JAKARTA - HP foldable menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan layar luas tanpa harus membawa perangkat sebesar tablet. Teknologi smartphone layar lipat terus berkembang dengan peningkatan pada desain engsel, kualitas layar, kemampuan kamera, serta fitur kecerdasan buatan atau AI.
Dalam video Gadget Ten, lima HP foldable premium yang dibahas adalah Oppo Find N6, Honor Magic V6, Samsung Galaxy Z Fold 7, Huawei Mate X7, dan Google Pixel 10 Pro Fold. Masing-masing menawarkan keunggulan tersendiri, mulai dari kamera beresolusi tinggi hingga baterai berkapasitas besar.
Selain layar utama berukuran sekitar 8 inci, perangkat-perangkat tersebut membawa layar eksternal untuk penggunaan seperti smartphone konvensional. Pengguna juga dapat memanfaatkan layar yang lebih luas untuk multitasking, menikmati video, membaca dokumen, maupun menjalankan beberapa aplikasi sekaligus.
Berikut rangkuman lima HP foldable berdasarkan spesifikasi yang disampaikan dalam video Gadget Ten.
Baca Juga: Revitalisasi Pasar Legi Blitar Disorot Pedagang, Konsep Hall Lantai II Dipertanyakan
1. Oppo Find N6, Kamera Utama 200 MP dan Layar Lipat 8,12 Inci
Oppo Find N6 menempatkan kualitas layar sebagai salah satu daya tarik utamanya. Perangkat ini dirancang untuk membuat garis lipatan atau crease pada layar internal terlihat lebih samar, sekaligus mempertahankan spesifikasi kelas flagship.
Dalam video, ketebalan Oppo Find N6 disebut sekitar 8,93 mm ketika dilipat dan 4,2 mm saat dibuka. Struktur perangkat menggunakan engsel titanium Flexion generasi kedua serta rangka aluminium kelas aerospace.
Oppo juga disebut membekali ponsel ini dengan sertifikasi IP58 dan IP59. Sementara itu, layar internalnya menggunakan panel LTPO OLED berukuran 8,12 inci dengan refresh rate adaptif hingga 120 Hz.
Teknologi engsel yang diperbarui dan material memory glass diklaim membantu mengurangi tampilan bekas lipatan saat perangkat digunakan. Pada bagian luar, tersedia layar 6,62 inci yang mendukung Dolby Vision agar pengalaman menggunakan perangkat ketika dilipat tetap nyaman.
Dari sisi performa, Oppo Find N6 mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5. Konfigurasinya mencakup RAM hingga 16 GB dan penyimpanan internal hingga 1 TB. Perangkat ini disebut menjalankan Android 16 dengan antarmuka ColorOS 16 yang dioptimalkan untuk layar besar.
Kamera menjadi keunggulan lainnya. Oppo Find N6 membawa kamera utama 200 MP, kamera periskop telefoto 50 MP, dan kamera ultrawide 50 MP. Sistem kamera tersebut juga dikaitkan dengan kolaborasi Oppo bersama Hasselblad.
Baterainya berkapasitas 6.000 mAh, dengan pengisian daya kabel 80 watt dan nirkabel 50 watt. Kombinasi layar besar, kamera beresolusi tinggi, dan pengisian daya cepat membuat perangkat ini menarik bagi pengguna yang menginginkan HP foldable serbaguna.
2. Honor Magic V6, Baterai 6.660 mAh dalam Bodi Tipis
Honor Magic V6 menawarkan kombinasi desain tipis, baterai berkapasitas besar, dan perangkat keras kelas flagship. Dalam video, perangkat ini disebut memiliki ketebalan sekitar 4 mm saat dibuka dan 8,75 mm ketika dilipat.
Bodinya menggunakan aluminium kelas aerospace yang dipadukan dengan engsel baja yang diperkuat. Engsel tersebut diklaim mampu bertahan hingga 500.000 kali lipatan. Perangkat ini juga dilengkapi perlindungan terhadap air dan debu.
Layar internal Honor Magic V6 menggunakan panel LTPO AMOLED berukuran 7,95 inci. Sementara itu, layar eksternalnya berukuran 6,5 inci. Kedua layar mendukung refresh rate hingga 120 Hz, teknologi kenyamanan mata, serta input stylus.
