BLITAR - Pemkot Blitar menggelar Grebeg Pancasila, Sabtu (1/6/2024). Rangkaian acara memperingati Hari Lahir Pancasila dan menyambut Bulan Bung Karno itu diawali dengan kirab Bedhol Pusaka dan Pawai Lampion pada Jumat malam (31/5/2024). Meski event rutin setiap tahun, inovasi terus dilakukan demi menyuguhkan tontonan yang menghibur dan mengedukasi masyarakat Blitar raya.
Dimulai pada Jumat (31/5) sore dengan Bedhol Pusoko diiringi peserta pawai lampion, dilanjutkan dengan tirakatan.
Kemudian berlanjut pada Sabtu (1/6) dengan upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, diramaikan Kirab Gunungan Lima, serta diakhiri dengan Kenduri Pancasila.
Wali Kota Blitar Santoso mengungkapkan, kegiatan menyambut Bulan Bung Karno yang diawali dengan Bedhol Pusoko yang tahun ini dimulai dari Istana Gebang, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Tidak seperti tahun lalu, Bedhol Pusoko kita kembalikan dari Istana Gebang, bukan lagi di rumah dinas, supaya lebih afdhol,” terangnya, Sabtu (1/6/2024).
Selanjutnya, pusaka tersebut diterima untuk dibawa ke rumah dinas yang diterima oleh Asisten II, Suharyono, dan akan disemayamkan semalam dalam prosesi tirakatan dan macapatan di kantor Wali Kota. Pusaka tersebut akan dipersiapkan dalam upacara pada Sabtu (1/6).
Upacara Hari Lahir Pancasila dipimpin oleh Wali Kota Blitar Santoso, dihadiri oleh seluruh forkopimda, siswa, dan masyarakat Kota Blitar, berjalan dengan khidmat.
Mengusung tema Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045 yang relevan dengan realitas kebhinekaan yang memerlukan semangat persatuan dan kesatuan.
Setelah upacara, ritus keempat Pawai Gunungan Lima dari alun-alun menuju Makam Bung Karno diikuti oleh seluruh kelurahan di Kota Blitar. Masing-masing kelurahan membawa gunungan yang akan diperebutkan masyarakat di sepanjang jalan.
Gunungan Lima ini intinya akan diperebutkan setelah prosesi penerimaan dan doa di makam. Kemudian dilakukan penerimaan kirab gunungan lima di area Makam Bung Karno.
“Seperti adat masyarakat biasanya, nanti akan ada perebutan gunungan lima dengan harapan mendapat berkah, yang dilanjutkan kenduri Pancasila di sana,” jelas Santoso.
Santoso berharap masyarakat Kota Blitar senantiasa mendapatkan berkah dan dilimpahi rasa aman, ketentraman, dan kedamaian dalam menjalankan aktivitas tahun ini.
Serta dengan memperingati Hari Lahir Pancasila ini, mampu menjadikan pedoman tiap gerak dan langkah masyarakat. (mg1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah