BLITAR - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar berkomitmen menjaga lingkungan di Bumi Bung Karno tetap asri dan berseri. Salah satu program yang kini digencarkan adalah diet plastik.
Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui DLH Kota Blitar telah menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) nomor 21 Tahun 2023 tentang Pembatasan Penggunaan Plastik Sekali Pakai. Regulasi itu diterbitkan tepat pada Hari Jadi ke-117 Kota Blitar 1 April 2023. Pemkot Blitar melaunching pembatasan penggunaan plastik sekali pakai, baik di minimarket hingga supermarket.
Peluncuran program diet plastik ditandai dengan penyerahan simbolis kantong plastik ramah lingkungan oleh Walikota Blitar beserta jajaran forkompimda. “Melalui program diet plastik, mudah-mudahan bisa mengurangi sampah dari plastik di Kota Blitar. Apalagi, sampah plastik sulit terurai. Karena itu perlu dibatasi penggunaannya,” tegas Kepala DLH Kota Blitar Jajuk Indihartati.
Upaya lainnya, yakni menggalakkan program kali bersih (prokasih). Pada peringatan World Cleanup Day (WCD) 2023, DLH bersama sejumlah komunitas pegiat lingkungan membersihkan sejumlah sungai di Kota Blitar. Kegiatan itu melibatkan relawan yang berasal dari RSK Budi Rahayu, BPBD Kota Blitar, FPRB Kota Blitar, GP Ansor Kota Blitar, PSHT Kota Blitar, Mapala Bawana UNISBA Blitar, Mapala UNU Blitar, Mapala UNIPA, Relawan Sahabat Indonesia Korwil Blitar, Sahabat Alam Blitar, BEM UNISBA Blitar, BEM UNU Blitar, dan BEM UNIPA.
Komitmen DLH Kota Blitar dalam menjaga lingkungan itupun diganjar sejumlah prestasi. Pada Februari lalu, penghargaan Adipura 2022 kembali diraih. Penghargaan Adipura tersebut sudah yang ke-15 kalinya diterima secara berturut-turut.
Kemudian pada September, DLH Kota Blitar kembali menorehkan prestasi. Sebanyak 9 kelurahan di Kota Blitar menerima penghargaan Kelurahan Berseri dari DLH Provinsi Jawa Timur (Jatim). Untuk kategori Pratama diraih kelurahan Sananwetan, Tanggung, Ngadirejo dan Tlumpu. Kategori Madya, yakni kelurahan Karangtengah, Gedog, Sentul, dan Rembang. Sementara kategori Mandiri diraih oleh Kelurahan Klampok.
Tak berhenti disitu, lima sekolah di Kota Blitar juga diganjar penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional Tahun 2023. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kelima sekolah berprestasi itu adalah SD Alam Al Ghifari, SDN Sentul 1, SDI Tanjungsari, dan SMP Alam Al Ghifari.
Prestasi berikutnya, Wali Kota Blitar Santoso menerima penghargaan Apresiasi Pembina Proklim (Program Kampung Iklim) Terbaik dan RW 6 Kepanjenlor menerima piala Proklim Lestari. Penghargaan diberikan oleh Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar. “Ya, wali kota Blitar dinilai telah berhasil meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi dan mitigasi terhadap dampak perubahan iklim serta penurunan emisi GRK (Gas Rumah Kaca),” terang Jajuk.
Pada peringatan, Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2023, DLH melaunching program gerakan 1 RW 1 Bank Sampah. Launching itu ditandai dengan penyerahan SK Bank Sampah oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar Jajuk Indihartati kepada Bank Sampah Asri Lestari dan peralatan bank sampah oleh Wali Kota Blitar Santoso.
Di pengujung tahun ini, DLH akhirnya meresmikan Taman Keanekaragaman Hayati alias Taman Kehati. Peresmian itu bagian dari rangkaian Kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023. “Taman Kehati ini merupakan kawasan pencadangan sumberdaya alam hayati lokal, di luar kawasan hutan, dengan fungsi konservasi insitu dan eksitu,” jelasnya.
Di Taman Kehati terdapat ikon khas berupa spaceframe yang saling terhubung membentuk bola. Ikon ini melambangkan hubungan kesatuan manusia dan bumi yang terjalin erat. “Koleksi tanaman di Taman Kehati ditata sesuai struktur dan komposisi vegetasi alami untuk mendukung kelestarian satwa penyerbukan dan pemencar biji,” tandasnya. (sub)