BLITAR - Ada yang spesial pada momen rangkaian Hari Jadi Kabupaten Blitar (HJB) yang ke–700 pada tahun ini.
Kali ini, ada pesta rakyat yang dibuka langsung oleh Bupati Blitar Rini Syarifah di Alun-Alun Kanigoro, kemarin (2/8). Kegiatan ini untuk memudahkan pelayanan masyarakat, terutama para pelaku UMKM.
Ada lebih dari 20 stan bazar yang memenuhi Alun-Alun Kanigoro. Sisi sebelah barat merupakan stan bazar khusus untuk UMKM, sedangkan sisi timur diisi oleh stan khusus untuk organisasi perangkat daerah (OPD).
“Pasar rakyat ini untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Blitar yang diselenggarakan mulai 2-4 Agustus 2024. Banyak yang hadir di sini, mulai dari OPD, instansi vertikal, pegiat seni, UMKM, dan perbankan,” ujar Bupati Blitar Rini Syarifah.
Mak Rini, sapaan akrabnya, menyebut kegiatan ini terbuka untuk umum, dari rakyat untuk rakyat.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar ingin mengajak semua elemen masyarakat untuk memeriahkan Hari Jadi Ke-700 Kabupaten Blitar sehingga harus memiliki kesan istimewa.
Maka dari itu, harus bangga sebagai warga Kabupaten Blitar, karena di usia yang matang ini harus mewujudkan Blitar yang mandiri dan sejahtera.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen bersama bahwa negara hadir untuk masyarakat dengan pelayanan publik, pendampingan IKM dan UMKM, serta pelaku seni. Dengan begitu, mereka bisa eksis menghasilkan karya dan berproduksi.
Selain itu, dengan adanya pelayanan publik terpadu, diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan pemerintah.
“Semoga masyarakat bisa hadir untuk meramaikan, membeli produk UMKM, menikmati pelayanan publik dan pelayanan kesehatan. Harapan saya dengan kegiatan ini tercipta pertumbuhan ekonomi dan antusiasme masyarakat dalam memeriahkan Hari Jadi Ke–700 Kabupaten Blitar,” ungkapnya.
Mak Rini ingin seluruh masyarakat Kabupaten Blitar mendapat manfaat dari seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi Ke-700 Kabupaten Blitar ini.
Ini semua wujud komitmen pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku IKM dan UMKM.
Karena, bazar produk ini menjadi ajang yang strategis bagi para pelaku IKM dan UMKM untuk mempromosikan produk-produk unggulan Bumi Penataran.
Mak Rini menganggap pesta rakyat ini paling berkesan karena sengaja dikonsep berbeda dari peringatan hari jadi sebelumnya.
Sebab, tahun kemarin masih terkendala pandemi Covid-19 dan OPD belum memiliki anggaran.
Saat ini, masyarakat bisa ikut berpartisipasi sehingga tidak ada batasan dan berdampak pada UMKM.
“Saya berharap kegiatan ini dapat mendongkrak ekonomi, dan memperingati hari jadi yang luar biasa istimewa yang ke–700 tahun. Supaya masyarakat bisa menikmati dan menilai makna hari jadi ini sebagai sesuatu yang istimewa untuk Kabupaten Blitar,” pungkasnya.(jar/c1/ady)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila