BLITAR - Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Kepemudaan dan OIahraga (Dispora) memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-41. Peringatan Haornas tahun ini dimeriahkan dengan menggelar kompetisi sepak bola antarpelajar bertajuk “Sepak Bola Pelajar Wali Kota Cup 2024”.
Kompetisi sepak bola pelajar bergengsi tersebut diawali dengan upacara peringatan Haornas ke-41 di lapangan Kelurahan Bendo. Setelah itu, pembukaan kompetisi sepak bola pelajar oleh Wali Kota Blitar Santoso.
Kickoff laga pertama liga antarpelajar ditandai dengan tendangan ke gawang secara simbolis oleh Wali Kota Santoso beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Blitar.
Wali Kota Blitar Santoso mengungkapkan, Liga Pelajar merupakan kompetisi sepak bola yang menyedot antusiasme begitu tinggi dari peserta. Kompetisi ini selalu dinanti oleh kalangan pelajar.
”Di tahun ini, Liga Pelajar digelar di Lapangan Bendo, tidak di Stadion Soeprijadi. Sebab, rumput lapangan Stadion Soeprijadi sedang diperbaiki,” terangnya.
Kendati demikian, semangat para peserta Liga Pelajar tetap tinggi. Peserta liga dari jenjang SD hingga SMA sangat antusias dan berharap bisa meraih juara.
”Yang terpenting, Liga Pelajar ini juga dalam rangka mencari bibit atau talenta atlet sepak bola unggul. Siapa tahu mereka bisa masuk seleksi pelatnas dan berprestasi,” ungkapnya.
Liga Pelajar tahun ini digelar di dua titik, yakni di Lapangan Bendo dan Lapangan Ngadirejo. Tujuannya agar euforia kompetisi sepak bola antarpelajar makin meluas dan dinikmati masyarakat pinggiran kota.
”Di samping itu, juga bisa memotivasi masyarakat khususnya anak-anak agar semakin tergerak untuk berolahraga,” tuturnya.
Kepala Dispora Kota Blitar Aminurcholis menjelaskan, kompetisi sepak bola diikuti 41 tim dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA. Dengan rincian, SD/MI sebanyak 20 tim, jenjang SMP/MTs sebanyak 14 tim, dan jenjang SMA/SMK/MA sebanyak 8 tim.
”Khusus peserta dari tingkat SD ini diambil per kelurahan. Jadi, satu kelurahan, satu tim. Khusus Kelurahan Rembang absen karena belum siap tim,” bebernya.
Sesuai jadwal, kompetisi sepak bola tingkat SD/MI diselenggarakan selama tiga hari sampai final. Lokasi bertanding di Lapangan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul.
”Nah, untuk pertandingan seleksi tingkat SMP dan SMA di lapangan Ngadirejo. Ketika laga empat besar, masing-masing jenjang nanti digelar di Stadion Soeprijadi,” jelasnya.
Kompetisi sepak bola pelajar tersebut bekerja sama dengan Asosiasi Kota (Askot) PSSI Blitar. Harapannya, kompetisi mampu mencetak atlet-atlet berprestasi. Menjadi wadah untuk mengembangkan kemampuan sepak bola. ”Selamat bertanding dan junjung sportivitas,” pungkasnya. (sub/c1/ady)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila