Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Siap Swasembada Pangan, Poktan Kelurahan Klampok Kota Blitar Ini Sukses Hasilkan Padi Sehat

M. Subchan Abdullah • Senin, 21 April 2025 | 03:30 WIB

 

SEJAHTERA: Jajaran Forkopimda dari unsur pemkot, Polri, TNI dan tokoh masyarakat memanen padi sehat secara simbolis di Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Minggu (20/4/2025).
SEJAHTERA: Jajaran Forkopimda dari unsur pemkot, Polri, TNI dan tokoh masyarakat memanen padi sehat secara simbolis di Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Minggu (20/4/2025).

BLITAR – Swasembada pangan bukan hal sulit untuk tercapai jika dilandasi kekompakan dan kemauan terus berinovasi.

Seperti ditunjukkan oleh kelompok tani (Poktan) Barat Makam Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, yang sukses membudidayakan padi sehat atau padi semiorganik jenis Mapan 55.

Tahun ini merupakan tahun kedua panen padi sehat dengan hasil mencapai lebih dari 50 ton. Padi sehat jenis Mapan 55 tersebut diklaim jauh lebih berkualitas dengan harga tidak jauh berbeda.

Pada Minggu (20/4/2025), Poktan Barat Makam menggelar tradisi petik pari bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Blitar.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran forkopimda dan forkopimcam serta sejumlah tokoh masyarakat Kelurahan Klampok. Acara diawali dengan jalan sehat, sarapan bersama, hingga puncaknya petik pari secara simbolis oleh jajaran forkopimda.

”Alhamdulillah, acara berlangsung lancar dan sukses. Ini merupakan tahun kedua panen raya padi sehat hasil budi daya Poktan Barat Makam, dan hasilnya bagus,” ungkap Lurah Klampok, M. Caesar Alfonso, Minggu (20/4/2025). 

Lurah muda ini mengapresiasi kegiatan tradisi petik pari yang diselenggarakan oleh Poktan Barat Makam. Apalagi, kegiatan ini digelar secara swadaya alias tanpa ada bantuan dari pemerintah daerah.

”Ini murni inisiatif teman-teman kelompok tani. Kami bersyukur memiliki para petani hebat yang ingin terus berinovasi seperti ini dan tentunya menginspirasi,” ujarnya.

Pada panen raya padi sehat tahun ini ada lahan 12 hektare padi jenis Mapan 55. Total secara keseluruhan bisa menghasilkan sekitar 50-60 ton beras. Sejumlah 12 hektare lahan itu belum mencakup semua total luas lahan persawahan di Kelurahan Klampok.

Caesar menjelaskan, total luas lahan persawahan mencapai sekitar 130 hektare. Apabila seluruh lahan tersebut panen raya, Kelurahan Klampok sudah mampu untuk mencukupi kebutuhan akan beras bagi masyarakat setempat.

Baca Juga: Disperindag Kota Blitar Beri Respon Terkait Lanjutan Bazar Blitar Jadoel Tahun Ini

“Ya, insya Allah di wilayah Klampok ini sudah bisa swasembada pangan. Bahkan, hasilnya bisa untuk kebutuhan dua tahun ke depan,” kata pria ramah ini. (sub/ady)

 

Editor : M. Subchan Abdullah
#kelompok tani #Petik pari #tni #polri #Padi sehat #Kelurahan Klampok #poktan #tradisi #Barat Makam #Kota Blitar #inovasi #Mapan 55 #Pemkot Blitar #swasembada pangan