BLITAR - Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja (Dinkopumnaker) terus berupaya untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan pengurus koperasi, pelaku usaha, dan pencari kerja.
Misalnya dengan menggelar sekitar 6 pelatihan, sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kota Blitar (Pemkot), khususnya untuk menekan angka pengangguran.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Wali Kota Blitar, Tjutjuk Sunario, Bersama Ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Alim, serta Kepala Dinkopumnaker Juwanto.
Pemateri yang dihadirkan merupakan pakar di bidangnya masing-masing, seperti dari CV. Duta Nawasena Daksa Malang, Dosen Ekonomi STIEKEN Blitar, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), dan Pelaku Wirausaha di Kota Blitar.
Wakil Wali Kota Blitar Tjutjuk Sunario sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena melalui kegiatan ini bisa menurunkan secara signifikan angka TPT, serta mampu memberikan solusi kurangnya lapangan kerja.
“Semoga dari 295 orang yang diberi pelatihan ini, bisa segera membuka lapangan kerja, serta ikut memberikan solusi kerja bagi yang lain,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, ungkap Tjutjuk, diharapkan dapat menghasilkan output pelaku usaha yang baru, peningkatan keterampilan bagi para pencari kerja, serta mampu menghasilkan pengurus-pengurus koperasi yang handal. “Terpenting adalah output dari pelatihan ini,” tegasnya.
Sementara Kepala Dinkopumnaker Juwanto mengatakan, melalui serangkaian kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan keterampilan bagi para pengurus koperasi, pelaku UMKM, maupun pencari kerja.
“Semoga pertumbuhan wirausaha baru di Kota Blitar dapat bertambah, dengan mendirikan usaha yang layak dengan kompetensi yang dimiliki, serta menciptakan lapangan kerja,” terangnya.
Setelah pelatihan ini selesai, jelas dia, Dinkopumnaker akan terus melakukan follow up pada para peserta.
Dengan berbagai pendampingan dan pelatihan tersebut, semoga bisa meningkatkan persentase keberhasilan bagi para peserta.
Adapun rincian pelatihan yang digelar Dinkopumnaker adalah, pelatihan penyusunan laporan keuangan bagi pengurus koperasi dengan peserta 100 orang. Latihan kewirausahaan bagi pelaku UMKM diikuti sejumlah 105 orang.
Sedangkan pelatihan untuk pencari kerja ada tiga macam, yakni pelatihan make up artist (MUA), Hairstylist, dan Barber, serta menjahit. Masing-masing bidang pelatihan diiikuti 30 pencari kerja. (mg1/ady)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila