JAKARTA - iPhone 17 Pro menjadi salah satu ponsel yang menarik perhatian setelah digunakan sebagai perangkat utama selama sekitar tiga bulan. Pengalaman pemakaian tersebut mencakup aktivitas sehari-hari seperti media sosial, pembuatan konten, fotografi, hingga perekaman video.
Dalam penggunaan tersebut, desain iPhone 17 Pro disebut masih mempertahankan identitas khas iPhone, tetapi membawa sejumlah perubahan. Salah satu yang paling terlihat adalah bagian kamera yang dibuat lebih lebar serta penggunaan material aluminium. Perubahan material tersebut dinilai membuat perangkat terasa lebih nyaman ketika digenggam dibandingkan iPhone dengan frame titanium.
Namun, penggunaan aluminium juga membuat bodi iPhone 17 Pro terasa lebih licin ketika digunakan tanpa casing, terutama bagi pengguna dengan tangan yang cenderung kering. Karena itu, penggunaan casing dinilai membantu mengurangi risiko perangkat terjatuh maupun mengalami goresan.
Baca Juga: Rangkuman Impresi Pertama iPhone Duo: Ponsel Lipat Titanium Pertama Apple Berchipset A20 Pro
Setelah tiga bulan digunakan, perangkat yang menjadi bahan ulasan tersebut masih disebut dalam kondisi mulus tanpa goresan berarti. Perlindungan casing menjadi salah satu faktor yang membantu menjaga kondisi perangkat. Pengguna juga menyarankan agar iPhone tidak disimpan bersama benda seperti kunci atau koin yang berpotensi menyebabkan goresan.
Pada bagian layar, iPhone 17 Pro menggunakan layar OLED berukuran 6,3 inci dengan refresh rate 120 Hz. Layar tersebut dinilai nyaman digunakan untuk menonton, bermain gim, hingga mengedit foto. Tingkat kecerahan hingga 3.000 nits juga membuat tampilan tetap terlihat ketika digunakan di luar ruangan pada siang hari.
Dari sektor baterai, iPhone 17 Pro disebut mampu memberikan screen time rata-rata sekitar tujuh jam dalam penggunaan moderat. Untuk penggunaan normal seperti media sosial, mengunggah konten, sesekali menggunakan kamera, dan bermain gim, baterainya dapat bertahan hingga malam dengan sisa sekitar 20 sampai 30 persen.
Baca Juga: Bocoran Rangkuman Apple Event: iPhone Duo Lipat Pertama, Ditenagai Chipset A12 Pro dan Touch ID
Setelah tiga bulan pemakaian, battery health perangkat dalam pengalaman pengguna tersebut masih berada di angka 100 persen dengan cycle count sekitar 80. Namun, penggunaan kamera secara intensif, terutama ketika mengambil banyak foto dan video saat bepergian, dapat membuat konsumsi baterai meningkat.
Sektor kamera menjadi salah satu peningkatan yang cukup menonjol. Kamera depan 18 megapiksel dengan fitur Center Stage disebut memberikan fleksibilitas lebih ketika mengambil foto maupun video. Sensor berbentuk kotak juga memungkinkan pengguna mengubah framing tanpa harus memutar perangkat.
Untuk kamera belakang, ketiga kamera pada iPhone 17 Pro menggunakan sensor 48 megapiksel. Kamera tersebut mencakup kamera utama, ultrawide, dan telefoto. Hasil foto dinilai mampu menghasilkan detail, dynamic range, serta kualitas low-light yang baik.
Baca Juga: Rangkuman Impresi Pertama iPhone Duo: Ponsel Lipat Titanium Pertama Apple Berchipset A20 Pro
Kamera telefoto juga menjadi salah satu bagian yang mendapatkan peningkatan. Selain kemampuan zoom optik, perangkat menyediakan pilihan zoom hingga 40 kali secara digital untuk membantu menangkap objek yang berada cukup jauh.
Untuk perekaman video, iPhone 17 Pro masih dinilai unggul berkat stabilisasi, warna natural, detail, serta konsistensi hasil dari berbagai kamera. Perangkat juga menyediakan sejumlah fitur profesional seperti Apple ProRes, Apple Log, dan mode open gate yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan produksi dan pengeditan video.
Dari sisi performa, iPhone 17 Pro yang ditenagai chip A19 Pro disebut mampu menjalankan berbagai aktivitas dengan lancar. Penggunaan aplikasi secara bersamaan maupun bermain gim dalam waktu cukup lama juga dapat dilakukan dengan stabil.
Baca Juga: Bocoran Apple Event: iPhone Duo Lipat, iPhone 18 Pro, dan Estimasi Harga
Sistem vapor chamber turut membantu menjaga suhu perangkat ketika digunakan untuk aktivitas berat. Dalam pengalaman selama tiga bulan, perangkat disebut hanya terasa lebih hangat ketika digunakan untuk bermain gim atau menggunakan kamera secara intensif, tanpa mengalami panas berlebihan.
Secara keseluruhan, pengalaman tiga bulan menunjukkan bahwa iPhone 17 Pro menawarkan peningkatan pada desain, kamera, performa, dan sistem pendinginan. Namun, keputusan untuk melakukan upgrade tetap bergantung pada kebutuhan pengguna, terutama bagi pemilik iPhone generasi sebelumnya yang masih mampu memenuhi aktivitas sehari-hari.
Sumber : @briansolid