BLITAR – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Blitar memperingati Hari Bakti PU Ke-79 dengan melakukan pembinaan jasa kontruksi. Hal itu untuk meningkatkan kompetensi kerja, sehingga dapat menciptakan infrastruktur yang berkualitas.
Peringatan Hari Bakti PU Ke-79 ini dirayakan dengan menyaksikan video succes story hingga penyerahan pohon dari penyedia jasa kontruksi ke Pemkot Blitar di Hotel Puri Perdana Selasa (10/12).
Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Blitar Santoso dan Wakil Walikota Blitar Tjujuk Sunario. Tidak hanya itu, juga ada lembaga yang turut membantu pembangunan di Kota Blitar, di antaranya PDAM Tirta Patria, Komisi Irigasi (KOMIR), Forum Penataan Ruang (FPR), Tim Profesi Ahli (TPA), Kelompok Pemanfaat Dan Pemelihara Instalasi Pengolahan Air Limbah (KPP IPAL), Organisasi Masyarakat Setempat Sistem Penyediaan Air Minum (OMS SPAM) Serta Para Pelaku Jasa Konstruksi.
Wali Kota Blitar Santoso menceritakan sejarah Hari Bakti PU ini. Berawal dari Gedung Sate di Bandung yang dijadikan pusat Konferensi Asia Afrika pernah hampir dihancurkan oleh pemerintah Belanda.
Namun dengan perjuangan 15 pegawai dari Dinas PU saat itu, dapat mempertahankan gedung tersebut, agar tidak dirusak oleh bangsa asing.
Gedung sate itu selamat dari amukan pemerintah Belanda. Maka dari itu, dengan kegigihan dan perjuangan dari pegawai PU itu, dikenang hingga sekarang itu.
Peristiwa itu menjadi bagian penting peringatan Hari Bakti PU di setiap tahunnya dikenang oleh masyarakat Indonesia.
Bahkan Dinas PUPR pada tiap daerah setiap 3 Desember mengenang spesial tersebut khusus mengenan jasa kontruksi.
“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini semangat teman-teman yang tergabung dalam gapensi, gapeknas, asosiasi jasa kontrruksi akan terkenang. Selain itu, mereka diberi pekerjaan dengan betul-betul memberikan kualitasnya yang terbaik,” pungkasnya
Kepala Dinas PUPR Kota Blitar Erna Santi menjelaskan, memperingati Hari Bakti PU tahun ini digelar berbagai kegiatan yang dilaksanakan sejak November lalu. Semua kegiatan fokus bagaimana membina SDM pelaku jasa konstruksi hingga sertifikasi.
“Hari Bakti PUPR yang ke-79 kami kemas dalam rangka pembinaan jasa kontruksi. Sejak 15 November hingga 16 Desember 2024. Ada deseminasi manajemen keselamatan kontruksi, ada bimtek pemetaan dan pelatihan, uji sertifikasi kompetensi kerja, hingga resepsinya hari ini (kemarin, Red),” ujarnya.
Menariknya, pada acara ini penyedia jasa kontruksi menyerahkan pohon kepada Pemkot Blitar untuk mendukung konservasi sumber mata air. Pohon tersebut akan ditanam di 10 lokasi pada 10 titik mata air bulan ini.
Erna menyebut, Hari Bakti PU tahun ini difokuskan pada peningkatan kompetensi jasa kontruksi untuk mengangkat jiwa profesionalisme para pekerjanya.
Terkait kualitas dan kuantitas serta waktu yang disediakan untuk pelaksanaan pembangunan, harus bisa ditepati.
“Kami dinas PUPR memang punya progam untuk pembinaan jasa konstruksi. Dari tahun ke tahun kita berupaya untuk terus mendorong semua pihak untuk meningkatkan diri. Tentu semua ini untuk berupaya memaksimalkan potensi, agar dapat lebih profesional dalam kegiatan infrastruktur,” ungkapnya. (jar/ady)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila