JAKARTA - HP foldable semakin berkembang menjadi perangkat premium yang menawarkan lebih dari sekadar layar lipat. Produsen kini berlomba menghadirkan desain lebih tipis, engsel yang diperkuat, kamera canggih, serta fitur kecerdasan buatan (AI) untuk menunjang kebutuhan produktivitas dan hiburan.
Dalam video Gadget Ten, lima HP foldable yang menjadi sorotan adalah Google Pixel 10 Pro Fold, Samsung Galaxy Z Fold 7, Honor Magic V6, Huawei Mate X7, dan Oppo Find N6. Kelima perangkat tersebut memiliki keunggulan berbeda, mulai dari dukungan perangkat lunak jangka panjang hingga baterai berkapasitas besar.
Layar internal berukuran sekitar 8 inci menjadi salah satu daya tarik utama smartphone layar lipat tersebut. Ukuran ini memberikan ruang lebih luas untuk membuka beberapa aplikasi, menikmati konten multimedia, dan menyelesaikan pekerjaan tanpa harus selalu menggunakan tablet.
Berikut lima HP foldable premium yang dibahas dalam video Gadget Ten beserta spesifikasi dan keunggulannya.
Baca Juga: Revitalisasi Pasar Legi Blitar Disorot Pedagang, Konsep Hall Lantai II Dipertanyakan
1. Google Pixel 10 Pro Fold, Dukungan Pembaruan hingga 7 Tahun
Google Pixel 10 Pro Fold mengutamakan pengalaman perangkat lunak, fitur AI, dan dukungan pembaruan jangka panjang. Pendekatan ini membuatnya berbeda dari sejumlah pesaing yang lebih menonjolkan bodi tipis atau spesifikasi kamera beresolusi tinggi.
Perangkat ini menggunakan rangka logam dengan Gorilla Glass Victus 2 pada bagian luarnya. Google juga menghadirkan engsel yang diperbarui untuk mendukung mekanisme lipatan yang lebih mulus dan meningkatkan daya tahan.
Salah satu fitur yang disorot adalah sertifikasi IP68 untuk perlindungan terhadap debu dan air. Namun, sertifikasi tersebut tetap memiliki batas pengujian dan tidak berarti perangkat sepenuhnya kebal terhadap kerusakan akibat air.
Google Pixel 10 Pro Fold memiliki layar eksternal OLED berukuran 6,4 inci dan layar internal 8 inci. Kedua layar mendukung refresh rate hingga 120 Hz serta tingkat kecerahan tinggi untuk membantu penggunaan di luar ruangan.
Sektor performa mengandalkan chipset Tensor G5 dengan RAM 16 GB. Pilihan penyimpanan internalnya mencapai 1 TB. Integrasi Gemini dan ekosistem perangkat lunak Google menjadi bagian penting dari pengalaman menggunakan perangkat ini.
Untuk fotografi, terdapat kamera utama 48 MP, kamera ultrawide 10,5 MP, serta kamera telefoto 10,8 MP dengan zoom optik 5x. Google mengandalkan pemrosesan fotografi komputasional untuk mendukung hasil gambar.
Baterainya berkapasitas 5.000 mAh dan mendukung pengisian daya nirkabel berbasis Qi. Dalam video, perangkat ini disebut mendapatkan dukungan pembaruan perangkat lunak selama tujuh tahun.
Kombinasi layar besar, integrasi AI, dan dukungan pembaruan panjang membuat Google Pixel 10 Pro Fold menarik bagi pengguna yang mengutamakan ekosistem Google.
2. Samsung Galaxy Z Fold 7, Multitasking dengan Galaxy AI
Samsung Galaxy Z Fold 7 dirancang untuk pengguna yang membutuhkan layar besar untuk bekerja dan menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan. Perangkat ini memiliki ketebalan sekitar 8,9 mm saat dilipat dan bobot sekitar 215 gram.
Bodinya menggunakan Advanced Armor Aluminum dan Gorilla Glass Ceramic 2. Mekanisme engsel juga diperbarui, sementara bekas lipatan pada layar utama disebut lebih samar dibandingkan generasi sebelumnya.
Layar internal menggunakan panel Dynamic AMOLED 2X berukuran 8 inci dengan refresh rate adaptif 1–120 Hz dan tingkat kecerahan yang disebut mencapai 2.600 nit. Sementara itu, layar eksternalnya berukuran 6,5 inci dengan rasio 21:9 agar terasa lebih natural ketika digunakan seperti smartphone biasa.
Samsung membekali perangkat ini dengan Snapdragon 8 Elite for Galaxy, RAM hingga 16 GB, dan penyimpanan internal hingga 1 TB. Dukungan Wi-Fi 7 juga tersedia, sedangkan fitur komunikasi satelit untuk keadaan darurat turut disebut dalam video.
Di sektor kamera, Galaxy Z Fold 7 memiliki kamera utama 200 MP, kamera ultrawide, dan kamera telefoto dengan zoom optik 3x. Kapasitas baterainya mencapai 4.400 mAh, dengan dukungan pengisian daya cepat, nirkabel, dan reverse wireless charging.
Galaxy AI 2.0 menjadi salah satu fitur unggulannya. Live Translate disebut mendukung lebih banyak aplikasi, termasuk layanan pesan pihak ketiga. Fitur Note Assist dan Transcript Assist juga membantu pengguna mengelola catatan serta transkrip.
Selain itu, tersedia Generative Edit untuk menyunting foto dan Sketch to Image untuk mengubah sketsa sederhana menjadi gambar hasil generasi AI. Sistem rekomendasi berbasis AI turut membantu penggunaan aplikasi dalam mode layar terpisah.
Dalam video, harga perangkat ini disebut berkisar 1.900 dolar AS untuk varian 256 GB hingga 2.500 dolar AS untuk kapasitas 1 TB.
3. Honor Magic V6, Desain Tipis dengan Baterai 6.660 mAh
Honor Magic V6 menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mengutamakan mobilitas dan kapasitas baterai. Perangkat ini disebut memiliki ketebalan sekitar 4 mm saat dibuka dan 8,75 mm ketika dilipat.
Bodinya menggunakan aluminium kelas aerospace dengan engsel baja yang diperkuat. Engsel tersebut diklaim mampu bertahan hingga 500.000 kali lipatan. Honor Magic V6 juga disebut memiliki perlindungan terhadap air dan debu.
Layar internalnya menggunakan panel LTPO AMOLED berukuran 7,95 inci, sedangkan layar eksternal berukuran 6,5 inci. Keduanya mendukung refresh rate hingga 120 Hz. Dukungan stylus dan teknologi kenyamanan mata juga menjadi bagian dari fitur perangkat ini.
Untuk performa, Honor Magic V6 mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan Android 16 dan antarmuka MagicOS 10.
Sistem kameranya terdiri dari kamera utama 50 MP, kamera periskop telefoto 64 MP dengan zoom optik 3x, serta kamera ultrawide 50 MP. Konfigurasi ini memberikan fleksibilitas untuk mengambil foto dengan sudut pandang yang berbeda.
Daya tahan menjadi salah satu keunggulan utamanya. Honor Magic V6 membawa baterai silikon-karbon berkapasitas 6.660 mAh, disertai pengisian daya kabel 80 watt dan nirkabel 66 watt.
Kapasitas baterai tersebut menjadi daya tarik bagi pengguna yang sering bepergian dan membutuhkan perangkat dengan layar besar tanpa terlalu sering mengisi daya.
4. Huawei Mate X7, Sistem Kamera XMAGE untuk Fotografi
Huawei Mate X7 menggabungkan desain premium, material khusus, dan sistem kamera yang ditujukan untuk kebutuhan fotografi. Ketebalannya disebut sekitar 4,5 mm ketika dibuka dan 9,5 mm saat dilipat.
Pada sejumlah varian, Huawei menawarkan lapisan kulit vegan yang memberikan tampilan berbeda dari perangkat dengan bagian belakang kaca. Ponsel ini juga disebut memiliki sertifikasi IP58 dan IP59.
Engsel berbahan rocket steel diklaim mampu bertahan hingga satu juta kali lipatan. Meski demikian, angka tersebut merupakan klaim ketahanan engsel dan tidak menjamin perangkat bebas dari kerusakan dalam semua kondisi penggunaan.
Layar internalnya menggunakan panel LTPO berukuran 8 inci dengan refresh rate adaptif mulai 1 Hz hingga 120 Hz. Layar eksternal berukuran 6,49 inci dan dilindungi Crystal Armor Kunlun Glass.
