BLITAR - Bupati Rini Syarifah kembali bagi-bagi reward alias bonus atlet di Pendapa Rongo Hadi Negoro (RHN) Jumat (5/4).
Bonus tersebut diserahkan kepada puluhan atlet paralimpik yang moncer saat mengikuti Kejuaraan Paralimpik Provinsi Jatim tahun 2023.
“Kami sampaikan terima kasih untuk para atlet, para pendamping, dan semua pihak yang telah menyukseskan paralimpik 2023.Semoga ini menjadi semangat dan inspirasi adik-adik yang ikut kejuaraan tahun 2024,” katanya.
Baca Juga: Tahun Ini Pemkab Blitar Tambah 2 Palang Pintu dari Pemprov, Masih 34 Perlintasan Belum Tersentuh
Bupati tidak menyangka Kabupaten Blitar bisa meraih posisi ketiga dalam Kejuaraan Paralimpik Provinsi Jatim tahun 2023.
Bahkan, seorang atlet paralimpik asal Bumi Penataran bakal mewakili Jatim dan bakal mengikuti pelatnas di Sumatera.
“Jangan berkecil hati, ini sebuah anugerah yang luar biasa. Semoga nanti mendapatkan hasil yang terbaik,” ujarnya.
Baca Juga: Segera Cair, Pemkab Blitar Siapkan Rp 89,8 M untuk THR dan Gaji Ke-13, Cek Detail Rinciannya
Mak Rini mengatakan, Pemerintah Kabupaten Blitar akan memberikan dukungan penuh untuk National Paralympic Committee Indonesia (NPCI).
Sebab, olahraga ini juga menjadi sarana yang baik untuk memajukan daerah. “Kami akan supportdari Blitar, berdoa untuk yang terbaik bagi panjenengan,” katanya.
Bupati optimistis bahwa paralimpik bisa membawa nama baik Bumi Penataran. “Ke depan, atlet kita akan semakin bertambah dari NPCI.
Semoga yang ikut pelatnas bisa membawa dampak yang baik pula untuk NPCI dan kemajuan bersama di Kabupaten Blitar,” imbuhnya.
Baca Juga: Pemkab Gelar Bazar Ramadan Gandeng UMKM, Bupati Blitar Janjikan Promosi Produk hingga Luar Negeri
Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Blitar Andindya Putra Robertus mengungkapkan, Kabupaten Blitar berhasil meraih 8 emas, 6 perak, dan 3 perunggu dalam Kejuaraan Paralimpik Provinsi Jatim tahun 2023.
Itu mengukuhkan Kabupaten Blitar pada posisi ketiga alias naik sembilan tingkat dari capaian tahun 2022 lalu.
“Saat ini satu atlet lempar lembing masuk pelatnas. Ke depan harusnya ada lebih banyak atlet asal Kabupaten Blitar yang bisa berpartisipasi di tingkat nasional,” pungkasnya.
Untuk diketahui, reward yang diberikan kepada atlet disesuiakan dengan perolehan medali.
Yakni, Rp 2 juta untuk peraih medali emas, Rp 1,5 juta untuk perak, dan Rp 1 juta untuk peraih medali perunggu. (*/c1/hai)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila