BLITAR - Gerbong mutasi kembali bergulir di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot Blitar, Kamis (21/3/2024). Kurang lebih ada 30 pejabat struktural yang terdiri dari pejabat eselon II, III, dan IV. Di antaranya, melantik enam jabatan pimpinan tinggi pratama alias eselon II.
Diketahui, sebelumnya lima kursi kepala dinas dan Inspektur Inspektorat Daerah Kota Blitar diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Itu agar roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap optimal selama proses pengisian jabatan.
Wali Kota Blitar Santoso mengatakan, pengisian kursi kepala dinas sudah melalui seleksi terbuka (selter) serta dipantau panitia seleksi (pansel). Rangkaian lelang jabatan ini merujuk rekomendasi dari Komite Aparatur Sipil Negara (KASN).
"Jabatan yang kosong sudah diisi dan statusnya definitif. Total tadi ada 30 pejabat secara keseluruhan," ujarnya kepada Jawa Pos Radar Blitar.
Santoso mengatakan, pelantikan tersebut juga sebagai antisipasi soal aturan UU Nomor 10 Tahun 2014 tentang Pemilu.
Menurutnya, dalam regulasi itu menegaskan bahwa 6 bulan sebelum mengakhiri masa jabatan, kepala daerah tidak diperkenankan melakukan pelantikan.
"Walaupun belum pasti, pasti dipakai apa tidak, yang pasti saya antisipasi kalaupun toh aturan seperti itu, kita sudah jalankan, tugas saya selesai. Tidak ada pos kosong," jelasnya.
Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Blitar Kusno menyebut, dari enam jabatan yang terisi, empat di antaranya dilakukan pengisian melalui selter. Hasil seleksi diketahui pada Selasa (19/3) lalu.
"Yang eselon II tentu sudah melalui prosedur selter. Ini semua seleksi, dan pembentukan pansel harus dapat rekomendasi KASN," jelasnya.
Pejabat yang menjabat sebagai kepala dinas yakni Dindin Alinurdin sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar.
Lalu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar dijabat Dewi Masithoh. Kepala DP3AP2KB Kota Blitar kini diisi oleh Parminto, dan Ronny Yoza Pasalbessy dilantik sebagai Kepala Satpol PP Kota Blitar.
Kemudian, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) resmi dijabat Suyatno. Lalu, Kepala Inspektorat Daerah Kota Blitar diisi oleh Ratih Dewi Indarti.
Para pejabat diberi waktu untuk beradaptasi selama sepekan untuk kemudian menjalankan tugas di lingkup instansi baru.
Meski kekosongan jabatan kepala dinas sudah terisi, tapi dua jabatan lain yakni Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dinperpusip) Kota Blitar kosong.
Jabatan itu sementara diisi oleh sekretaris dinperpusip, Njunariadi. Selain itu, jabatan staf ahli bidang ekonomi, keuangan, dan pembangunan yang sebelumnya dijabat Dewi Masithoh, kini rumpang.
"Untuk dua jabatan tersebut, kita lihat nanti karena prosedur agak beda. Karena terkait UU pemilu. Kami lihat dulu dengan prosedur tertentu. Seingat saya bisa, dengan seizin menteri," tandasnya. (luk/c1/ady)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila