Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Ini Keinginan Mas Ibin Setelah Resmi Huni Rumah Dinas Wali Kota Blitar

M. Subchan Abdullah • Minggu, 2 Maret 2025 | 14:00 WIB

SYUKURAN: Mas Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin memotong tumpeng dengan di dampingi istrinya dalam acara boyongan ke rumah dinas, Jumat (28/2/2025).
SYUKURAN: Mas Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin memotong tumpeng dengan di dampingi istrinya dalam acara boyongan ke rumah dinas, Jumat (28/2/2025).

 

BLITAR - Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin alias Mas Ibin resmi menghuni Rumah Dinas (Rumdin) Wali Kota Blitar di Jalan Soedanco Suprijadi. Wali kota baru itu boyongan pada Jumat (28/2/2025) ke rumah dinasnya tersebut.

Boyongan itu dilakukan pascapulang dari retret di markas Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Kedatangannya di rumdin disambut meriah oleh keluarga, sanak saudara, hingga para relawan. Lantunan salawat mengiringi langkah Mas Wali masuk ke rumdin sembari menyalami para tamu yang hadir.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Blitar Priyo Suhartono dan jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) tampak hadir menyambut wali kota anyar tersebut.

Namun, Wakil Wali Kota Elim Tyu Samba tidak tampak hadir dalam acara boyongan di rumdin wali kota tersebut.

Orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar ini mengaku baru pertama kali menjejakkan kaki di rumdin. Sebelumnya, dia hanya melihat penampakan rumdin dari luar.

“Ini baru pertama kali saya masuk. Saya tahunya dari depan, sedangkan yang lain-lain belum tahu,” ungkapnya, Jumat (28/2/2025).

Mas Wali mengaku belum sempat untuk menengok rumdin yang akan ditempatinya sejak dilantik pada 20 Februari lalu. Sebab sejak sebelum pelantikan sudah berada di Jakarta karena ada kegiatan.

“Dan setelah pelantikan itu, saya langsung ikut retret. Jadi tidak sempat untuk pulang ke Kota Blitar. Maka itu, saya sangat bersyukur sudah selesai pelantikan dan mulai kerja cepat,” ujarnya.

Menurut dia, rumdin yang ditempati tersebut bukan sekadar rumah jabatan, melainkan juga bisa dikunjungi oleh masyarakat.

“Jadi karena kita melayani masyarakat, saya ingin rumdin ini seperti tempat wisata. Kalaupun saya pas tidak di sini, saya akan tugaskan seseorang untuk siaga di sini,” terang petinggi GP Ansor ini.

Mulai saat ini, Mas Wali berupaya untuk mengubah kesan rumdin yang angker karena jabatan wali kota, menjadi tempat wisata yang terbuka.

Artinya, masyarakat bisa berkunjung tanpa ada perasaan segan, bahkan takut. Di era Mas Ibin, rumdin bakal di buka selebar-lebarnya untuk masyarakat.

Mas Ibin berharap masyarakat tidak sekadar datang untuk berkunjung ke rumdin, tetapi bisa saling tukar informasi, diskusi, atau menyampaikan permasalahan. “Insya Allah, saya siap untuk menerima. Apa pun itu,” tandasnya. (sub/c1/ady)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Syauqul Muhibbin #wali kota blitar #rumah dinas #Mas Ibin #Mas Wali #boyongan #Retret Magelang