Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Program RT SAE Kota Blitar Tahun Ini Bakal Fokus Pemberdayaan Masyarakat dan SDM, Ini Alasannya

M. Subchan Abdullah • Sabtu, 28 Juni 2025 | 18:00 WIB
Kabag Tapem Kota Blitar, Fredy Hermawan
Kabag Tapem Kota Blitar, Fredy Hermawan

BLITAR - Kebijakan program RT SAE tahun ini mengalami penyesuaian. Sesuai rencana, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar akan memfokuskan arah kegiatan program pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Adapun pada program sebelumnya (RT Keren), saat itu menyasar pembangunan fisik atau infrastruktur lingkungan.

Setelah dilakukan evaluasi lebih lanjut di lapangan, maka program RT SAE bakal ditekankan pada pengembangan potensi di suatu wilayah atau lingkungan dan sesuai kebutuhan masyarkat.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kota Blitar, Fredy Hermawan. Menurutnya, pelaksanaan program RT SAE tahun depan akan lebih menekankan pada peningkatan potensi wilayah dan kebutuhan riil masyarakat di tingkat RT dan RW.

“Ke depan, tidak ada lagi porsi yang mengatur harus 70 persen fisik dan 30 persen nonfisik seperti sebelumnya. Program yang diusulkan harus benar-benar sesuai kebutuhan lingkungan. Jika memang lebih dibutuhkan pelatihan atau pemberdayaan, ya itu yang akan diprioritaskan,” ujarnya, Sabtu (28/6/2025).

Fredy menjelaskan, kebijakan ini diambil karena sebagian besar infrastruktur dasar di wilayah-wilayah RT sudah tergarap melalui program RT Keren di tahun-tahun sebelumnya.

Oleh sebab itu, pihaknya kini mengajak masyarakat untuk mulai memetakan potensi dan kebutuhan yang ada di masing-masing lingkungan.

“Setiap wilayah tentu memiliki karakteristik yang berbeda. Misalnya ada yang memiliki potensi UMKM, maka program RT SAE bisa difokuskan ke pelatihan kewirausahaan, pengolahan produk hingga pemasaran digital. Jadi bukan semata membangun jalan atau saluran air,” terangnya.

Tak hanya meningkatkan potensi ekonomi lokal, pembangunan SDM juga dinilai penting untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan.

Pemkot ingin masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari program ini dalam jangka panjang.

“Target kami, RT SAE bisa mendorong kreativitas warga dan menciptakan SDM unggul yang mampu menjawab tantangan zaman,” imbuh Fredy.

Sekadar diketahui, program RT SAE sendiri merupakan kelanjutan dari program RT Keren yang menjadi unggulan sejak kepemimpinan Wali Kota Santoso.

Tahun 2025 mendatang, program ini diharapkan bisa menjadi motor penggerak pembangunan berbasis komunitas yang melibatkan langsung peran serta masyarakat.

“Terpenting, masyarakat menjalankan program ini dengan benar sesuai petunjuk teknis dan regulasi yang sudah ditentukan,” tandasnya. (sub/ady)

 

Editor : M. Subchan Abdullah
#warga #RT Sae #sumber daya manusia #Program Wayae Lapor Cak Kapolres #pemerintah #kreativitas #sdm #RT keren #fisik #pemberdayaan masyarakat #Pemkot Blitar #rw