Huawei Mate X7 dibekali chipset Kirin 9030 Pro, RAM 16 GB, dan penyimpanan internal 512 GB. Video menyoroti kemampuan multitasking perangkat ini, meskipun fokus utamanya bukan semata-mata performa gaming.
Sistem kamera XMAGE mencakup kamera utama dengan teknologi variable aperture, kamera periskop telefoto, dan kamera ultrawide. Konfigurasi tersebut dirancang untuk memberikan fleksibilitas dalam berbagai situasi fotografi.
Baterainya berkapasitas 5.600 mAh. Dengan kombinasi material premium, layar besar, dan sistem kamera tersebut, Huawei Mate X7 ditujukan bagi pengguna yang mengutamakan desain serta kemampuan fotografi.
5. Oppo Find N6, Layar Lipat dengan Crease Lebih Samar
Oppo Find N6 mengutamakan pengalaman menggunakan layar lipat dengan upaya mengurangi tampilan bekas lipatan. Perangkat ini memiliki ketebalan sekitar 8,93 mm ketika dilipat dan 4,2 mm saat dibuka.
Strukturnya menggunakan engsel titanium Flexion generasi kedua serta rangka aluminium kelas aerospace. Oppo juga disebut menghadirkan sertifikasi IP58 dan IP59 untuk perlindungan terhadap debu dan air.
Layar utama menggunakan panel LTPO OLED berukuran 8,12 inci dengan refresh rate adaptif hingga 120 Hz. Teknologi engsel dan material memory glass yang disebut memiliki kemampuan memulihkan bentuknya diklaim membantu membuat garis lipatan lebih samar dalam penggunaan sehari-hari.
Layar eksternalnya berukuran 6,62 inci dan mendukung Dolby Vision. Dengan demikian, pengguna dapat melakukan aktivitas dasar tanpa harus membuka perangkat setiap saat.
Untuk performa, Oppo Find N6 menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan pilihan RAM hingga 16 GB dan penyimpanan internal hingga 1 TB. Perangkat ini disebut menjalankan Android 16 dengan ColorOS 16.
Sektor kamera menjadi daya tarik lainnya. Oppo Find N6 memiliki kamera utama 200 MP, kamera periskop telefoto 50 MP, dan kamera ultrawide 50 MP. Sistem tersebut juga dikaitkan dengan kolaborasi Oppo bersama Hasselblad.
Baterainya berkapasitas 6.000 mAh dengan dukungan pengisian daya kabel 80 watt dan nirkabel 50 watt. Kombinasi tersebut membuat Oppo Find N6 menarik bagi pengguna yang menginginkan layar lipat besar dengan spesifikasi kamera dan pengisian daya yang kompetitif.
Pertimbangkan Kebutuhan Sebelum Membeli HP Foldable
Setiap HP foldable dalam daftar ini memiliki keunggulan yang berbeda. Google Pixel 10 Pro Fold menonjolkan integrasi AI dan dukungan pembaruan tujuh tahun. Samsung Galaxy Z Fold 7 menawarkan fitur produktivitas, sedangkan Honor Magic V6 mengunggulkan baterai besar dalam bodi tipis.
Huawei Mate X7 lebih berfokus pada desain premium dan fotografi. Sementara itu, Oppo Find N6 menawarkan layar besar dengan teknologi yang dirancang untuk mengurangi tampilan bekas lipatan.
Sebelum membeli, calon pengguna sebaiknya mempertimbangkan kapasitas baterai, kualitas kamera, ukuran layar, dukungan perangkat lunak, dan ketahanan engsel. Garansi serta biaya perbaikan layar juga penting diperiksa karena mekanisme ponsel lipat lebih kompleks dibandingkan smartphone biasa.
Harga dan ketersediaan setiap model di Indonesia perlu dipastikan melalui kanal resmi. Spesifikasi yang disebutkan dalam video juga sebaiknya dicocokkan dengan informasi produsen karena konfigurasi dapat berbeda berdasarkan pasar.
Dengan mempertimbangkan kebutuhan dan anggaran, pengguna dapat memilih HP foldable yang sesuai untuk mendukung produktivitas, komunikasi, fotografi, maupun hiburan sehari-hari.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Gadget Ten