C dan OIS close-loop motor. Keunggulan lainnya terletak pada kamera telefoto 50 MP dengan optical zoom tiga kali serta AI super zoom hingga 60 kali.
Perangkat ini juga memiliki kamera ultrawide 8 MP dan kamera depan 50 MP dengan autofokus. Kamera depan maupun belakang mendukung perekaman video hingga 4K 30 fps, sehingga dapat digunakan untuk kebutuhan vlog dan pembuatan konten.
Samsung Galaxy A57 5G mengusung kamera utama 50 MP dengan OIS. Konfigurasinya dilengkapi kamera ultrawide 12 MP, makro 5 MP, serta kamera depan 12 MP.
Perekaman video mendukung resolusi 4K 30 fps melalui kamera depan dan belakang. Untuk merekam pada 60 fps menggunakan kamera belakang, pengguna perlu menurunkan resolusi ke Full HD. Dalam video, hasil foto siang hari untuk landscape maupun foto grup disebut masih memuaskan.
2. Vivo V70F hingga Samsung Galaxy S24 FE
Vivo V70F 5G mengandalkan kamera utama 200 MP dengan sensor Samsung HP5, PDAF, serta OIS berstandar CIPA 4.0. Smartphone ini juga memiliki fitur AI super zoom hingga 30 kali, meski tidak dilengkapi lensa telefoto fisik.
Kamera belakangnya mendukung perekaman 4K 30 fps dengan OIS dan AIS. Sementara kamera ultrawide 8 MP memiliki sudut pandang 120 derajat. Di bagian depan, terdapat kamera selfie 32 MP yang juga mendukung video 4K 30 fps.
Samsung Galaxy S24 FE 5G menawarkan kamera utama 50 MP, ultrawide 12 MP, telefoto 8 MP dengan optical zoom tiga kali, serta kamera depan 10 MP. Kamera utama dan telefoto dilengkapi autofokus serta OIS.
Ulasan Denzopro menyebut hasil foto memiliki warna cerah, rentang dinamis luas, dan pencahayaan yang terjaga. Kamera telefoto juga disebut mampu menghasilkan detail yang cukup tajam. Untuk video, kamera utama mendukung resolusi hingga 8K 30 fps dan 4K 60 fps.
Sementara itu, Oppo Reno 15 5G menonjolkan kamera depan 50 MP dengan autofokus dan sensor ultrawide. Kamera selfie tersebut mendukung video 4K 30 fps dengan gyro-EIS.
Di bagian belakang terdapat kamera utama Sony IMX 882 50 MP dengan PDAF dan OIS, serta ultrawide 8 MP. Oppo juga menghadirkan fitur AI Clarity Enhancer, AI Reflection Remover, dan AI Portrait.
Baca Juga: Power Bank 10.000 mAh 2026, Ada yang Punya Kabel Bawaan hingga Layar Baterai
3. Vivo iQOO Neo 10 hingga Motorola H60 Pro 5G
Vivo iQOO Neo 10 5G dibekali kamera utama Sony 50 MP dengan PDAF dan OIS, serta kamera ultrawide 8 MP. Kemampuan perekaman videonya mencapai 4K 60 fps dengan dukungan stabilisasi tertentu.
Kamera depan 32 MP juga mendukung perekaman 4K 60 fps dengan zero AIS. Dalam pengujian yang disampaikan video, hasil foto malam hari disebut bersih dengan noise minim, sedangkan foto siang hari terlihat tajam, termasuk dari kamera ultrawide.
Motorola H60 Pro 5G menjadi perangkat berikutnya dengan kamera utama 50 MP memakai sensor Sony LYT-700C, OIS, dan multi-directional PDAF. Kamera ultrawide 50 MP memiliki sudut pandang 120 derajat serta fungsi macro vision.
Untuk mengambil objek jauh, tersedia kamera telefoto 10 MP dengan optical zoom tiga kali, OIS, dan PDAF. Kamera depan serta tiga kamera belakang mendukung perekaman 4K 30 fps. Fitur Horizon Lock dan Dual Video turut disediakan untuk kebutuhan konten.
Perhatikan Kebutuhan Kamera dan Harga
Kesembilan smartphone tersebut menawarkan pendekatan berbeda dalam fotografi. Ada perangkat yang menonjolkan resolusi kamera utama, ada yang menyediakan telefoto dengan optical zoom, dan ada pula yang memberi perhatian pada kamera selfie serta fitur video.
Harga yang disebutkan dalam video Denzopro berada pada rentang Rp5 jutaan hingga Rp7 jutaan, tetapi angka pasti setiap varian perlu diperiksa kembali karena dapat berubah mengikuti toko dan konfigurasi memori.
Bagi calon pembeli, penting untuk membandingkan bukan hanya resolusi megapiksel, tetapi juga jenis lensa, kemampuan stabilisasi, perekaman video, serta kebutuhan penggunaan sehari-hari.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : DenzhoPro