JAKARTA - iPhone 16e kembali menjadi perhatian setelah harganya di pasar distributor disebut sudah berada di bawah Rp10 juta. Di tengah lini iPhone yang semakin mengandalkan Dynamic Island dan banyak kamera, iPhone 16e justru mempertahankan konsep yang lebih sederhana. Kondisi tersebut membuat iPhone 16e memiliki karakter berbeda dibandingkan model iPhone terbaru lainnya.
Dalam sebuah pengalaman penggunaan yang dibagikan melalui video, harga menjadi alasan utama perangkat tersebut kembali dipilih. Harga distributor disebut berada di kisaran Rp8,9 juta hingga Rp9 juta, meski stoknya tidak selalu mudah ditemukan. Untuk kapasitas 256 GB, harga yang didapatkan berada di sekitar Rp10 juta.
Sebelumnya, harga resmi iPhone 16e disebut berada di kisaran Rp12,5 juta. Perbedaan harga tersebut membuat perangkat ini kini memiliki posisi yang berbeda di pasar, terutama bagi konsumen yang sejak awal memang mengincar iPhone dengan konsep sederhana.
Satu Kamera dan Notch Masih Dipertahankan
Berbeda dari iPhone yang lebih baru, iPhone 16e hanya membawa satu kamera belakang. Bagian depan juga masih menggunakan desain notch dan belum beralih ke Dynamic Island.
Baca Juga: Nokia Lumia Max 2026 Disebut Cuma Rp3 Jutaan, Bawa Kamera 108 MP dan Baterai 6.000 mAh
Bagi pengguna yang mengejar kelengkapan fitur, kondisi tersebut bisa menjadi kekurangan. Namun, desain sederhana justru menjadi daya tarik bagi pengguna tertentu yang menyukai tampilan iPhone generasi lama.
Dalam pengalaman pengguna yang dibagikan, desain tersebut bahkan dipadukan dengan casing bergaya retro yang terinspirasi dari iPhone generasi pertama. Pendekatan ini memperkuat kesan minimalis yang menjadi karakter perangkat.
iPhone 16e juga dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang tidak menjadikan kamera sebagai kebutuhan utama. Jika aktivitas utama hanya membutuhkan iOS, komunikasi, aplikasi sehari-hari, dan kamera standar, fitur yang lebih terbatas mungkin tidak terlalu menjadi persoalan.
Ada Beberapa Kompromi yang Perlu Diperhatikan
Di balik harga yang lebih rendah, iPhone 16e tetap memiliki sejumlah keterbatasan. Salah satunya adalah tidak adanya kamera ultrawide.
Baca Juga: Nokia Lumia Max 2026 Disebut Cuma Rp3 Jutaan, Bawa Kamera 108 MP dan Baterai 6.000 mAh
Ketiadaan kamera tersebut bisa terasa bagi pengguna yang sering mengambil gambar dengan sudut lebar. Kebutuhan dokumentasi pekerjaan, foto ruangan, atau pengambilan gambar dalam jarak dekat dapat membuat kamera ultrawide menjadi fitur yang cukup berguna.
Layar iPhone 16e juga masih menggunakan refresh rate 60Hz. Pengguna yang sebelumnya memakai smartphone dengan layar 90Hz atau 120Hz kemungkinan akan langsung menyadari perbedaannya saat melakukan scrolling atau berpindah menu.
Fitur MagSafe juga tidak tersedia secara bawaan. Namun, pengisian daya nirkabel tetap didukung sehingga penggunaan casing yang kompatibel dengan aksesori magnet bisa menjadi alternatif.
Posisi iPhone 16e Semakin Spesifik
Dengan berbagai kompromi tersebut, iPhone 16e bukan perangkat yang menawarkan spesifikasi paling lengkap di kelas harganya. Bahkan, iPhone 15 memiliki beberapa fitur yang tidak tersedia pada 16e, seperti Dynamic Island dan kamera ultrawide.
Namun, iPhone 16e memiliki pendekatan berbeda. Perangkat ini menyasar pengguna yang lebih mengutamakan pengalaman iOS dan desain sederhana daripada mengejar sebanyak mungkin fitur.
Harga yang kini disebut sudah di bawah Rp10 juta membuat posisi iPhone 16e semakin menarik untuk diperhatikan. Hanya saja, calon pembeli tetap perlu mempertimbangkan ketersediaan stok serta kebutuhan terhadap kamera ultrawide, refresh rate layar, dan fitur MagSafe sebelum menentukan pilihan.
Editor : Maylanni Diana Fitri