Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kenduri Awali Peringatan Haul Bung Karno, Semangat Jaga Persatuan dan Kondusivitas Kota Blitar Jelang Pilkada

M. Subchan Abdullah • Jumat, 21 Juni 2024 | 17:00 WIB
DOAKAN PUTERA SANG FAJAR: Wali Kota Blitar Santoso dan jajaran forkopimda serta tokoh agama doa bersama memperingati Haul Bung Karno di kawasan MBK.
DOAKAN PUTERA SANG FAJAR: Wali Kota Blitar Santoso dan jajaran forkopimda serta tokoh agama doa bersama memperingati Haul Bung Karno di kawasan MBK.

BLITAR - Rangkaian kegiatan peringatan Haul Bung Karno dimulai Kamis (20/6/2024). Kegiatan diawali dengan doa lintas agama yang dipusatkan di area Makam Bung Karno (MBK). Kemudian dilanjutkan dengan kenduri bersama masyarakat di area city walk MBK. 

Kenduri dihadiri oleh Wali Kota Blitar Santoso dan jajaran forkopimda. Selain itu, juga hadir salah satu cucu Bung Karno, Muhammad Putera Sukarno Al Haddad.

Wali Kota Blitar Santoso mengungkapkan, peringatan Haul Bung Karno merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar.

Sejumlah kegiatan digelar untuk memperingati hari kematian presiden pertama RI Sukarno. ”Alhamdulillah, rangkaian kegiatan peringatan Haul Bung Karno berjalan lancar sejak pagi tadi (kemarin, Red).

Kemudian dilanjutkan kenduri bersama warga sekitar MBK untuk mendoakan Bung Karno,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Blitar, Kamis (20/6/2024). 

Kenduri bersama tersebut juga diikuti oleh lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Kemudian, tokoh masyarakat dan agama serta warga sekitar MBK.

Pada malam harinya dilanjutkan dengan doa dan salawat yang dihadiri langsung oleh Habib Ja’far Bin Ustman Al Jufri. 

Salawatan tersebut bakal dihadiri ribuan jemaah. Di momen Haul Bung Karno ini, Santoso berharap masyarakat khususnya warga Kota Blitar bisa meneladani semangat perjuangan Bung Karno.

Semangat tersebut bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di era serbateknologi saat ini.

”Yang terpenting adalah semangat untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta kegotongroyongan bangsa,” terangnya. 

Di samping itu, lanjut dia, tahun ini juga bersamaan dengan tahun politik. Yang terdekat adalah pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada 27 November mendatang. ”Mari kita jaga bersama-sama kondusivitas wilayah. 

Ciptakan kedamaian, kebersamaan, dan kegotongroyongan sehingga pilkada bisa berjalan dengan baik seperti yang diajarkan oleh Bung Karno, yakni menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tutur Santoso. 

Sementara itu, cucu Bung Karno, Muhammad Putera Sukarno Al Haddad mengatakan, Haul Bung Karno menjadi momentum untuk merekatkan persatuan dan kesatuan. Menjaga kekompakan antarsesama umat beragama demi perdamaian.

”Terkhusus kepada generasi muda, saya berpesan untuk ikut menjaga perdamaian. Lakukan kegiatan-kegiatan yang positif.

Jangan terjebak oleh pengaruh asing yang bisa merusak persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” ungkapnya. 

Di era serbateknologi kini, kata dia, generasi muda harus cermat dalam mengelola informasi yang berkembang. Terutama informasi yang bertebaran di media sosial (medsos). 

”Jangan sembarangan menyebarkan informasi yang belum pasti. Jangan asal ketik karena viral lalu dise-barkan tanpa kejelasan. Mari jaga tangan kita,” tandasnya. (sub/c1/ady)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#kenduri #Wali Kota Blitar Santoso #Haul Bung Karno #Kota Blitar