Untuk performa, Honor Magic V6 mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan sistem operasi Android 16 dan antarmuka MagicOS 10.
Kamera belakangnya terdiri dari kamera utama 50 MP, kamera periskop telefoto 64 MP dengan zoom optik 3x, serta kamera ultrawide 50 MP. Konfigurasi tersebut memberikan pilihan untuk memotret objek dari berbagai jarak.
Salah satu keunggulan paling menonjol adalah baterai silikon-karbon berkapasitas 6.660 mAh. Pengisian daya didukung teknologi kabel 80 watt dan nirkabel 66 watt.
Dengan kapasitas baterai yang besar dan desain ramping, Honor Magic V6 ditujukan bagi pengguna yang mengutamakan mobilitas, daya tahan baterai, serta fleksibilitas layar lipat.
3. Samsung Galaxy Z Fold 7, Fitur Galaxy AI untuk Multitasking
Samsung Galaxy Z Fold 7 mengandalkan layar besar dan fitur produktivitas untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Desainnya disebut lebih tipis dibandingkan generasi sebelumnya, dengan ketebalan sekitar 8,9 mm saat dilipat dan bobot sekitar 215 gram.
Perangkat ini menggunakan Advanced Armor Aluminum dan Gorilla Glass Ceramic 2. Samsung juga memperbarui mekanisme engsel, sementara bekas lipatan pada layar utama diklaim lebih samar dibandingkan generasi terdahulu.
Layar internalnya menggunakan panel Dynamic AMOLED 2X berukuran 8 inci dengan refresh rate adaptif 1–120 Hz. Tingkat kecerahannya disebut mencapai 2.600 nit. Sementara itu, layar eksternal berukuran 6,5 inci dengan rasio 21:9 untuk memberikan pengalaman penggunaan yang lebih mendekati smartphone biasa.
Samsung Galaxy Z Fold 7 ditenagai Snapdragon 8 Elite for Galaxy, dengan pilihan RAM hingga 16 GB dan penyimpanan internal hingga 1 TB. Perangkat ini juga mendukung Wi-Fi 7 dan disebut memiliki fitur komunikasi satelit untuk keadaan darurat.
Di sektor fotografi, tersedia kamera utama 200 MP, kamera ultrawide, dan kamera telefoto dengan zoom optik 3x. Kapasitas baterainya mencapai 4.400 mAh, disertai pengisian daya cepat, pengisian nirkabel, dan reverse wireless charging.
Fitur Galaxy AI 2.0 menjadi bagian penting dari pengalaman perangkat. Live Translate disebut mendukung lebih banyak aplikasi, termasuk layanan pesan pihak ketiga. Ada pula Note Assist dan Transcript Assist untuk membantu pengelolaan catatan dan transkrip.
Fitur Generative Edit dapat digunakan untuk menyunting foto, sedangkan Sketch to Image mengubah sketsa sederhana menjadi gambar hasil generasi AI. Samsung juga menghadirkan rekomendasi berbasis AI yang mempelajari kebiasaan pengguna dalam menjalankan aplikasi secara bersamaan.
Dalam video, harga Galaxy Z Fold 7 disebut mulai sekitar 1.900 dolar AS untuk varian 256 GB dan mencapai 2.500 dolar AS untuk kapasitas 1 TB.
4. Huawei Mate X7, Kamera XMAGE dan Engsel Tahan Lipatan
Huawei Mate X7 menggabungkan desain premium, material khusus, dan sistem kamera yang ditujukan untuk penggemar fotografi. Ketebalannya disebut sekitar 4,5 mm saat dibuka dan 9,5 mm ketika dilipat.
Salah satu ciri desainnya adalah pilihan lapisan kulit vegan pada beberapa varian. Perangkat ini juga disebut memiliki sertifikasi IP58 dan IP59 untuk perlindungan terhadap air dan debu.
Engsel berbahan rocket steel diklaim mampu bertahan hingga satu juta kali lipatan. Namun, klaim tersebut perlu dipahami sebagai hasil atau target pengujian komponen, bukan jaminan perangkat tidak akan mengalami kerusakan selama pemakaian.
Huawei Mate X7 menggunakan layar internal LTPO berukuran 8 inci dengan refresh rate adaptif mulai dari 1 Hz hingga 120 Hz. Layar eksternalnya berukuran 6,49 inci dan dilindungi Crystal Armor Kunlun Glass.
Perangkat ini mengandalkan chipset Kirin 9030 Pro, RAM 16 GB, serta penyimpanan internal 512 GB. Video menyoroti kemampuan multitasking dan produktivitasnya, meskipun bukan sebagai perangkat yang secara khusus berfokus pada performa gaming.
Sektor fotografi menggunakan sistem kamera XMAGE, termasuk kamera utama dengan teknologi variable aperture, kamera periskop telefoto, dan kamera ultrawide. Susunan tersebut dirancang untuk memberikan fleksibilitas dalam memotret berbagai objek dan kondisi.
Baterainya memiliki kapasitas 5.600 mAh. Huawei Mate X7 dapat dipertimbangkan oleh pengguna yang mencari smartphone layar lipat dengan desain premium dan kemampuan fotografi sebagai salah satu prioritas utama.
5. Google Pixel 10 Pro Fold, Dukungan AI dan Pembaruan Tujuh Tahun
Google Pixel 10 Pro Fold mengutamakan optimalisasi perangkat lunak, fitur AI, dan dukungan pembaruan jangka panjang. Perangkat ini menggunakan rangka logam serta Gorilla Glass Victus 2 pada bagian luarnya.
Salah satu fitur yang disorot adalah sertifikasi IP68 untuk perlindungan terhadap debu dan air. Google juga disebut menghadirkan engsel baru untuk meningkatkan kelancaran mekanisme lipatan dan daya tahan perangkat.
Layarnya terdiri dari panel OLED eksternal berukuran 6,4 inci dan layar internal 8 inci. Keduanya mendukung refresh rate hingga 120 Hz serta tingkat kecerahan tinggi untuk membantu penggunaan di luar ruangan.
Dari sisi performa, Google Pixel 10 Pro Fold menggunakan chipset Tensor G5 dengan RAM 16 GB. Pilihan penyimpanan internalnya mencapai 1 TB.
Integrasi Gemini dan ekosistem perangkat lunak Google menjadi salah satu daya tarik utamanya. Pendekatan tersebut menitikberatkan pada pemanfaatan AI dan pengalaman penggunaan yang terhubung dengan layanan Google.
Untuk fotografi, tersedia kamera utama 48 MP, kamera ultrawide 10,5 MP, serta kamera telefoto 10,8 MP dengan zoom optik 5x. Google mengandalkan pemrosesan fotografi komputasional untuk mendukung hasil gambar, meskipun resolusi kamera utamanya lebih rendah dibandingkan sejumlah pesaing.
Baterainya berkapasitas 5.000 mAh dan mendukung pengisian daya nirkabel berbasis Qi. Dalam video, Google Pixel 10 Pro Fold disebut menawarkan dukungan pembaruan perangkat lunak selama tujuh tahun.
Kombinasi layar besar, fitur AI, dan dukungan pembaruan tersebut menjadikannya pilihan bagi pengguna yang mengutamakan ekosistem Google dan penggunaan jangka panjang.
HP Foldable Mana yang Layak Dipilih?
Lima HP foldable tersebut menawarkan keunggulan berbeda sesuai kebutuhan pengguna. Oppo Find N6 menonjolkan layar dengan bekas lipatan yang lebih samar dan kamera utama 200 MP. Honor Magic V6 mengutamakan desain tipis serta baterai 6.660 mAh.
Samsung Galaxy Z Fold 7 cocok dipertimbangkan bagi pengguna yang memprioritaskan multitasking dan fitur Galaxy AI. Huawei Mate X7 menawarkan pendekatan premium dengan sistem kamera XMAGE, sedangkan Google Pixel 10 Pro Fold berfokus pada integrasi AI dan dukungan pembaruan perangkat lunak.
Sebelum membeli, calon pengguna sebaiknya membandingkan ukuran layar, kapasitas baterai, kemampuan kamera, serta dukungan perangkat lunak. Harga dan ketersediaan resmi di Indonesia juga perlu diperiksa karena dapat berbeda dari informasi harga internasional.
Pengguna perlu memperhatikan garansi dan layanan perbaikan layar karena smartphone lipat memiliki mekanisme yang lebih kompleks daripada ponsel biasa. Dengan memilih berdasarkan kebutuhan, HP foldable dapat menjadi perangkat yang mendukung produktivitas sekaligus hiburan dalam satu produk.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Gadget Ten