Datsun Go Bekas 2026 Makin Murah, City Car Rp50 Jutaan Masih Menarik

Gita Dwi Nuraini • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 17:57 WIB
Datsun Go bekas 2026 kini dibanderol mulai Rp50 jutaan, menawarkan mesin 1.2 liter, irit BBM dan pilihan 5 hingga 7 penumpang.(Gemini AI)
Datsun Go bekas 2026 kini dibanderol mulai Rp50 jutaan, menawarkan mesin 1.2 liter, irit BBM dan pilihan 5 hingga 7 penumpang.(Gemini AI)

 

BLITAR KAWENTAR - Datsun Go pernah menjadi salah satu nama yang cukup menarik perhatian di kelas Low Cost Green Car (LCGC) ketika pertama kali hadir di Indonesia. Namun, persaingan yang semakin ketat membuat penjualannya menurun hingga akhirnya Datsun menghentikan penjualan di Indonesia.

Kini, kondisi tersebut justru membuat Datsun Go menarik dilirik sebagai mobil bekas murah. Dengan usia produksi yang masih tergolong muda dan harga yang sudah berada di kisaran puluhan juta rupiah, mobil ini dapat menjadi alternatif bagi konsumen dengan budget terbatas.

Datsun Go sendiri tersedia dalam konfigurasi lima penumpang, sedangkan Datsun Go+ Panca hadir dengan konfigurasi hingga tujuh penumpang.

Baca Juga: Honda Brio di Bawah Rp200 Juta, Ini Alasan Mobil Kecil Ini Masih Menarik Dibeli

Sempat Jadi Pelopor LCGC Tiga Baris

Nama Datsun sebenarnya memiliki sejarah panjang bersama Nissan. Setelah sempat dihentikan pada 1986, Nissan kembali menggunakan nama tersebut pada 2013 untuk menjual mobil dengan harga terjangkau di negara berkembang.

Di Indonesia, salah satu produk pertamanya adalah Datsun Go+ Panca yang meluncur pada Mei 2014. Mobil ini menjadi salah satu pelopor mobil murah dengan kapasitas hingga tujuh penumpang.

Beberapa bulan kemudian, tepatnya Agustus 2014, hadir Datsun Go Panca versi lima penumpang.

Datsun kemudian memperluas lini produknya dengan menghadirkan Datsun Cross pada 2018. Pada tahun yang sama, Datsun Go dan Go+ Panca juga mendapatkan facelift dengan sejumlah perubahan.

Namun, ketatnya persaingan di pasar LCGC membuat keluarga Datsun kesulitan mempertahankan penjualan. Penjualan Datsun di Indonesia akhirnya dihentikan pada 2020.

Baca Juga: 5 Mobil Non-LCGC Rp100–150 Jutaan di 2026, Ada CR-V hingga Outlander

Desain Datsun Go Masih Terlihat Modern

Secara tampilan, Datsun Go sebenarnya masih terlihat cukup menarik untuk sebuah mobil murah.

Bagian depan versi pre-facelift menggunakan grille berbentuk honeycomb dengan lampu utama halogen. Lampu sein dan fog lamp pada beberapa varian juga masih menggunakan halogen.

Sementara versi facelift mendapatkan perubahan pada grille yang dibuat lebih besar dan memiliki desain yang mengingatkan pada Datsun Cross. Pada varian tertentu, body kit juga dibuat lebih modern.

Facelift turut membawa perubahan pada bagian pencahayaan. Fog lamp pada versi tertentu digantikan dengan LED DRL.

Dari samping, bodinya memiliki garis yang memanjang dari depan hingga belakang. Pilar dibuat hitam sehingga memberikan kesan lebih sporty. Varian atas juga mendapatkan side skirt dan lampu sein pada spion.

Dimensinya cukup kompak. Versi lima penumpang memiliki panjang sekitar 3,7 meter, sedangkan Go+ Panca sekitar 3,9 meter. Ground clearance mencapai sekitar 170 mm.

Mesin 1.2 Liter dan Cukup Irit

Salah satu bagian menarik dari Datsun Go adalah sektor mesin.

Mobil ini menggunakan mesin HR12DE DOHC 1.200 cc tiga silinder yang juga digunakan pada Nissan March, tetapi mendapatkan penyetelan berbeda.

Untuk versi manual, tenaga yang dihasilkan sekitar 68 PS pada 5.000 rpm. Sementara varian CVT menghasilkan sekitar 78 PS pada 6.000 rpm. Torsi keduanya mencapai 104 Nm pada 4.000 rpm.

Transmisi CVT baru tersedia pada model facelift 2018 ke atas dan hanya untuk varian lima penumpang. Sementara versi tujuh penumpang tidak mendapatkan pilihan CVT.

Dalam penggunaan perkotaan, konsumsi bahan bakarnya disebut dapat berada di kisaran 12–13 km per liter. Mesin tersebut juga disebut masih dapat menggunakan BBM dengan RON yang relatif rendah.

Interior Facelift Lebih Menarik

Interior Datsun Go mengalami perubahan cukup terasa setelah facelift.

Model sebelum 2018 didominasi warna beige dengan desain dashboard sederhana. Sedangkan versi facelift menggunakan dominasi warna hitam dengan desain yang lebih modern dan memiliki kemiripan dengan Datsun Cross.

Head unit juga mengalami peningkatan. Pada varian atas versi facelift, tersedia head unit double DIN touchscreen.

Perubahan lainnya terdapat pada rem tangan, jok depan yang kini terpisah, seat support yang lebih besar serta fitur follow me home.

Namun, beberapa kekurangan tetap ada. Setir belum dapat diatur secara tilt maupun teleskopik, instrumen masih sederhana dan pengaturan AC juga cukup basic.

Ruang baris kedua terbilang cukup untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi belum memiliki armrest. Untuk Go+ Panca, baris ketiga lebih cocok digunakan anak-anak karena ruang kaki dan kepala sangat terbatas.

Harga Datsun Go Bekas 2026

Dari sisi harga, Datsun Go menjadi cukup menarik bagi pemburu mobil murah.

Untuk model pre-facelift atau tahun di bawah 2018, harganya disebut berada di kisaran Rp50 jutaan. Sementara model facelift tahun 2018 ke atas berada di kisaran Rp70–80 jutaan.

Datsun Cross memiliki harga lebih tinggi karena tidak masuk kategori LCGC. Sementara pajak tahunannya disebut berada di kisaran Rp1,5–1,6 jutaan, tergantung tahun, wilayah dan status kepemilikan.

Dengan harga tersebut, Datsun Go dapat menjadi opsi bagi konsumen yang membutuhkan mobil harian dengan budget terbatas.

Meski demikian, calon pembeli tetap perlu mengecek posisi mengemudi, kondisi CVT untuk varian otomatis, kaki-kaki, mesin, interior dan riwayat perawatan sebelum membeli.

Secara keseluruhan, Datsun Go menawarkan kombinasi mesin 1.2 liter, konsumsi BBM yang relatif irit, ukuran kompak dan harga bekas yang terjangkau. Bagi pembeli yang tidak mempermasalahkan keterbatasan fitur dan ergonomi, mobil ini masih menarik untuk dipertimbangkan sebagai kendaraan harian pada 2026.

 

Editor : Gita Dwi Nuraini
Sumber : pinterest
city car murah LCGC bekas Datsun Go Datsun Go bekas 2026 mobil bekas murah