Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

DPRD Kota Blitar Turut Semarakkan BEN Carnival 2024, Kolaborasi dengan Pemkot Mojokerto

M. Subchan Abdullah • Senin, 15 Juli 2024 | 17:30 WIB

 

EVENT BERGENGSI: Ketua DPRD Kota Blitar dr Syahrul Alim (kiri) memukul kenong bersama Wali Kota Blitar Santoso (kanan) dan pejabat daerah tanda dibukanya BEN Carnival 2024, Sabtu (13/7).
EVENT BERGENGSI: Ketua DPRD Kota Blitar dr Syahrul Alim (kiri) memukul kenong bersama Wali Kota Blitar Santoso (kanan) dan pejabat daerah tanda dibukanya BEN Carnival 2024, Sabtu (13/7).

BLITAR - Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar tak ketinggalan turut serta menyemarakkan Blitar Ethnic National (BEN) Carnival 2024, Sabtu (13/7/2024) lalu. Sekretariat DPRD membawakan penampilan bertajuk ”Pelangi di Atas Majapahit”.

Dalam memeriahkan event level nasional ini, Sekretariat DPRD Kota Blitar bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto.

Karya seniman dan budayawan Kota Mojokerto tersebut ditampilkan langsung di hadapan ribuan pasang mata masyarakat Bumi Bung Karno.

MEMUKAU: Penampilan penari dari Kota Mojokerto yang memainkan lakon Pelangi Di Atas Majapahit pada BEN Carnival 2024.
MEMUKAU: Penampilan penari dari Kota Mojokerto yang memainkan lakon Pelangi Di Atas Majapahit pada BEN Carnival 2024.

Aksi para penari yang menampilkan cerita tentang Maharaja Hayam Wuruk yang melakukan perjalanan ke sejumlah daerah dalam rangka kunjungan kerja, itu memukau masyarakat dan tamu perwakilan dari sejumlah kota anggota Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Ketua DPRD Kota Blitar dr Syahrul Alim mengungkapkan, BEN Carnival yang menginjak tahun ketiga ini cukup semarak. Sebab juga bersamaan dengan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV Ke-19 APEKSI.

"Sehingga banyak perwakilan daerah yang hadir di Kota Blitar, sekaligus meramaikan event di sini," terangnya kepada wartawan, minggu (14/7/2024).

Syahrul mengatakan, Sekretariat DPRD Kota Blitar berkolaborasi dengan Pemkot Mojokerto dalam menampilkan potensi seni dan budaya di Kota Mojokerto.

"Ini berbeda dengan tahun lalu yang saat itu kolaborasi dengan Tabalong, Kalimantan Selatan. Di tahun ini, kami kolaborasi dengan lokalan saja," kata politikus PDIP ini.

Syahrul berharap BEN Carnival 2024 menjadi event unggulan yang membawa dampak secara luas. Baik bagi pertumbuhan sektor ekonomi maupun sektor pariwisata.

"Selama ini, event-event cukup sukses menggerakkan ekonomi masyarakat. Apalagi, event yang bisa menarik kunjungan wisata seperti BEN Carnival ini," tuturnya.

Pihaknya mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar untuk terus melakukan evaluasi terhadap event-event daerah yang diselenggarakan.

Memastikan seberapa jauh dampak positif yang dirasakan masyarakat dari penyelenggaraan event. "Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih meriah lagi," harapnya.

Sekretariat DPRD Kota Blitar tahun ini berkolaborasi dengan Pemkot Mojokerto dalam menyemarakkan BEN Carnival. Dua instansi ini menampilkan lakon "Pelangi di Atas Majapahit".

Sebuah kisah perjalanan Maharaja Hayam Wuruk ke daerah-daerah dalam rangka kunjungan kerja guna melihat dan memantau kesejahteraan warganya. Saat itulah disebut sebagai masa kejayaan Majapahit yang diberikan, bagaikan “Pelangi di Atas Majapahit”.

Kemaharajaan Majapahit adalah Kemaharajaan Hindu-Buddha terakhir yang menguasai Nusantara dan dianggap sebagai monarki terbesar dalam sejarah Indonesia.

Menurut Negarakertagama, kekuasaan Majapahit terbentang dari Jawa, Sumatra, Semenanjung Malaya, Kalimantan, Filipina, Manila, Sulawesi, hingga Papua. (sub/c1/din)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#DPRD #Kota Blitar #Blitar Ethnic National #carnival