JAKARTA - HP kamera OIS terbaik di kisaran harga Rp5 jutaan hingga Rp7 jutaan menawarkan beragam fitur untuk menunjang fotografi, perekaman video, hingga pembuatan konten. Selain stabilisasi optik, sejumlah smartphone dalam rekomendasi Denzopro dibekali kamera ultrawide, telefoto, autofokus, dan fitur pengolahan gambar berbasis kecerdasan buatan (AI).
Pilihan tersebut memiliki karakteristik berbeda. Ada perangkat yang mengutamakan kamera utama beresolusi tinggi, ada yang menawarkan optical zoom untuk mengambil objek dari kejauhan, dan ada pula yang memberikan perhatian pada kamera selfie.
OIS atau Optical Image Stabilization membantu mengurangi efek guncangan tangan ketika memotret maupun merekam video. Namun, teknologi ini bukan satu-satunya penentu kualitas gambar. Sensor, lensa, pencahayaan, dan pemrosesan gambar turut memengaruhi hasil akhir.
Baca Juga: Rekomendasi HP 2026 dari Rp1,5 Juta hingga Rp20 Juta, Ini Pilihan Gadgetin
Kamera Utama 50 MP hingga Sensor 200 MP
Poco X8 Pro menggunakan kamera utama 50 MP dengan sensor Sony IMX 882 dan OIS. Kamera tersebut ditemani ultrawide 8 MP dengan sudut pandang 120 derajat serta kamera depan 20 MP yang mendukung perekaman 1080 piksel pada 60 fps.
Dalam ulasan Denzopro, kamera utamanya disebut mampu menghasilkan foto makro yang cukup jelas melalui kemampuan sensor zoom dua kali. OIS juga membantu mengurangi dampak guncangan saat memotret dalam kondisi minim cahaya. Kamera selfie menghasilkan foto yang tampak cerah dan detail.
Tecno Camon 50 Pro 5G mengandalkan kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYT-700C dan OIS close-loop motor. Keunggulan lainnya adalah kamera telefoto 50 MP dengan optical zoom tiga kali serta AI super zoom hingga 60 kali.
Smartphone ini juga memiliki kamera ultrawide 8 MP dan kamera depan 50 MP dengan autofokus. Perekaman video kamera depan dan belakang mendukung resolusi hingga 4K 30 fps.
Sementara itu, Vivo V70F 5G membawa kamera utama 200 MP dengan sensor Samsung HP5, PDAF, dan OIS berstandar CIPA 4.0. Perangkat ini tidak memiliki lensa telefoto fisik, tetapi menyediakan AI super zoom hingga 30 kali dengan telefoto enhancement.
Kamera belakang mendukung perekaman 4K 30 fps dengan OIS dan AIS. Kamera ultrawide 8 MP memiliki sudut pandang 120 derajat, sedangkan kamera depan 32 MP juga mendukung video 4K 30 fps.
Kamera Multilensa dan Fitur Video
Samsung Galaxy A57 5G dibekali kamera utama 50 MP dengan OIS, kamera ultrawide 12 MP, kamera makro 5 MP, serta kamera depan 12 MP.
Perekaman video mendukung resolusi 4K 30 fps melalui kamera depan maupun belakang. Jika ingin merekam menggunakan kamera belakang pada 60 fps, resolusi perlu diturunkan ke Full HD. Menurut ulasan dalam video, hasil foto siang hari untuk landscape dan foto grup masih memuaskan.
Samsung Galaxy S24 FE 5G memiliki kamera utama 50 MP, ultrawide 12 MP, telefoto 8 MP dengan optical zoom tiga kali, dan kamera depan 10 MP. Kamera utama serta telefoto dilengkapi autofokus dan OIS.
Denzopro menyebut hasil foto perangkat ini memiliki warna cerah, rentang dinamis luas, serta pencahayaan yang terjaga. Kamera telefoto juga disebut mampu menghasilkan detail cukup tajam. Untuk video, kamera utama mendukung resolusi hingga 8K 30 fps dan 4K 60 fps.
Oppo Reno 15 5G menonjolkan kamera depan 50 MP dengan autofokus dan sensor ultrawide. Kamera selfie ini mendukung video 4K 30 fps dengan gyro-EIS untuk membantu meredam guncangan.
Di bagian belakang, tersedia kamera utama Sony IMX 882 50 MP dengan PDAF dan OIS, serta kamera ultrawide 8 MP. Fitur AI Clarity Enhancer, AI Reflection Remover, dan AI Portrait turut disertakan untuk mendukung pengolahan gambar.
Baca Juga: Pastikan PSD Kabupaten Blitar Tuntas Akhir Tahun, Enam Proyek Infrastruktur Dikebut
Pilihan untuk Fotografi Jarak Jauh dan Vlog
Vivo iQOO Neo 10 5G menggunakan kamera utama Sony 50 MP dengan PDAF dan OIS, serta kamera ultrawide 8 MP. Kemampuan perekaman videonya mencapai 4K 60 fps dengan dukungan stabilisasi tertentu.
Kamera depan 32 MP juga mendukung perekaman 4K 60 fps dengan zero AIS. Dalam pengujian yang disampaikan Denzopro, foto malam hari terlihat bersih dengan noise minim. Foto siang hari juga disebut tajam, termasuk dari kamera ultrawide.
Motorola H60 Pro 5G memiliki kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYT-700C, OIS, dan multi-directional PDAF. Kamera ultrawide 50 MP memiliki sudut pandang 120 derajat dan fungsi macro vision.
Untuk mengambil objek jauh, tersedia kamera telefoto 10 MP dengan optical zoom tiga kali, OIS, serta PDAF. Kamera depan dan tiga kamera belakang mendukung perekaman video 4K 30 fps. Fitur Horizon Lock dan Dual Video turut disediakan untuk mendukung pembuatan konten.
Sesuaikan dengan Kebutuhan Penggunaan
Perbedaan konfigurasi kamera membuat setiap smartphone menawarkan fungsi yang tidak sepenuhnya sama. Pengguna yang sering mengambil gambar objek jauh dapat memperhatikan keberadaan kamera telefoto dan optical zoom. Untuk vlog, kamera depan, resolusi video, serta stabilisasi bisa menjadi pertimbangan.
Sementara itu, kamera beresolusi tinggi tidak otomatis menjamin hasil foto selalu lebih baik dalam semua kondisi. Pengguna tetap perlu melihat hasil pemotretan, kemampuan fokus, dan performa kamera dalam situasi yang paling sering dihadapi.
Harga yang disebutkan dalam video Denzopro berada pada kisaran Rp5 jutaan hingga Rp7 jutaan. Harga pasti setiap model dan varian perlu diperiksa kembali karena dapat berubah mengikuti toko maupun konfigurasi memori.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : DenzhoPro