Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

OPD Harus Buat Program Lanjutan Terkait Program Internet Gratis di Kabupaten Blitar

Agus Muhaimin • Selasa, 20 Mei 2025 | 03:05 WIB
PADAT: Warga beraktivitas di area Alun-Alun Kanigoro yang dilengkapi layanan internet gratis.
PADAT: Warga beraktivitas di area Alun-Alun Kanigoro yang dilengkapi layanan internet gratis.

BLITAR – Memberikan fasilitas internet gratis saja kepada masyarakat tidaklah cukup. Layanan ini harus ditindaklanjuti dengan menggulirkan program-program lanjutan agar memberikan dampak optimal untuk masyarakat.

Merespons situasi itu, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan) Kabupaten Blitar bakal berkolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lain, lembaga, hingga pemerintahan desa, dengan membuat program lanjutan.

Kepala Diskominfotiksan Kabupaten Blitar, Herman Widodo menyebut, peluncuran layanan internet gratis ini bukanlah akhirdari sebuah capaian, melainkan awal dari tugas besar lintassektor.

Baca Juga: Balita di Sanankulon Blitar Diduga Hanyut Terbawa Arus Selokan Saat Bermain Hujan, Pencarian Terus Dilakukan

“Pasca di-launching 16 Mei 2025, ada beberapa pekerjaan rumah yang harus dilakukan OPD, lembaga, hingga pemerintah desa,” ujarnya.

Herman menekankan, kehadiran akses internet gratis ini harusmemberi dampak nyata bagi masyarakat. Tidak hanya sebatasfasilitas gratis semata.

Dia menilai pemanfaatan layanan internet di ruang-ruang publik semestinya menjadi pemicu lahirnyainovasi dan pengembangan kapasitas masyarakat.

“Layanan internet diharapkan tidak hanya sebatas fasilitas gratis, tapi juga memiliki dampak lebih luas,” tegasnya.

Baca Juga: Sebanyak 351 Titik di Kabupaten Blitar Dilengkapi Layanan Internet Gratis

Untuk itu, dia berencana menggelar berbagai pelatihan berbasis teknologi di titik-titik layanan internet yang telah tersedia. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan literasi digital masyarakat sekaligus mendorong partisipasi aktif dari berbagai pihak.

“Kami akan membuat pelatihan-pelatihan dengan memanfaatkan teknologi di tempat umum tersebut,” tambahnya.

Meski demikian, dia mengingatkan, keberhasilan program initidak bisa ditopang hanya oleh diskominfotiksan. Keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran menjadi alasan perlunya kolaborasi dengan OPD lain, lembaga, hingga pemerintahandesa.

“Pihaknya berharap OPD hingga desa baiknya membuat program-program dengan memanfaatkan layanan tersebut,” ucapnya.

Baca Juga: Tradisi Nyadran di Blitar, Sebuah Warisan Leluhur yang Terus Dilestarikan Setiap Bersih Desa

Herman berharap keterlibatan berbagai pihak dapat memperkuat tujuan awal dari penyediaan layanan internet. Yakni,meningkatkan literasi digital masyarakat demi kepentingan ekonomi, pendidikan, dan sektor lain yang bersinggungan langsung dengan kebutuhan publik.

“Sehingga ada peningkatan atau optimalisasi literasi digital masyarakat. Baik untuk kepentingan ekonomi, pendidikan, dan lain-lain,” jelasnya.

Baca Juga: LOGIKA ANAK DESA: RAS TERKUAT DI MUKA BUMI ITU... EMAK-EMAK!

Dengan kolaborasi dan pemanfaatan yang tepat, Herman optimistis layanan internet publik ini dapat membawa manfaatmaksimal bagi masyarakat Kabupaten Blitar.

“Sehinggateknologi ini membawa manfaat optimal untuk masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diingat kembali, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitarresmi meluncurkan program layanan internet publik bertajuk Si Rizki (Sarana Internet Gratis Kabupaten Blitar) pada Jumat(16/5/2025).

Baca Juga: Kurator Aset Pabrik Rokok Bokor Mas-Pura Perkasa Jaya Lebih Fokus Jual Aset di Mojokerto, Ini Pertimbangannya

Program ini menyasar 351 titik fasilitas umum (fasum), fasilitas sosial (fasos), hingga area desa, dengan harapanmendekatkan akses internet kepada masyarakat. (hai/c1/ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
#pemerintah desa #Kabupaten Blitar #program #Pemkab Blitar #organisasi perangkat daerah #internet gratis #opd #lanjutan