Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pangdam V Brawijaya Tutup Program TMMD Ke-119 di Desa Wonotirto, Bupati Blitar Berharap Mayarakat Merawat Fasilitas

Mohammad Syafi'uddin • Kamis, 21 Maret 2024 | 16:40 WIB

 

SINERGI: Bupati Rini Syarifah, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay , jajaran forkopimda, dan para stakeholder terkait TMMD Ke-119 di Desa Wonotirto berfoto bersama usai upacara
SINERGI: Bupati Rini Syarifah, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay , jajaran forkopimda, dan para stakeholder terkait TMMD Ke-119 di Desa Wonotirto berfoto bersama usai upacara

BLITAR - Genap sebulan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-119 bahu-membahu membangun di Desa/Kecamatan Wonotirto. Selain perbaikan rumah tidak layak huni, tempat ibadah, dan rabat jalan, pembangunan jaringan air bersih juga sudah rampung dilaksanakan.

Sekitar 150 prajurit dari tiga matra mengikuti rangkaian upacara di lapangan SMPN 1 Wonotirto sebelum kembali ke pangkalan masing-masing Rabu (20/3/2024).

Selain Bupati Rini Syarifah dan jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), Panglima Kodam (Pangdam) V Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay juga mengikuti penutupan tersebut.

“Tujuan dari TMMD ini adalah kerja sama antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kemudian, bersama-sama membantu pemerintah dalam percepatan pembangunan, khususnya daerah-daerah tertinggal, terpencil, terisolasi, atau daerah-daerah atau desa terdalam,” ucap Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay, saat pemimpin upacara penutupan tersebut.

APRESIASI: Bupati Rini Syarifah menerima piagam penghargaan dari Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay.
APRESIASI: Bupati Rini Syarifah menerima piagam penghargaan dari Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay.

Lebih lanjut, jenderal dengan dua bintang di pundak ini mengungkapkan, Kabupaten Blitar menjadi salah satu dari lima daerah di Jawa Timur yang melaksanakan program TMMD. Secara teknis, program ini diisi dengan dua kegiatan yakni fisik dan nonfisik.

Kegiatan fisik meliputi pembangunan infrastruktur seperti pembuatan talut, rabat beton, sabo dam, jaringan air bersih, sanitasi, pembuatan dreinase, renovasi lima tempat ibadah, dan renovasi 15 rumah tidak layak huni (RTLH).

“Itu bisa direalisasikan berdasarkan dukungan pemerintah daerah. Jadi, kita bekerja sama dengan pemerintah daerah membangun infrastruktur di desa,” ujarnya.

Sementara itu, kegiatan nonfisik diwujudkan dalam berbagai sosialisasi yang ikut dibantu oleh beberapa stakeholkder, salah satunya Polri. Misalnya, dengan sosialisasi bahaya narkoba dan pengenalan aturan hukum.

“Ada juga sosialisasi  yang dilaksanakan oleh organisasi perangkat daerah. Sehingga sinegritas yang dilaksanakan dalam kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar. Bahkan di sini, unsur mayarakat juga hadir, ikut bersama-sama membangun bersama TNI, Polri, dan pemerintah daerah,” lanjutnya.

Baca Juga: Pemkab Blitar Usulkan Formasi 3.112 ASN, Tunggu Persetujuan PMK, Berikut Rincian Formasi Baru

Di lokasi yang sama, Bupati Rini Syarifah mengaku bersyukur dengan adanya program TMMD di Desa Wonotirto ini. Dia berharap infrastruktur dan fasilitas yang sudah dibangun tersebut bisa bertahan lama.

“Saya berharap masyarakat bisa terus merawat apa yang sudah dikerjakan saat TMMD saat ini,” ujarnya.

Lebih lanjut,  Mak Rini mengungkapkan, Desa Wonotirto dipilih sebagai lokasi kegiatan TMMD karena masuk kategori terpencil di Kabupaten Blitar.

Selain itu, daerah ini juga memiliki kondisi infrakstruktur yang masih kurang memadai. Untuk itu, dipilih sebagai lokasi TMMD sehingga diharapkan dapat mempercepat akselerasi pembangunan di desa tersebut. (mg2/c1/hai)

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#tmmd #Bupati Rini Syarifah #perbaikan rumah