JAKARTA - HP lipat Motorola Razr Fold hadir dengan pendekatan berbeda di pasar smartphone premium. Selain mengusung desain tipis dan layar utama berukuran 8,1 inci, perangkat ini membawa tiga kamera belakang beresolusi 50 MP yang mendukung kebutuhan fotografi hingga videografi. Kamera utamanya bahkan mampu merekam video beresolusi 8K 30 FPS. Dalam ulasan Gadgetek, ponsel ini disebut memiliki harga promo peluncuran sekitar Rp25,4 juta, termasuk bonus perangkat ekosistem Motorola.
Kemampuan kamera menjadi salah satu aspek yang menonjol pada Motorola Razr Fold. Perangkat ini tidak hanya menawarkan kamera utama, tetapi juga kamera ultrawide dan telefoto. Kombinasi tersebut memberikan pilihan pengambilan gambar yang lebih beragam tanpa harus bergantung pada satu jenis lensa.
Baca Juga: Motorola Razr Fold Dibanderol Rp25 Jutaan, Punya Layar 8,1 Inci dan Baterai 6.000 mAh
Tiga Kamera Belakang dengan Resolusi 50 MP
Motorola Razr Fold dibekali tiga kamera belakang yang masing-masing memiliki resolusi 50 MP. Kamera utamanya menggunakan sensor Sony Lytia 828 dan dilengkapi optical image stabilization (OIS) untuk membantu menjaga kestabilan gambar.
Kamera kedua merupakan ultrawide dengan sudut pandang 122 derajat. Lensa ini dapat digunakan untuk mengambil gambar dengan cakupan lebih luas, sedangkan kamera telefoto menyediakan kemampuan zoom optik 3x dan juga dilengkapi OIS.
Dalam ulasan Gadgetek, hasil foto Motorola Razr Fold dinilai memuaskan ketika digunakan pada kondisi terang maupun minim cahaya. Namun, hasil akhir tetap dapat dipengaruhi kondisi pemotretan, pengaturan kamera, dan cara pengguna mengambil gambar.
Perekaman Video hingga 8K
Selain fotografi, kemampuan perekaman video menjadi daya tarik lain. Ketiga kamera belakang Motorola Razr Fold mendukung perekaman hingga resolusi 4K 60 FPS. Sementara itu, kamera utama mampu merekam video hingga 8K 30 FPS.
Fitur tersebut memberikan pilihan bagi pengguna yang membutuhkan resolusi tinggi untuk membuat konten. Perangkat ini juga dilengkapi Horizon Lock, fitur yang ditujukan untuk membantu menjaga orientasi video, serta indikator mikrofon eksternal yang ditampilkan langsung pada antarmuka kamera.
Kombinasi kamera utama dengan OIS, ultrawide, dan telefoto membuat perangkat ini menawarkan beberapa pilihan pengambilan gambar dalam satu ponsel. Meski demikian, pengguna tetap perlu mempertimbangkan kebutuhan penyimpanan ketika merekam video beresolusi tinggi.
Layar Besar untuk Menikmati Konten
Motorola Razr Fold memiliki layar cover berukuran 6,6 inci dengan rasio 21:9 dan refresh rate hingga 165 Hz. Saat dibuka, pengguna mendapatkan layar utama LTPO berukuran 8,1 inci dengan refresh rate adaptif 1–120 Hz.
Layar utamanya mendukung Pantone Validated Color, Dolby Vision, dan HDR10+. Kamera selfie ditempatkan di sudut layar, sehingga bagian tengah terasa lebih lapang saat digunakan untuk menonton video maupun mengakses aplikasi.
Dari sisi desain, ketebalan perangkat sekitar 4,7 mm saat dibuka dan 10 mm ketika dilipat. Bobotnya mencapai 243 gram, dengan pilihan warna Pantone Lily White serta Black and Blue bertekstur vegan leather.
Baca Juga: Motorola Razr Fold, HP Lipat Rp25 Jutaan dengan Baterai 6.000 mAh
Performa Flagship dan Baterai 6.000 mAh
Motorola Razr Fold menggunakan chipset Snapdragon 8 Gen 5 yang dipadukan dengan RAM 12 GB LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1 sebesar 256 GB. Dalam pengujian Gadgetek, perangkat ini disebut mampu menjalankan Mobile Legends dan PUBG Mobile hingga 120 FPS dengan pengaturan grafis tinggi secara stabil.
Baterainya berkapasitas 6.000 mAh menggunakan teknologi silikon-karbon. Perangkat mendukung pengisian kabel 80 watt dan pengisian nirkabel 50 watt. Adaptor 90 watt disebut tersedia dalam paket penjualan, sedangkan pengisian dari 0 hingga 50 persen diklaim membutuhkan sekitar 24 menit.
Motorola Razr Fold menjalankan Hello UI berbasis Android 16. Motorola juga menjanjikan tujuh kali pembaruan versi Android dan tujuh tahun pembaruan keamanan.
Dengan harga promo peluncuran sekitar Rp25,4 juta, Motorola Razr Fold menyatukan kemampuan kamera beresolusi tinggi, layar besar, performa flagship, dan baterai berkapasitas besar. Perangkat ini dapat dipertimbangkan oleh pengguna yang mencari ponsel lipat premium untuk membuat konten sekaligus menunjang aktivitas sehari-hari.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : gadgetek