Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Atlet di Blitar ini Belum Sembuh Pasca Insiden dengan Pemain Asal Malang, KONI: Kami Akan Bersurat ke Gubernur

Agus Muhaimin • Selasa, 12 Maret 2024 | 02:57 WIB
MOTIVASI: Atlet peraih medali pada Porprov VIII 2023 usai penyerahan reward secara simbolis di Pendapa Ronggo Hadi Negoro, Jumat (8/3).
MOTIVASI: Atlet peraih medali pada Porprov VIII 2023 usai penyerahan reward secara simbolis di Pendapa Ronggo Hadi Negoro, Jumat (8/3).

BLITAR - Ratusan atlet dari 26 cabang olahraga (cabor) berprestasi telah menerima reward Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII 2023.

Kendati begitu, event tingkat regional ini masih menyisakan pekerjaan rumah bagi Komite Olahraga Nasional (KONI) Kabupaten Blitar. 

Ya, cedera yang dialami salah seorang atlet futsal Kabupaten Blitar, Hanafi Jauhar Ahmad, belum sembuh sempurna pasca tendangan yang dilayangkan atlet futsal asal Kota Malang. 

KONI berencana bersurat kepada gubernur agar hal itu tidak terulang kembali. “Atlet futsal kami masih belum sembuh sampai sekarang.

Makanya kami akan besurat ke gubernur,” kata Ketua KONI Kabupaten Blitar, Tony Andreas, di sela-sela sambutannya saat rangkaian penyerahan reward atelt Porprov VIII 2023 di Pendapa Ronggo Hadi Negoro, Jumat (8/3/2024).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Blitar Anindya Putra Robertus tidak menampik hal tersebut. Pemerintah daerah, kata dia, terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan rumah sakit daerah. “Kami tetap memantau perkembangan kesehatannya,” ujarnya.

Pihaknya juga sependapat dengan langkah yang bakal dilakukan oleh KONI Kabupaten Blitar untuk mewujudkan sportivitas dalam event olahraga.

“KONI akan bersurat ke gubernur agar ada sanksi untuk PSSI Malang. Selama itu, demi kebaikan olahraga, kami akan mendukung langkah itu,” katanya.

Sementara itu, Bupati Rini Syarifah mengatakan bahwa pemerintah daerah terus berupaya maksimal untuk memfasilitasi bakat olahraga masyarakat Kabupaten Blitar.

“Perjuangan adik luar biasa, kami selalu berupaya agar anggaran (bonus atlet, Red) bisa segera diterima,” ucapnya.

Menurutnya, komitmen pemerintah daerah ini diwujudkan dengan pemisahan organsasi perangkat daerah (OPD).

Sebelumnya, dinas pemuda dan olahraga menjadi satu OPD bersama dinas pariwasata dan kebudayaan.

“Ini juga bukti bahwa kami mendukung adik-adik agar mempunyai kesempatan untuk mengukir prestasi di bidang olahraga,” katanya.

Bupati berharap ada progres positif pada gelaran porprov berikutnya. Kendati begitu, pihaknya juga akan menerima hasil akhir senyampang upaya optimal sudah dilakukan.

“Porprov VI kita ada di posisi ke-11, Porprov VII di posisi ke-8, kalau bisa target kita nanti di posisi ke-5. Harus disiplin agar ke depan bisa naik peringkat,” terangnya. (hai/c1)

Baca Juga: Dari Total 217 CJH, Masih 58 Calon Jemaah Haji di Kota Blitar Lunasi BIPIH, Mayoritas Karena Alasan Ini

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#KONI kabupaten blitar #futsal #atlet