Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pemkot Blitar Targetkan Pembentukan Koperasi Merah Putih Tuntas Pekan Ini, Ini Langkah Berikutnya

M. Subchan Abdullah • Senin, 26 Mei 2025 | 21:20 WIB
Juyanto(kepala Dinkop UKM Naker)
Juyanto(kepala Dinkop UKM Naker)

BLITAR - Pembentukan Koperasi Merah Putih (KMP) di Bumi Bung Karno ditarget tuntas pekan ini. Saat ini sudah 20 KMP terbentuk dari total 21 kelurahan.

Sementara untuk satu kelurahan yang belum terbentuk ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Yakni, Kelurahan Kepanjenkidul.

“Targetnya Senin (26/5/2025) sudah harus terbentuk semua dan segera ke tahap berikutnya,” kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja (Dinkop UM, dan Naker) Kota Blitar, Juyanto, Senin (26/5/2025).

Dia mengatakan bahwa setelah pembentukan akan segera mengajukan pengurusan badan hukum ke notaris. “Minggu ini targetnya semua kelurahan tuntas dan proses legalitas langsung kita ajukan,” terangnya.

Dia menegaskan, koperasi di tingkat kelurahan ini sepenuhnya milik masyarakat. Artinya, KMP bukan milik pemerintah, melainkan dibentuk oleh dan untuk warga. Anggota koperasi pun berasal dari warga kelurahan masing-masing.

“Ini menjadi semangat baru bagi pemberdayaan ekonomi lokal. Jadi, koperasi ini benar-benar milik masyarakat kelurahan,” bebernya.

Terkait permodalan, Juyanto memastikan bahwa KMP berbeda dengan koperasi simpan pinjam (KSP). Modal awal koperasi berasal dari simpanan pokok, simpanan wajib, dan simpanan sukarela para anggota. Karena bukan KSP, maka tidak ada batasan modal setor yang tinggi sebagaimana KSP yang wajib menyetorkan modal minimal Rp 500 juta.

“Karena bukan KSP, tidak ada kendala berarti dalam permodalan. Justru ini lebih fleksibel,” jelasnya.

Jika seluruh proses legalitas rampung, KMP akan segera beroperasi dan merancang berbagai program kerja sesuai kebutuhan dan potensi wilayah masing-masing.

Pemkot berharap koperasi ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan dan memperkuat pemberdayaan masyarakat di tingkat bawah.

“Harapannya lewat KMP ini potensi yang ada di masing-masing kelurahan semakin terangkat, terutama pelaku UMKM,” tandasnya.

Baca Juga: Sukuda, Susu Kuda Liar Kolostrum 0–36 Jam: Pembersih Paru-Paru Alami Bersertifikat BPOM dan Halal MUI

Sekadar diketahui, KMP merupakan program gebrakan baru dari Presiden Prabowo Subianto. Sesuai aturan, KMP dibentuk di masing-masing kelurahan atau desa. KMP ditargetkan sudah harus terbentuk pada pekan ketiga Mei ini. (sub/c1)

Editor : M. Subchan Abdullah
#kmp #Notaris #kelurahan #bumi bung karno #Koperasi Merah Putih #UMKM #potensi #legalitas #koperasi simpan pinjam #koperasi