5 HP Foldable 2026 dengan Teknologi Canggih, Samsung Z Fold 7 hingga Huawei Mate X7

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 21:20 WIB
5 HP foldable 2026 dengan layar besar, kamera canggih, baterai jumbo, dan fitur AI untuk menunjang produktivitas.(Pinterest)
5 HP foldable 2026 dengan layar besar, kamera canggih, baterai jumbo, dan fitur AI untuk menunjang produktivitas.(Pinterest)

JAKARTA - HP foldable atau smartphone layar lipat semakin berkembang dengan menawarkan perpaduan antara desain ringkas dan layar berukuran besar. Perangkat di kelas premium kini tidak hanya mengandalkan kemampuan melipat layar, tetapi juga menghadirkan kamera beresolusi tinggi, fitur kecerdasan buatan (AI), serta dukungan multitasking untuk menunjang produktivitas.

Dalam video Gadget Ten, terdapat lima HP foldable yang menjadi sorotan, yakni Samsung Galaxy Z Fold 7, Google Pixel 10 Pro Fold, Huawei Mate X7, Oppo Find N6, dan Honor Magic V6. Kelimanya memiliki pendekatan berbeda dalam menghadirkan pengalaman smartphone layar lipat.

Samsung menonjolkan produktivitas melalui Galaxy AI, Google mengintegrasikan kecerdasan buatan dengan ekosistem perangkat lunaknya, sedangkan Huawei memberikan perhatian pada material dan fotografi. Oppo berfokus pada pengalaman layar dengan lipatan yang lebih samar, sementara Honor menawarkan kombinasi bodi tipis dan baterai berkapasitas besar.

Berikut ulasan lima HP foldable premium tersebut berdasarkan informasi yang disampaikan dalam video.

Baca Juga: Cerita Perjuangan Duta Lingkungan Indonesia asal Kota Blitar Bangun Bisnis di Bidang Pendidikan

1. Samsung Galaxy Z Fold 7, Layar Besar untuk Produktivitas

Samsung Galaxy Z Fold 7 dirancang untuk pengguna yang membutuhkan perangkat fleksibel untuk bekerja sekaligus menikmati hiburan. Ponsel ini memiliki bodi dengan ketebalan sekitar 8,9 mm ketika dilipat dan bobot sekitar 215 gram.

Bagian bodinya menggunakan Advanced Armor Aluminum dan Gorilla Glass Ceramic 2. Samsung juga memperbarui mekanisme engsel untuk memberikan pengalaman melipat yang lebih baik. Bekas lipatan pada layar utama masih terlihat, tetapi disebut lebih samar dibandingkan generasi sebelumnya.

Layar internalnya menggunakan panel Dynamic AMOLED 2X berukuran 8 inci dengan refresh rate adaptif 1–120 Hz. Tingkat kecerahannya diklaim mencapai 2.600 nit. Sementara itu, layar eksternal berukuran 6,5 inci dengan rasio 21:9 untuk menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih menyerupai smartphone biasa.

Performa perangkat ditopang Snapdragon 8 Elite for Galaxy, RAM hingga 16 GB, dan penyimpanan internal hingga 1 TB. Galaxy Z Fold 7 juga mendukung Wi-Fi 7 serta disebut memiliki fitur komunikasi satelit untuk kebutuhan darurat.

Sektor kamera terdiri dari kamera utama 200 MP, kamera ultrawide, dan kamera telefoto dengan zoom optik 3x. Kapasitas baterainya mencapai 4.400 mAh dengan dukungan pengisian daya cepat, nirkabel, dan reverse wireless charging.

Salah satu daya tarik utamanya adalah Galaxy AI 2.0. Fitur Live Translate disebut dapat digunakan pada lebih banyak aplikasi, termasuk layanan pesan pihak ketiga. Ada pula Note Assist, Transcript Assist, Generative Edit, dan Sketch to Image.

Samsung juga menghadirkan rekomendasi berbasis AI yang mempelajari kebiasaan pengguna saat menjalankan aplikasi dalam tampilan layar terpisah. Fitur tersebut mendukung pengalaman multitasking yang menjadi salah satu keunggulan smartphone lipat.

Dalam video, harga perangkat ini disebut mulai sekitar 1.900 dolar AS untuk varian 256 GB dan mencapai 2.500 dolar AS untuk kapasitas 1 TB.

2. Google Pixel 10 Pro Fold, Mengutamakan Kecerdasan Buatan

Google Pixel 10 Pro Fold menawarkan pengalaman smartphone lipat yang berpusat pada perangkat lunak, AI, dan dukungan pembaruan jangka panjang.

Perangkat ini menggunakan rangka logam yang dipadukan dengan Gorilla Glass Victus 2. Salah satu keunggulan yang disorot adalah sertifikasi IP68, yang menunjukkan perlindungan terhadap debu dan air berdasarkan standar pengujian terkait.

Google menyediakan layar eksternal OLED berukuran 6,4 inci dan layar internal 8 inci. Kedua layar mendukung refresh rate hingga 120 Hz serta tingkat kecerahan tinggi untuk membantu penggunaan di berbagai kondisi pencahayaan.

Untuk performa, Pixel 10 Pro Fold mengandalkan chipset Tensor G5 dengan RAM 16 GB. Pilihan penyimpanannya mencapai 1 TB. Integrasi Gemini dan ekosistem perangkat lunak Google menjadi bagian penting dari pengalaman penggunaan perangkat ini.

Kamera belakangnya terdiri dari kamera utama 48 MP, ultrawide 10,5 MP, dan telefoto 10,8 MP dengan zoom optik 5x. Walaupun resolusi kamera utamanya lebih rendah dibandingkan beberapa pesaing, Google mengandalkan pemrosesan fotografi komputasional untuk mendukung kualitas gambar.

Baterainya berkapasitas 5.000 mAh dan mendukung pengisian daya nirkabel berbasis Qi. Dalam video, perangkat ini juga disebut mendapatkan dukungan pembaruan perangkat lunak selama tujuh tahun.

Kombinasi layar besar, fitur AI, dan dukungan pembaruan tersebut membuat Google Pixel 10 Pro Fold menarik bagi pengguna yang mengutamakan integrasi layanan Google dan produktivitas.

Baca Juga: 10 HP Terbaik untuk Multitasking Harga Rp2 Jutaan, Layar 120 Hz hingga Baterai 7.000 mAh

3. Huawei Mate X7, Kombinasi Material Premium dan Kamera

Huawei Mate X7 membawa pendekatan yang berfokus pada desain premium, ketahanan perangkat, dan kemampuan fotografi. Ketebalannya disebut sekitar 4,5 mm saat dibuka dan 9,5 mm ketika dilipat.

Salah satu ciri desainnya adalah pilihan lapisan kulit vegan pada sejumlah varian. Material ini memberikan alternatif bagi pengguna yang menginginkan tampilan berbeda dari smartphone dengan bagian belakang berbahan kaca.

Huawei Mate X7 disebut memiliki sertifikasi IP58 dan IP59. Engsel berbahan rocket steel juga diklaim mampu bertahan hingga satu juta kali lipatan. Meski begitu, ketahanan perangkat tetap bergantung pada kondisi penggunaan dan tidak berarti ponsel kebal terhadap kerusakan.

Layar internalnya menggunakan panel LTPO berukuran 8 inci dengan refresh rate adaptif mulai dari 1 Hz hingga 120 Hz. Huawei juga berupaya mengurangi tampilan bekas lipatan agar pengalaman menonton dan bekerja terasa lebih nyaman.

Untuk layar eksternal, tersedia panel berukuran 6,49 inci yang dilindungi Crystal Armor Kunlun Glass. Perangkat ini dibekali RAM 16 GB dan penyimpanan internal 512 GB.

Dapur pacunya menggunakan chipset Kirin 9030 Pro. Video menyoroti kemampuan multitasking dan produktivitasnya, meskipun perangkat ini tidak secara khusus ditempatkan sebagai pilihan utama untuk gaming.

Pada sektor fotografi, Huawei Mate X7 membawa sistem kamera XMAGE yang mencakup kamera utama dengan teknologi variable aperture, kamera periskop telefoto, dan kamera ultrawide. Konfigurasi tersebut memberikan fleksibilitas dalam mengambil gambar dari berbagai situasi.

Baterainya berkapasitas 5.600 mAh. Dengan material premium, layar besar, dan sistem kamera tersebut, Huawei Mate X7 ditujukan bagi pengguna yang menginginkan perangkat lipat dengan perhatian khusus pada desain dan fotografi.

4. Oppo Find N6, Berusaha Mengurangi Bekas Lipatan Layar

Oppo Find N6 menjadikan pengalaman layar sebagai salah satu fokus utama. Perangkat ini dirancang untuk mengurangi tampilan crease atau garis lipatan tanpa mengesampingkan performa, kamera, dan kapasitas baterai.

Ketebalannya disebut sekitar 8,93 mm saat dilipat dan 4,2 mm ketika dibuka. Oppo menggunakan engsel titanium Flexion generasi kedua serta rangka aluminium kelas aerospace untuk menunjang struktur perangkat.

Perlindungan terhadap air dan debu didukung sertifikasi IP58 dan IP59. Pada bagian layar, Oppo menggunakan panel LTPO OLED berukuran 8,12 inci dengan refresh rate adaptif hingga 120 Hz.

Teknologi engsel yang diperbarui dan material memory glass yang disebut memiliki kemampuan memulihkan bentuknya ditujukan untuk membuat bekas lipatan lebih samar ketika layar digunakan sehari-hari.

Layar eksternalnya berukuran 6,62 inci dan mendukung Dolby Vision. Ukuran ini memungkinkan pengguna menjalankan aktivitas dasar tanpa harus membuka perangkat setiap saat.

Oppo Find N6 mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5, dengan pilihan RAM hingga 16 GB dan penyimpanan internal hingga 1 TB. Sistem operasinya disebut menggunakan Android 16 dengan ColorOS 16 yang dioptimalkan untuk layar besar.

Untuk fotografi, tersedia kamera utama 200 MP, kamera periskop telefoto 50 MP, dan kamera ultrawide 50 MP. Sistem kamera tersebut juga dikembangkan melalui kolaborasi dengan Hasselblad.

Baterainya berkapasitas 6.000 mAh dengan pengisian daya kabel 80 watt dan nirkabel 50 watt. Kombinasi ini membuat Oppo Find N6 menarik bagi pengguna yang menginginkan layar lipat dengan bekas lipatan lebih samar, performa tinggi, dan kemampuan fotografi yang lengkap.

5. Honor Magic V6, Bodi Tipis dengan Baterai 6.660 mAh

Honor Magic V6 menggabungkan desain tipis, baterai berkapasitas besar, dan spesifikasi kelas flagship. Ketebalannya disebut sekitar 4 mm ketika perangkat dibuka dan 8,75 mm saat dilipat.

Bodinya menggunakan aluminium kelas aerospace yang dipadukan dengan engsel baja yang diperkuat. Engsel tersebut diklaim mampu bertahan hingga 500.000 kali lipatan. Perangkat ini juga disebut memiliki perlindungan terhadap air dan debu.

Layar internalnya berukuran 7,95 inci menggunakan panel LTPO AMOLED, sedangkan layar eksternalnya berukuran 6,5 inci. Keduanya mendukung refresh rate hingga 120 Hz, teknologi kenyamanan mata, dan input stylus.

Untuk performa, Honor Magic V6 menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan Android 16 dan MagicOS 10.

Sektor kamera terdiri dari kamera utama 50 MP, kamera periskop telefoto 64 MP dengan zoom optik 3x, serta kamera ultrawide 50 MP. Konfigurasi tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan fotografi dari berbagai jarak dan sudut pandang.

Keunggulan lainnya adalah baterai silikon-karbon berkapasitas 6.660 mAh. Pengisian daya didukung teknologi kabel 80 watt dan nirkabel 66 watt.

Kapasitas baterai yang besar dan bodi tipis menjadi daya tarik utama Honor Magic V6. Perangkat ini dapat dipertimbangkan oleh pengguna yang membutuhkan smartphone layar lipat untuk mobilitas tinggi tanpa mengabaikan daya tahan baterai.

Tips Memilih HP Foldable Sebelum Membeli

Kelima HP foldable tersebut memiliki karakteristik yang berbeda. Samsung Galaxy Z Fold 7 lebih menonjolkan produktivitas dan fitur Galaxy AI, sedangkan Google Pixel 10 Pro Fold berfokus pada integrasi Gemini dan dukungan pembaruan perangkat lunak.

Huawei Mate X7 menawarkan material premium dan sistem kamera XMAGE. Oppo Find N6 mengutamakan pengalaman layar dengan bekas lipatan yang lebih samar, sementara Honor Magic V6 menggabungkan bodi tipis dan baterai 6.660 mAh.

Sebelum membeli, calon pengguna sebaiknya memperhatikan ukuran layar, kapasitas baterai, kemampuan kamera, dukungan pembaruan sistem operasi, serta perlindungan terhadap air dan debu. Mekanisme lipatan juga perlu menjadi pertimbangan karena karakteristiknya berbeda dari smartphone biasa.

Harga dan ketersediaan setiap model di Indonesia perlu diperiksa melalui kanal resmi sebelum menentukan pilihan. Informasi spesifikasi dalam video juga sebaiknya dicocokkan kembali dengan dokumentasi produsen, terutama untuk perangkat yang memiliki perbedaan konfigurasi berdasarkan wilayah pemasaran.

Dengan mempertimbangkan kebutuhan dan anggaran, pengguna dapat memilih HP foldable yang bukan hanya menawarkan desain unik, tetapi juga benar-benar mendukung aktivitas sehari-hari.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Gadget Ten
Samsung Galaxy Z Fold 7 HP foldable Honor Magic V6 Google Pixel 10 Pro Fold Huawei Mate X7