BLITAR – Sebagian proyek infrastruktur yang akan dilaksanakan tahun ini di Bumi Bung Karno masih memasuki tahap lelang.
Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mewanti-wanti Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melaksanakan proyek sesuai rencana dan tidak molor dari target, terutama proyek strategis bernilai miliaran rupiah.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Blitar, Widodo Saptono Johannes, mengatakan sebagian besar proyek fisik strategis saat ini masih berada di tahap lelang.
Proyek-proyek tersebut merupakan proyek prioritas yang sudah direncanakan sejak awal tahun dan diharapkan mulai dikerjakan pada Juni hingga awal Agustus mendatang.
“Kami berharap proses pelaksanaan fisik bisa segera dimulai, utamanya pada proyek-proyek besar yang berdampak langsung pada masyarakat,” ujarnya, Rabu (2/7/2025).
Widodo menegaskan, semua OPD pengampu proyek diminta untuk benar-benar menjalankan setiap tahapan proyek secara akuntabel dan sesuai regulasi. Mulai dari tahap perencanaan, proses lelang, hingga pelaksanaan di lapangan harus memenuhi aturan hukum yang berlaku.
“Tidak hanya itu, pelaksanaan proyek nantinya juga akan dimonitor secara ketat oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur inspektorat hingga aparat penegak hukum (APH),” tegasnya.
Monitoring dan evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai prosedur dan hasil pekerjaan tidak keluar dari spesifikasi teknis.
Selain itu, Widodo mewanti-wanti agar tidak ada proyek yang molor dari jadwal yang telah ditentukan.
“OPD harus disiplin terhadap kontrak kerja dan waktu pelaksanaan. Jangan sampai ada keterlambatan karena juga bisa berdampak para serapan anggaran,” jelasnya.
Meski tahun ini terjadi efisiensi anggaran, Widodo memastikan bahwa proyek-proyek prioritas tetap berjalan.
Beberapa di antaranya yakni pembangunan lanjutan Alun-alun Kota Blitar, proyek tahap II Taman Joko Pangon, serta pembangunan tahap II GOR Bela Diri Mastrip.
“Anggarannya tetap dialokasikan. Proyek-proyek strategis ini harus tetap tuntas sesuai rencana,” tandasnya. (sub)
Editor : M. Subchan Abdullah