JAKARTA - Pengujian emulator game PC pada Poco X8 Pro Max memperlihatkan bahwa performa chipset MediaTek Dimensity 9500S tidak selalu menjamin semua permainan berjalan lancar. Dalam pengujian DI GEAR, beberapa game berhasil dibuka, tetapi sebagian lainnya mengalami FPS rendah, gangguan grafis, hingga gagal dijalankan. Suhu perangkat juga tercatat mendekati 49 derajat ketika digunakan bermain.
Ponsel yang diuji merupakan Poco X8 Pro Max dengan RAM 12 GB dan penyimpanan internal 512 GB. Perangkat menggunakan Xiaomi HyperOS 3.0.2 berbasis Android 16 dengan pembaruan keamanan Februari 2026.
Penguji menonaktifkan RAM virtual karena menganggap fitur tersebut tidak terlalu diperlukan. Refresh rate layar diatur pada 120 Hz, sedangkan mode baterai menggunakan pengaturan Ultimate. Chipset Dimensity 9500S yang memiliki prosesor octa-core dengan kecepatan hingga 3,73 GHz menjadi andalan perangkat dalam pengujian ini.
Baca Juga: Cerita Perjuangan Duta Lingkungan Indonesia asal Kota Blitar Bangun Bisnis di Bidang Pendidikan
Suhu Meningkat saat GTA 5 Dijalankan
GTA 5 menjadi salah satu game yang berhasil dibuka melalui emulator Game Hub Lite Ludashi. Dalam sesi permainan, angka FPS sempat mencapai sekitar 55. Namun, performanya belum sepenuhnya stabil karena masih terjadi gangguan berupa permainan yang tersendat.
Setelah bermain, penguji mencatat suhu perangkat mendekati 49 derajat. GTA 5 juga akhirnya mengalami kendala hingga keluar dari permainan.
Hasil tersebut memperlihatkan bahwa kemampuan membuka game tidak selalu sejalan dengan kestabilan selama bermain. Angka FPS yang sempat tinggi belum cukup untuk memastikan pengalaman bermain berlangsung lancar sepanjang sesi.
Sleeping Dogs memberikan hasil yang relatif lebih menjanjikan. Game tersebut berhasil dimainkan dan masih menampilkan grafis yang dinilai menarik oleh penguji. Suhu perangkat saat pengujian berada di kisaran 48–49 derajat.
Sementara itu, sejumlah game lain memperlihatkan keterbatasan yang lebih jelas. Kondisi ini menunjukkan bahwa hasil pengujian emulator dapat berbeda bergantung pada game yang dijalankan.
Devil May Cry 5 Hanya Mencapai 9–10 FPS
Ketika mencoba Devil May Cry 5, penguji harus menunggu sekitar enam menit hingga permainan berhasil masuk. Setelah terbuka, FPS hanya berkisar 9–10. Tampilan grafis juga mengalami gangguan meskipun pengaturan permainan telah dicoba diturunkan.
Assassin's Creed menunjukkan performa yang lebih rendah, yakni sekitar 6 FPS. Permainan terasa sangat tersendat sehingga belum nyaman dimainkan.
Dragon Ball Sparking Zero juga belum memberikan hasil memuaskan. Game tersebut hanya berjalan pada sekitar 8 FPS sebelum mengalami gangguan dan akhirnya keluar.
Cyberpunk tidak berhasil masuk ke permainan meskipun sudah dicoba beberapa kali. God of War juga langsung tertutup setelah muncul masalah terkait D3D.
Adapun Watch Dogs 2 tidak bisa dibuka sama sekali. Red Dead Redemption 2 pun belum berhasil dijalankan setelah penguji mencobanya sekitar tiga hingga empat kali.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa persoalan menjalankan game PC melalui emulator bukan hanya berkaitan dengan spesifikasi perangkat. Kompatibilitas perangkat lunak dan dukungan driver juga berpengaruh besar.
Menggunakan SSD Eksternal untuk Menyimpan Game
DI GEAR menjalankan pengujian menggunakan SSD eksternal berkapasitas 1 TB yang menggunakan penyimpanan NVMe M.2. Semua file game disimpan di perangkat tersebut agar tidak memenuhi penyimpanan internal Poco X8 Pro Max.
Penguji memilih Game Hub Lite Ludashi karena emulator ini termasuk yang direkomendasikan oleh sejumlah kreator konten luar negeri menurut pengalamannya. Namun, ia mengaku belum menemukan banyak referensi pengaturan khusus untuk Dimensity 9500S.
Pada pengaturan emulator, parameter translation sempat diatur ke mode Extreme. Akan tetapi, beberapa game justru tidak bisa masuk, sehingga penguji beralih ke mode Stabil.
Keterbatasan lain adalah tidak tersedianya pilihan GPU driver pada emulator yang digunakan. Akibatnya, penguji tidak dapat mencoba berbagai driver untuk mencari konfigurasi yang lebih cocok dengan game tertentu.
Penguji juga menggunakan gamepad PS4 untuk bermain. Gamesir X3 miliknya tidak digunakan karena aksesori tersebut tersambung melalui USB Type-C, sedangkan konfigurasi pengujian membutuhkan port tersebut untuk SSD eksternal.
Baca Juga: 10 HP Terbaik untuk Multitasking Harga Rp2 Jutaan, Layar 120 Hz hingga Baterai 7.000 mAh
Performa Emulator Belum Konsisten
Berdasarkan hasil pengujian, Sleeping Dogs dan GTA 5 menjadi dua game yang paling menjanjikan di antara judul yang dicoba. Meski begitu, GTA 5 masih mengalami gangguan performa, sedangkan sejumlah game lain belum bisa dimainkan dengan nyaman.
Suhu perangkat yang mendekati 49 derajat juga menjadi catatan selama sesi permainan. Namun, angka tersebut merupakan hasil pengamatan dalam pengujian ini dan tidak cukup untuk menyimpulkan kondisi suhu pada seluruh skenario penggunaan.
Perlu diperhatikan bahwa pengujian dilakukan menggunakan Game Hub Lite Ludashi dengan konfigurasi yang relatif sederhana. Penggunaan emulator lain atau pengaturan yang lebih optimal mungkin memberikan hasil berbeda, tetapi belum dibuktikan dalam pengujian tersebut.
Dengan demikian, Poco X8 Pro Max dengan Dimensity 9500S memang mampu menjalankan beberapa game PC melalui emulator, tetapi kompatibilitas masih menjadi tantangan. Pengguna yang ingin mencoba Dimensity gaming sebaiknya tidak hanya melihat spesifikasi chipset, melainkan juga mempertimbangkan dukungan emulator dan pengaturan game yang digunakan.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : DI GEAR