Poco X8 Pro Max untuk Gaming Emulator PC, GTA 5 Lancar Sesaat dan Devil May Cry 5 Tersendat

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 20:10 WIB
Dimensity gaming di Poco X8 Pro Max diuji dengan emulator PC. Simak hasil GTA 5, Sleeping Dogs, hingga Devil May Cry 5.(Pinterest)
Dimensity gaming di Poco X8 Pro Max diuji dengan emulator PC. Simak hasil GTA 5, Sleeping Dogs, hingga Devil May Cry 5.(Pinterest)

JAKARTA - Menggunakan ponsel untuk menjalankan game PC melalui emulator menjadi tantangan tersendiri, termasuk bagi Poco X8 Pro Max yang dibekali chipset MediaTek Dimensity 9500S. Dalam pengujian DI GEAR, perangkat ini berhasil menjalankan beberapa game, tetapi belum mampu memberikan performa stabil pada seluruh judul yang dicoba.

Ponsel yang digunakan merupakan varian RAM 12 GB dan penyimpanan internal 512 GB. Perangkat menjalankan Xiaomi HyperOS 3.0.2 berbasis Android 16 dengan pembaruan keamanan Februari 2026. RAM virtual dinonaktifkan, refresh rate layar ditetapkan pada 120 Hz, dan mode baterai diatur ke Ultimate.

Chipset Dimensity 9500S memiliki prosesor octa-core dengan kecepatan hingga 3,73 GHz. Meski memiliki spesifikasi tersebut, kemampuan menjalankan game PC tetap dipengaruhi oleh kompatibilitas emulator, dukungan driver, dan pengaturan masing-masing permainan.

Baca Juga: Cerita Perjuangan Duta Lingkungan Indonesia asal Kota Blitar Bangun Bisnis di Bidang Pendidikan

Mengandalkan Game Hub Lite dan SSD Eksternal

DI GEAR menggunakan Game Hub Lite Ludashi untuk menguji sejumlah game PC di Poco X8 Pro Max. File permainan disimpan pada SSD eksternal berkapasitas 1 TB yang menggunakan penyimpanan NVMe M.2.

Penggunaan SSD eksternal dipilih agar koleksi game tidak memenuhi memori internal ponsel. Penguji juga menyebut proses transfer data melalui perangkat tersebut bisa mencapai sekitar 200–300 MB per detik dalam pengalamannya.

Pengujian dilakukan dengan konfigurasi yang tidak banyak diubah. Penguji mencoba parameter translation pada mode Extreme, tetapi kemudian beralih ke mode Stabil untuk beberapa permainan. Pilihan GPU driver tidak tersedia dalam emulator yang digunakan karena perangkat menggunakan chipset MediaTek.

Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri. Penguji mengaku belum menemukan banyak referensi pengaturan khusus untuk Dimensity 9500S dari kreator konten luar negeri yang biasa dijadikan acuan.

GTA 5 Berhasil Masuk, tetapi Belum Sepenuhnya Stabil

Dari sejumlah game yang dicoba, GTA 5 menjadi salah satu yang paling menjanjikan. Permainan berhasil dibuka dan sempat menampilkan angka sekitar 55 FPS.

Namun, angka tersebut tidak berarti permainan berjalan mulus sepanjang pengujian. Penguji masih menemukan kondisi tersendat-sendat ketika bermain. Setelah digunakan lebih lama, suhu perangkat juga meningkat hingga mendekati 49 derajat.

Dengan demikian, GTA 5 memiliki potensi untuk dijalankan melalui emulator yang digunakan, tetapi kestabilan performanya masih menjadi catatan. Hasil ini juga belum membuktikan bahwa semua pengguna akan memperoleh pengalaman serupa karena konfigurasi emulator dapat berbeda.

Sleeping Dogs menjadi game lain yang berhasil dimainkan. Selain dapat masuk ke permainan, judul ini masih menampilkan grafis yang dinilai menarik oleh penguji. Suhu perangkat selama pengujian berada di kisaran 48–49 derajat.

Kedua game tersebut memberikan gambaran bahwa beberapa judul PC dapat berjalan pada Poco X8 Pro Max melalui emulator. Namun, keberhasilan itu tidak bisa digeneralisasi ke seluruh game.

Game Berat Mengalami FPS Rendah hingga Gagal Dibuka

Hasil berbeda terlihat pada game lainnya. Assassin's Creed hanya menunjukkan sekitar 6 FPS sehingga permainan terasa tersendat. Cyberpunk juga belum berhasil dijalankan meskipun penguji telah mencoba beberapa kali.

Devil May Cry 5 membutuhkan waktu sekitar enam menit hingga akhirnya berhasil masuk ke permainan. Akan tetapi, angka FPS hanya berkisar 9–10. Penguji juga menemukan gangguan pada tampilan grafis meskipun pengaturan grafis telah diturunkan.

Dragon Ball Sparking Zero mengalami kendala serupa. Permainan hanya berjalan sekitar 8 FPS sebelum akhirnya mengalami gangguan dan keluar.

Sementara itu, God of War langsung tertutup setelah muncul masalah terkait D3D. Watch Dogs 2 juga tidak berhasil masuk ke permainan. Red Dead Redemption 2 telah dicoba sekitar tiga hingga empat kali, tetapi tetap belum bisa dijalankan.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa tantangan utama pengujian bukan hanya seberapa tinggi spesifikasi chipset, tetapi juga apakah emulator mampu menjalankan game dengan kompatibilitas yang sesuai.

Baca Juga: 10 HP Terbaik untuk Multitasking Harga Rp2 Jutaan, Layar 120 Hz hingga Baterai 7.000 mAh

Suhu Perangkat Menjadi Catatan Selama Pengujian

Selama menjalankan sejumlah game, penguji mencatat suhu perangkat berada di kisaran 45–49 derajat. Pada pengujian GTA 5, suhu bahkan mendekati 49 derajat sebelum permainan akhirnya keluar.

Penguji juga menggunakan gamepad PS4 untuk membantu bermain. Sementara itu, Gamesir X3 yang dimilikinya tidak digunakan karena aksesori tersebut terhubung melalui USB Type-C, yang tidak sesuai dengan kebutuhan penggunaan SSD eksternal dalam konfigurasi pengujian.

Perlu diperhatikan bahwa pengujian ini menggunakan emulator Game Hub Lite Ludashi, pengaturan yang relatif sederhana, dan file game yang disiapkan penguji. Hasilnya tidak otomatis mewakili performa melalui emulator lain atau konfigurasi yang telah dioptimalkan.

Secara keseluruhan, Poco X8 Pro Max dengan Dimensity 9500S menunjukkan hasil yang beragam untuk kebutuhan Dimensity gaming melalui emulator PC. GTA 5 dan Sleeping Dogs menjadi dua judul yang berhasil dijalankan, sedangkan sejumlah game lain mengalami kendala FPS, tampilan grafis, atau kompatibilitas. Dukungan emulator dan konfigurasi yang tepat masih menjadi faktor penting untuk meningkatkan pengalaman bermain.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : DI GEAR
Poco X8 Pro Max Dimensity 9500S Dimensity gaming emulator PC Game Hub Lite