Dimensity Gaming di Poco X8 Pro Max, GTA 5 Tembus 55 FPS tetapi Banyak Game PC Gagal Jalan

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 20:05 WIB
Dimensity gaming di Poco X8 Pro Max diuji lewat emulator PC. GTA 5 tembus 55 FPS, tetapi banyak game gagal berjalan.(Pinterest)
Dimensity gaming di Poco X8 Pro Max diuji lewat emulator PC. GTA 5 tembus 55 FPS, tetapi banyak game gagal berjalan.(Pinterest)

JAKARTA - Poco X8 Pro Max dengan chipset MediaTek Dimensity 9500S menunjukkan hasil beragam ketika digunakan untuk menjalankan game PC melalui emulator Android. Dalam pengujian DI GEAR, GTA 5 sempat mencapai sekitar 55 FPS dan Sleeping Dogs berhasil dimainkan. Namun, sejumlah game lain seperti Cyberpunk, Watch Dogs 2, dan Red Dead Redemption 2 belum bisa dijalankan dengan baik.

Pengujian ini menggunakan Poco X8 Pro Max varian RAM 12 GB dan penyimpanan internal 512 GB. Perangkat menjalankan Xiaomi HyperOS 3.0.2 berbasis Android 16 dengan pembaruan keamanan Februari 2026. RAM virtual dinonaktifkan, sedangkan refresh rate layar diatur pada 120 Hz dan mode baterai menggunakan pengaturan Ultimate.

Chipset Dimensity 9500S yang memiliki prosesor octa-core dengan kecepatan hingga 3,73 GHz menjadi modal utama perangkat untuk menjalankan game berat. Meski demikian, spesifikasi tinggi tidak otomatis menjamin semua game PC dapat dimainkan melalui emulator.

Baca Juga: Cerita Perjuangan Duta Lingkungan Indonesia asal Kota Blitar Bangun Bisnis di Bidang Pendidikan

GTA 5 Jadi Salah Satu Game dengan Hasil Terbaik

GTA 5 menjadi salah satu game yang memberikan hasil paling menjanjikan selama pengujian. Permainan berhasil masuk dan sempat menampilkan angka hingga sekitar 55 FPS.

Meski demikian, performanya belum sepenuhnya stabil. Penguji masih menemukan gangguan berupa permainan yang tersendat-sendat ketika dijalankan. Setelah digunakan bermain, suhu perangkat juga meningkat hingga mendekati 49 derajat.

Dengan hasil tersebut, GTA 5 memang menunjukkan potensi untuk dimainkan di Poco X8 Pro Max melalui emulator Game Hub Lite Ludashi. Namun, pengalaman bermainnya belum bisa dikatakan sepenuhnya lancar.

Sleeping Dogs juga berhasil dijalankan. Game ini menjadi pilihan lain yang relatif lebih menjanjikan dibandingkan beberapa judul yang gagal masuk ke permainan. Penguji menyebut tampilan grafisnya tetap menarik meskipun suhu perangkat berada di kisaran 48–49 derajat.

Kedua game tersebut memperlihatkan bahwa ada judul PC yang masih dapat berjalan melalui emulator dengan konfigurasi yang digunakan. Akan tetapi, hasilnya sangat bergantung pada kompatibilitas masing-masing game.

Devil May Cry 5 Hanya Berjalan 9–10 FPS

Tidak semua game memberikan hasil serupa. Assassin's Creed, misalnya, mengalami masalah performa dengan angka sekitar 6 FPS. Kondisi ini membuat permainan terasa sangat tersendat.

Devil May Cry 5 juga sempat berhasil masuk setelah penguji menunggu sekitar enam menit. Namun, performanya hanya berada di kisaran 9–10 FPS. Tampilan game turut mengalami gangguan visual sehingga pengalaman bermain belum nyaman.

Sementara itu, Dragon Ball Sparking Zero hanya menunjukkan sekitar 8 FPS. Permainan kemudian mengalami gangguan hingga akhirnya keluar. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa menjalankan game dengan kebutuhan grafis tinggi melalui emulator tidak selalu berhasil, sekalipun ponsel memiliki chipset bertenaga.

Cyberpunk juga belum berhasil dijalankan. Penguji mengaku telah mencoba beberapa kali dan mengubah pengaturan, tetapi game tersebut tetap tidak bisa masuk ke permainan.

Watch Dogs 2 dan Red Dead Redemption 2 Belum Bisa Dimainkan

Watch Dogs 2 menjadi salah satu game yang tidak berhasil dijalankan dalam pengujian ini. Permainan tidak bisa masuk sama sekali sehingga penguji tidak dapat melanjutkan pengujian performanya.

Nasib serupa dialami God of War. Game tersebut langsung tertutup setelah muncul masalah yang berkaitan dengan D3D.

Red Dead Redemption 2 juga belum menunjukkan hasil yang menggembirakan. Penguji sudah mencoba menjalankannya sekitar tiga hingga empat kali, tetapi game tersebut tetap tidak bisa dimainkan.

Hasil ini menegaskan bahwa performa emulator tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan prosesor. Kompatibilitas game, dukungan driver grafis, serta konfigurasi emulator turut menentukan apakah sebuah judul dapat berjalan dengan baik.

Baca Juga: 10 HP Terbaik untuk Multitasking Harga Rp2 Jutaan, Layar 120 Hz hingga Baterai 7.000 mAh

SSD Eksternal dan Keterbatasan Driver MediaTek

Dalam pengujian ini, DI GEAR menggunakan emulator Game Hub Lite Ludashi dan SSD eksternal berkapasitas 1 TB untuk menyimpan file game. SSD tersebut menggunakan penyimpanan NVMe M.2 dan dipilih agar koleksi game tidak memenuhi memori internal ponsel.

Penguji menggunakan pengaturan yang relatif sederhana. Parameter translation sempat dicoba pada mode Extreme, tetapi beberapa game justru mengalami kendala. Mode Stabil kemudian digunakan untuk pengujian berikutnya.

Salah satu keterbatasan yang disoroti adalah tidak tersedianya pilihan GPU driver pada emulator yang digunakan. Penguji juga menyebut masih minim referensi pengaturan khusus untuk Dimensity 9500S, sehingga belum banyak konfigurasi yang bisa dijadikan acuan.

Karena itu, hasil pengujian ini tidak serta-merta menggambarkan kemampuan maksimal Poco X8 Pro Max. Penggunaan emulator lain atau konfigurasi berbeda mungkin memberikan hasil yang tidak sama, tetapi perlu diuji lebih lanjut.

Secara keseluruhan, pengujian Dimensity gaming pada Poco X8 Pro Max menunjukkan bahwa GTA 5 dan Sleeping Dogs menjadi dua game yang relatif lebih menjanjikan. Sebaliknya, sejumlah game lain masih mengalami kendala kompatibilitas dan performa. Bagi pengguna yang ingin memainkan game PC melalui emulator Android, dukungan perangkat lunak tetap menjadi faktor penting selain spesifikasi chipset.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : DI GEAR
Poco X8 Pro Max Dimensity 9500S Dimensity gaming emulator PC Android GTA 5