Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Disperindag Kota Blitar Launching Program Pojok Niki Mase, Tempat Curhat UMKM, Beri Solusi Masalah Usaha

M. Subchan Abdullah • Selasa, 16 Juli 2024 | 16:19 WIB
PEDULI UMKM: Sekda Kota Blitar Priyo Suhartono menyerahkan secara imbolis bantuan alat usaha kepada pelaku usaha konveksi didampingi Kepala Disperindag Hakim Sisworo (kiri), senin (15/7/2024).
PEDULI UMKM: Sekda Kota Blitar Priyo Suhartono menyerahkan secara imbolis bantuan alat usaha kepada pelaku usaha konveksi didampingi Kepala Disperindag Hakim Sisworo (kiri), senin (15/7/2024).

BLITAR -  Pojok “Niki Mase” siap mendengarkan curahan hati para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Blitar. Tak sekadar menjadi pendengar yang baik, tetapi juga siap mendampingi dan mengatasi persoalan usaha yang dihadapi pelaku UMKM.

Ya, Niki Mase merupakan akronim dari Klinik Industri dan Rumah Kemasan. Programa inovasi tersebut diniasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar.

Senin (15/7/2024) program tersebut di-launching langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Blitar Priyo Suhartono, dilanjutkan dengan sharing session bersama beberapa narasumber. Acara berbagi pengalaman dan informasi itu diikuti sejumlah pelaku UMKM di Bumi Bung Karno.

TERIMA KELUHAN: Sekda Kota Blitar Priyo Suhartono didampingi Hakim Sisworo meninjau Pojok Niki Mase.
TERIMA KELUHAN: Sekda Kota Blitar Priyo Suhartono didampingi Hakim Sisworo meninjau Pojok Niki Mase.

Sekda Kota Blitar Priyo Suhartono mengungkapkan, program Niki Mase tersebut selaras dengan visi Wali Kota Blitar Santoso.

Yakni, menjadikan Blitar Makmur melalui berbagai gebrakan atau program demi meningkatkan potensi daerah di sektor UMKM.

”Baik itu melalui sisi pemasaran maupun produksinya. Lalu juga terpenting dari sisi legalitas atau perizinannya. Semua kami fasilitasi,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Blitar.

Priyo mengapresiasi program gebrakan dari disperdagin tersebut. Sebab, melalui pojok Niki Mase berbagai persoalan yang dihadapi pelaku usaha bisa diketahui dan dicarikan solusi bersama.

”Lewat Niki Mase ini, pelaku usaha bisa mengutarakan keluhan-keluhan atau kendala yang dialami selama berwirausaha. Salah satunya seperti kendala pemasaran produk,” ungkapnya.

Nantinya dari Pojok Niki Mase bisa memberikan saran dan masukan kepada pelaku usaha terkait kendala atau permasalahan yang dialami.

Misalnya terkait pemasaran produk yang efektif itu seperti apa. Pojok Niki Mase tersebut bisa memberikan solusi sehingga eksistensi pelaku UMKM di Kota Blitar tetap terjaga.

Terpenting, menurut Priyo, pelaku UMKM harus bisa mengikuti ketentuan dan aturan yang berlaku. Seperti memperhatikan aspek legalitas izin usaha, aspek keamanan pangan, aspek Kesehatan, hingga kehalalan produknya.

”Jika aspek-aspek tersebut dipenuhi, tentu usaha bisa eksis,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kota Blitar Hakim Sisworo mengatakan, Pojok Niki Mase bertujuan untuk menjaga eksistensi pelaku UMKM di Bumi Bung Karno. Misi utamanya adalah meningkatkan kreatifitas pelaku usaha dalam berbagai sisi.

”Baik dari sisi pemasaran, produksi, hingga legalitasnya. Harapannya UMKM bisa naik kelas,” jelasnya.

Program terobosan Pojok Niki Mase ini bisa menjadi solusi para pelaku UMKM yang mengalami kendala dalam berwirausaha. Pojok Niki Mase siap memberikan saran dan masukan.

”Ketika pelaku usaha membutuhkan pendampingan, kami siap mendampingi. Monggo jika ingin berkonsultasi terkait bidang usaha,” ajaknya.

Dalam menjalankan program tersebut, disperindag berkolaborasi dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja.

Dua dinas tersebut membantu penangangan masalah seputar izin usaha dan strategi pemasaran produk yang efektif. Dinas-dinas tersebut juga melakukan pendampingan terhadap pelaku UMKM.

Sharing session yang digelar di halaman kantor disperindag tersebut menghadirkan narasumber dari DPMPTSP, Dinkop, UM dan Tenaga Kerja, serta Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

Dalam acara tersebut para pelaku UMKM yang hadir bisa berbagi pengalaman seputar kendala dan permasalahan yang dihadapi ketika berusaha. Pojok Niki Mase membuka layanan setiap hari pada jam kerja. (sub/ady)

 

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Disperindag #UMKM #launching #Kota Blitar