9 HP Kamera OIS Terbaik, Pilihan untuk Foto Malam, Vlog, hingga Zoom Jarak Jauh

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 15:00 WIB
HP kamera OIS terbaik di kisaran Rp5 jutaan hingga Rp7 jutaan menawarkan kamera 200 MP, telefoto optical zoom, dan video 4K. (Pinterest)
HP kamera OIS terbaik di kisaran Rp5 jutaan hingga Rp7 jutaan menawarkan kamera 200 MP, telefoto optical zoom, dan video 4K. (Pinterest)

JAKARTA - HP kamera OIS terbaik di rentang harga Rp5 jutaan hingga Rp7 jutaan menawarkan beragam fitur untuk menunjang fotografi dan perekaman video. Selain kamera utama dengan Optical Image Stabilization (OIS), sejumlah smartphone juga dibekali lensa telefoto, kamera ultrawide, autofokus, hingga fitur kecerdasan buatan (AI).

Rekomendasi dari kanal Denzopro ini mencakup sembilan perangkat dengan karakteristik kamera yang berbeda. Ada smartphone dengan kamera utama 200 MP, kamera telefoto berkemampuan optical zoom, hingga perangkat yang mengutamakan kualitas kamera depan untuk kebutuhan vlog.

OIS berfungsi membantu mengurangi efek guncangan tangan saat memotret atau merekam video. Meski demikian, hasil akhir tetap bergantung pada berbagai faktor, termasuk sensor, pencahayaan, pemrosesan gambar, dan kemampuan perangkat secara keseluruhan.

Baca Juga: Rekomendasi HP 2026 dari Rp1,5 Juta hingga Rp20 Juta, Ini Pilihan Gadgetin

Kamera untuk Kondisi Minim Cahaya dan Foto Detail

Poco X8 Pro mengandalkan kamera utama 50 MP dengan sensor Sony IMX 882 dan OIS. Kamera ini didampingi ultrawide 8 MP dengan sudut pandang 120 derajat serta kamera depan 20 MP yang mendukung video 1080 piksel pada 60 fps.

Dalam ulasan Denzopro, kamera utama disebut mampu menghasilkan foto makro yang cukup jelas melalui kemampuan sensor zoom dua kali. OIS juga membantu pemotretan dalam kondisi minim cahaya dengan mengurangi dampak guncangan. Sementara kamera depan menghasilkan foto yang tampak cerah dan detail.

Tecno Camon 50 Pro 5G membawa kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYT-700C dan OIS close-loop motor. Sensor berukuran besar disebut membantu menangkap cahaya lebih banyak sehingga foto malam hari dapat terlihat lebih terang dan minim noise.

Perangkat ini juga memiliki kamera telefoto 50 MP dengan optical zoom tiga kali serta AI super zoom hingga 60 kali. Kamera ultrawide 8 MP dan kamera depan 50 MP dengan autofokus melengkapi sistemnya. Perekaman video kamera depan dan belakang mendukung resolusi hingga 4K 30 fps.

Vivo V70F 5G mengusung kamera utama 200 MP dengan sensor Samsung HP5, PDAF, dan OIS berstandar CIPA 4.0. Smartphone ini juga menyediakan fitur AI super zoom hingga 30 kali, meski tidak memiliki lensa telefoto fisik.

Kamera belakangnya mendukung perekaman 4K 30 fps dengan OIS dan AIS. Kamera ultrawide 8 MP memiliki sudut pandang 120 derajat, sedangkan kamera depan 32 MP mendukung perekaman video 4K 30 fps.

Kamera Multilensa dan Perekaman Video Resolusi Tinggi

Samsung Galaxy A57 5G memiliki kamera utama 50 MP dengan OIS, kamera ultrawide 12 MP, makro 5 MP, serta kamera depan 12 MP.

Perekaman video mendukung resolusi 4K 30 fps melalui kamera depan dan belakang. Untuk merekam menggunakan kamera belakang pada 60 fps, resolusi perlu diturunkan ke Full HD. Menurut ulasan video, hasil foto siang hari untuk landscape maupun foto grup masih memuaskan.

Samsung Galaxy S24 FE 5G menawarkan kamera utama 50 MP, ultrawide 12 MP, telefoto 8 MP dengan optical zoom tiga kali, dan kamera depan 10 MP. Kamera utama serta telefoto dibekali autofokus dan OIS.

Denzopro menyebut hasil fotonya memiliki warna cerah, rentang dinamis luas, serta pencahayaan yang terjaga. Kamera telefoto juga disebut mampu menghasilkan detail yang cukup tajam. Untuk video, kamera utama mendukung resolusi hingga 8K 30 fps dan 4K 60 fps.

Oppo Reno 15 5G menonjolkan kamera depan 50 MP dengan autofokus dan sensor ultrawide. Kamera selfie ini mendukung video 4K 30 fps dengan gyro-EIS untuk membantu meredam guncangan.

Pada bagian belakang, tersedia kamera utama Sony IMX 882 50 MP dengan PDAF dan OIS serta kamera ultrawide 8 MP. Fitur AI Clarity Enhancer, AI Reflection Remover, dan AI Portrait turut disertakan untuk mendukung pengolahan gambar.

Baca Juga: Pastikan PSD Kabupaten Blitar Tuntas Akhir Tahun, Enam Proyek Infrastruktur Dikebut

Pilihan untuk Vlog dan Fotografi Jarak Jauh

Vivo iQOO Neo 10 5G membawa kamera utama Sony 50 MP dengan PDAF dan OIS, serta kamera ultrawide 8 MP. Kemampuan videonya mencapai 4K 60 fps dengan dukungan stabilisasi tertentu.

Kamera depan 32 MP juga mendukung perekaman 4K 60 fps dengan zero AIS. Dalam pengujian yang disampaikan video, foto malam hari terlihat bersih dengan noise minim. Hasil foto siang hari juga disebut tajam, termasuk dari kamera ultrawide.

Motorola H60 Pro 5G memiliki kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYT-700C, OIS, dan multi-directional PDAF. Kamera ultrawide 50 MP dengan sudut pandang 120 derajat juga mendukung fungsi macro vision dan PDAF.

Untuk memotret objek jauh, tersedia kamera telefoto 10 MP dengan optical zoom tiga kali, OIS, serta PDAF. Kamera depan dan tiga kamera belakang mendukung perekaman 4K 30 fps. Fitur Horizon Lock dan Dual Video disediakan untuk mendukung pembuatan konten.

Beragam konfigurasi tersebut memperlihatkan bahwa kebutuhan kamera tidak hanya ditentukan oleh besarnya resolusi megapiksel. Pengguna yang sering memotret objek jauh dapat memperhatikan keberadaan kamera telefoto dan optical zoom. Sementara itu, pembuat vlog dapat mempertimbangkan kemampuan kamera depan, resolusi video, serta fitur stabilisasi.

Harga yang disebutkan dalam video Denzopro berada pada kisaran Rp5 jutaan hingga Rp7 jutaan. Namun, harga dapat berbeda sesuai varian dan penjual, sehingga calon pembeli perlu memeriksa harga terbaru sebelum bertransaksi.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : DenzhoPro
HP kamera OIS terbaik HP 5G HP untuk vlog Rekomendasi HP kamera kamera smartphone