BLITAR - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Blitar menjadi jantung teknologi, informasi, dan komunikasi daerah. Setahun perjalanan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih berbasis teknologi informasi tidaklah mudah.
Namun, semangat untuk memberikan pelayanan dan inovasi yang terbaik terus bergelora.
”Ini menjadi sebuah perjalanan yang tak hanya merefleksikan perkembangan infrastruktur digital, tetapi juga semangat dan tekad warga Kota Blitar untuk terus bersatu dalam era revolusi teknologi,” tegas Kepala Diskominfo Kota Blitar Mujianto, Kamis (28/12/2024).
Sejumlah upaya dimaksimalkan untuk mewujudkan smart city di Bumi Bung Karno. Di antaranya adalah mengimplementasikan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju terciptanya layanan umum dan administrasi pemerintahan terdigital.
Mengembangkan infrastruktur jaringan internet dan intranet, serta akses layanan internet untuk masyarakat guna mendukung digitalisasi.
Berikutnya, mengembangkan pemanfaatan layanan data center untuk meningkatkan keamanan dan integrasi data serta interoperabilitas sistem pemerintahan berbasis elektronik. Menyediakan informasi dan dokumentasi berbasis elektronik.
”Mengembangkan kelompok informasi masyarakat (KIM) guna penyebaran, penyediaan dan pemanfaatan informasi, yang dilaksanakan oleh pemerintah secara aktif, mengumpulkan informasi yang bermanfaat untuk dapat diakses oleh masyarakat,” lanjutnya.
Tak kalah penting, meningkatkan layanan informasi publik melalui media pemkot yang berkualitas, sehingga dapat diakses dengan mudah dan cepat.
Lalu, mengembangkan layanan satu data melalui sistem pemerintahan berbasis elektronik. Serta, mengembangkan layanan persandian dan keamanan informasi.
“Nantikan perubahan yang jauh lebih terkoneksi, terdepan, dan terinformatif. Karena kami percaya, Semakin Digital Semakin Keren,” tandasnya. (*/sub/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah