JAKARTA - Tecno Pova Slim 5G menawarkan pendekatan berbeda di tengah persaingan smartphone yang mengutamakan performa dan kamera. Perangkat ini justru menjadikan bodi supertipis, bobot ringan, serta baterai berkapasitas 5.160 mAh sebagai daya tarik utama. Dengan ketebalan sekitar 5,95 mm dan layar lengkung 144 Hz, HP ini mencoba menghadirkan desain premium dengan harga sekitar Rp4,1 juta berdasarkan harga di Shopee Malaysia yang dikonversi ke rupiah. Namun, hasil ulasan Youtuber Cupu menunjukkan bahwa ada sejumlah hal yang perlu dipertimbangkan, terutama terkait kemampuan chipset, kamera, dan dukungan pembaruan perangkat lunak.
Baca Juga: Tecno Pova Slim 5G, HP Tipis dengan Baterai 5.160 mAh dan Layar 144 Hz.
Desain Jadi Alasan Utama Melirik Tecno Pova Slim 5G
Ketika membahas Tecno Pova Slim 5G, aspek yang paling menonjol adalah bentuk fisiknya. Smartphone ini memiliki ketebalan sekitar 5,95 mm dengan layar melengkung pada bagian depan dan desain belakang yang turut mengikuti lekukan bodi.
Menurut pengulas, sensasi menggenggam perangkat ini terasa sangat berbeda karena bobotnya ringan dan dimensinya ramping. Bahkan, ketika dimasukkan ke saku, keberadaan HP terasa tidak terlalu mengganggu. Meski demikian, bodinya yang tipis juga membuat perangkat terasa licin dan menimbulkan kekhawatiran tersendiri ketika digenggam tanpa casing.
Bagian belakangnya menggunakan finishing matte, dipadukan dengan bingkai yang terlihat agak mengilap. Modul kamera dibuat memanjang secara horizontal, sementara bagian depan memiliki bezel yang tergolong standar dengan dagu layar sedikit lebih tebal.
Tecno mengusung klaim ponsel 5G tertipis dengan layar lengkung 3D. Pengulas menyoroti bahwa klaim tersebut perlu dipahami berdasarkan kategorinya, sebab terdapat smartphone lain yang memiliki ketebalan keseluruhan lebih rendah.
Untuk menguji kekokohan bodinya, pengulas memberikan tekanan menggunakan sekitar 50–60 persen tenaga. Dalam pengujian tersebut, perangkat tidak menunjukkan tanda-tanda melengkung. Namun, pengujian ini belum membuktikan ketahanannya terhadap tekanan berat, misalnya ketika tertindih tubuh.
Baterai Besar Menjadi Kejutan di Balik Bodinya
Salah satu hal yang membuat Tecno Pova Slim 5G menarik adalah kapasitas baterainya. Di tengah desain yang sangat ramping, Tecno tetap membekalinya dengan baterai 5.160 mAh.
Kapasitas ini menjadi salah satu keunggulan yang disorot pengulas karena desain tipis tidak selalu identik dengan baterai berukuran kecil. Perangkat tersebut juga mendukung pengisian daya 45 watt dan memiliki fitur bypass charging.
Dalam video, pengulas turut menyinggung pengujian daya tahan baterai dari PhoneBuff yang membandingkan perangkat ini dengan Samsung Galaxy S25 Edge. Berdasarkan hasil yang disampaikan, Tecno Pova Slim 5G masih menyisakan 21 persen daya pada akhir pengujian tersebut.
Meski hasil itu cukup menarik, daya tahan baterai dalam penggunaan sehari-hari tetap dipengaruhi tingkat kecerahan layar, konektivitas, aplikasi, dan intensitas pemakaian.
Performa Cukup untuk Harian, Bukan Fokus Utama
Tecno Pova Slim 5G mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 6400. Dalam pengujian yang dipaparkan Youtuber Cupu, skor AnTuTu 11 perangkat ini berada di kisaran 620.000 poin.
Pengulas menilai performanya bukan yang paling kencang di kelas harganya. Kendati demikian, perangkat masih cukup nyaman digunakan untuk aktivitas harian, meskipun sesekali mengalami perlambatan.
Untuk bermain Mobile Legends, HP ini dinilai masih mampu menjalankan permainan dengan pengaturan Super HD. Setelah digunakan bermain selama 25 menit, persentase baterai berkurang sekitar 7 persen.
Suhu perangkat juga mengalami kenaikan dari sekitar 34 derajat Celsius menjadi 38–39 derajat Celsius. Menurut pengulas, suhu tersebut masih tergolong wajar dalam skenario pengujian yang dilakukan.
Dari sisi layar, perangkat mengusung panel berukuran 6,78 inci dengan refresh rate 144 Hz. Perlindungan Corning Gorilla Glass 7i turut menjadi nilai tambah, sehingga spesifikasi layar tidak sepenuhnya dikorbankan demi mengejar bodi tipis.
Kamera Memiliki Keterbatasan di Kondisi Minim Cahaya
Sektor kamera Tecno Pova Slim 5G terdiri atas kamera utama 50 MP, kamera makro 2 MP, dan kamera depan 13 MP. Konfigurasinya tergolong sederhana karena tidak menyediakan kamera ultrawide.
Pengulas menilai hasil foto cukup baik ketika pencahayaan memadai. Namun, pada kondisi minim cahaya, pengguna harus menjaga kestabilan tangan agar foto tidak mudah buram.
Perekaman video juga memiliki keterbatasan berupa stabilisasi yang terasa kurang optimal ketika berjalan dan rentang dinamis yang terkadang menghasilkan bagian gambar terlalu terang.
Sebagai pelengkap, Tecno menyediakan sejumlah fitur AI, termasuk AI Eraser, AI Expand, dan AI Sharpness. Fitur tersebut membantu menghapus objek, memperluas gambar, serta meningkatkan ketajaman foto.
Perangkat ini juga dilengkapi konektivitas 5G, sertifikasi IP64, speaker mono dengan Dolby Atmos, serta lampu Moonlight di bagian belakang yang dapat menyala saat menerima notifikasi atau mengisi daya.
Harga Rp4 Jutaan, Layak Dipilih?
Berdasarkan video, Tecno Pova Slim 5G dibanderol sekitar Rp4,1 juta untuk varian RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB di Shopee Malaysia setelah dikonversi ke rupiah. Perangkat tersedia dalam warna hitam, putih, dan biru.
Satu hal yang masih menjadi tanda tanya adalah dukungan pembaruan Android. Pengulas mengaku belum menemukan informasi resmi mengenai durasi pembaruan perangkat lunak untuk model ini.
Dengan demikian, Tecno Pova Slim 5G lebih cocok bagi pengguna yang memprioritaskan desain ramping, bobot ringan, layar lengkung, dan baterai besar. Sebaliknya, pengguna yang menginginkan performa lebih tinggi dan kamera lebih lengkap dapat mempertimbangkan Tecno Camon 40 Pro 5G yang disebut dalam video membawa chipset Dimensity 7300, kamera ultrawide, baterai 5.200 mAh, dan speaker stereo.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : youtuber cupu