JAKARTA - Meski dibanderol relatif murah, Bajaj Qute memiliki karakter berbeda dibandingkan mobil penumpang pada umumnya. Kendaraan ini dirancang untuk kebutuhan transportasi komersial, terutama sebagai alternatif bajaj roda tiga. Reviewer otomotif Fitra Eri mengulas unit milik Ridwan Hanif untuk melihat apakah kendaraan mungil tersebut masih layak dipertimbangkan sebagai kendaraan harian.
Baca Juga: Pesanan Rebana di Blitar Kian Sepi, Perajin Ngadirejo yang Dulu Kirim 500 Unit Sehari Kini Bertahan
Harga Bajaj Qute 2026 dan Status Penjualannya
Harga Bajaj Qute menjadi daya tarik utama bagi calon pembeli yang memiliki anggaran terbatas. Dalam video ulasannya, Fitra Eri menyebut harga baru kendaraan ini dahulu berada di kisaran Rp70 jutaan. Sementara itu, unit bekas milik Ridwan Hanif diperoleh dengan harga sekitar Rp30 juta setelah proses negosiasi.
Namun, angka tersebut bukan patokan harga resmi untuk seluruh unit pada 2026. Kondisi kendaraan, tahun produksi, jarak tempuh, dan kelengkapan dokumen dapat memengaruhi harga jualnya.
Calon pembeli juga perlu mengetahui bahwa Bajaj Qute sudah tidak lagi dijual sebagai mobil baru di Indonesia. Karena itu, pencarian kendaraan ini lebih relevan diarahkan ke pasar mobil bekas.
Dengan anggaran sekitar Rp30 jutaan, konsumen memang bisa mempertimbangkan kendaraan ini sebagai alternatif sepeda motor. Keberadaan atap, pintu, dan empat roda menjadi keunggulan tersendiri, terutama bagi pengguna yang ingin terlindung dari hujan ketika berkendara.
Meski demikian, harga murah tidak otomatis menjadikan Bajaj Qute pilihan terbaik. Pembeli tetap perlu memperhitungkan biaya perawatan dan kondisi teknis kendaraan sebelum memutuskan transaksi.
Spesifikasi Mesin dan Konsumsi BBM Bajaj Qute
Bajaj Qute memiliki mesin berkapasitas sekitar 217 cc dengan tenaga kurang lebih 10,8 HP. Mesin satu silinder tersebut menggunakan teknologi injeksi bahan bakar dan ditempatkan di bagian belakang kendaraan.
Tenaga mesin disalurkan ke roda belakang melalui transmisi sekuensial lima percepatan. Konfigurasi tersebut berbeda dari mobil penumpang konvensional, sehingga pengemudi perlu menyesuaikan diri ketika mengoperasikan perpindahan gigi.
Dalam pengujian yang dilakukan Fitra Eri, performa kendaraan ini tergolong terbatas. Kecepatan maksimal yang dirasakan saat pengujian berada di kisaran 70 kilometer per jam. Ketika melaju di jalan tol, kecepatan kendaraan bahkan sempat tertahan di sekitar 55 kilometer per jam.
Kondisi unit yang diuji juga memengaruhi pengalaman berkendara. Fitra Eri mendapati indikasi kopling selip, getaran, serta perpindahan tenaga yang kurang halus. Artinya, pengalaman tersebut tidak bisa langsung dianggap mewakili seluruh unit Bajaj Qute yang dijual di pasar bekas.
Dari sisi konsumsi bahan bakar, Ridwan Hanif memperkirakan kendaraan tersebut mampu menempuh sekitar 35 kilometer dengan satu liter bensin. Angka itu menjadi salah satu keunggulan yang menarik, meskipun Fitra Eri belum melakukan pengujian konsumsi BBM secara mandiri.
Baca Juga: Pesanan Rebana di Blitar Kian Sepi, Perajin Ngadirejo yang Dulu Kirim 500 Unit Sehari Kini Bertahan
Kelebihan dan Kekurangan Bajaj Qute
Bajaj Qute mempunyai sejumlah kelebihan untuk kebutuhan tertentu. Dimensinya yang kecil membuat kendaraan lebih mudah bermanuver di jalan sempit dan memiliki radius putar yang relatif kecil.
Kendaraan ini juga menawarkan perlindungan dari hujan yang tidak tersedia pada sepeda motor biasa. Kabinnya dapat menampung hingga lima orang, meski ruang dan kenyamanannya tetap terbatas jika dibandingkan dengan mobil keluarga pada umumnya.
Di sisi lain, fitur yang tersedia sangat sederhana. Material interior terasa biasa, kaca masih menggunakan mekanisme geser, dan tidak tersedia power window. Unit yang diulas juga hanya memiliki blower tambahan tanpa sistem pendingin udara yang berfungsi sebagai AC.
Aspek keselamatan turut menjadi perhatian. Dalam ulasannya, Fitra Eri menyebut Bajaj Qute pernah memperoleh satu bintang dalam pengujian Euro NCAP. Kendaraan ini juga tidak dilengkapi fitur keselamatan modern seperti ABS dan kontrol stabilitas.
Karena itu, konsumen tidak sebaiknya menyamakan tingkat perlindungannya dengan mobil penumpang modern. Pemeriksaan kondisi rem, kopling, mesin, dan struktur kendaraan menjadi langkah penting sebelum membeli unit bekas.
Pada akhirnya, harga Bajaj Qute 2026 yang menarik perlu dipertimbangkan bersama fungsi dan keterbatasannya. Kendaraan ini lebih masuk akal bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan komersial sederhana atau transportasi jarak dekat, bukan untuk perjalanan jauh dengan tuntutan kenyamanan dan keselamatan tinggi.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Fitra Feri