BLITAR – Kabar baik menghampiri Bumi Penataran di awal tahun ini. Pasalnya, RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar bakal mendapatkan apresiasi atas inovasi dan pelayanan kepada masyarakat.
Pada akhir Februari lalu, rumah sakit plat merah ini berhasil masuk 300 besar TOP BUMD Awards 2025. Bulan berikutnya, badan usaha milik daerah (BUMD) ini dinyatakan lolos dan menjadi salah satu lembaga yang mendapatkan beberapa penghargaan.
“Benar, penghargaan bakal diserahkan pada akhir bulan ini,” ujar direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr Endah Woro Utami, MMRS, Minggu (13/4/2025).
Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang inovatif dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Blitar dan sekitarnya.
Menurut dia, penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim RSUD yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan inovasi dan kolaborasi lintas sektor.
Dalam proses penjurian yang berlangsung secara daring, dr Endah bersama jajaran manajemen memaparkan berbagai inovasi dan kontribusi rumah sakit, mulai dari pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin, sinergi dengan PMI dalam manajemen suplai darah, kerja sama dengan institusi pendidikan, hingga kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Dewan juri memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah-langkah strategis RSUD Ngudi Waluyo, seperti pengelolaan kelebihan suplai darah melalui koordinasi intensif dengan PMI, program CSR untuk masyarakat tidak mampu, serta inisiatif edukasi kesehatan lewat program PKRS "Goes to School" yang didukung penuh oleh pemkab.
Aspek keberlanjutan juga menjadi sorotan, termasuk upaya rumah sakit dalam mengelola mutu udara, edukasi donor darah sejak usia dini, dan perlindungan data pribadi pasien melalui penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) yang tersertifikasi.
Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dalam layanan dan administrasi rumah sakit menjadi nilai tambah dalam penilaian juri.
“Ada tiga kategori penghargaan yang berhasil diraih pada ajang bergengsi ini,” tandasnya. (hai/din)