Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kementerian ATR/BPN Tekankan Akuntabilitas, Kanwil Jatim Gelar Rapat Pembinaan Keuangan dan BMN

Anggi Septian A.P. • Jumat, 29 Agustus 2025 | 17:14 WIB
Kementerian ATR/BPN Tekankan Akuntabilitas, Kanwil Jatim Gelar Rapat Pembinaan Keuangan dan BMN
Kementerian ATR/BPN Tekankan Akuntabilitas, Kanwil Jatim Gelar Rapat Pembinaan Keuangan dan BMN

BLITAR – Komitmen memperkuat tata kelola anggaran dan aset negara terus digelorakan oleh Kementerian ATR/BPN. Hal itu terlihat dari rapat pembinaan pengelolaan keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) yang digelar di Kanwil BPN Jawa Timur, Rabu (27/8/2025).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Yetty Nurbuati Kristianti, bersama tim Biro Keuangan dan BMN. Fokus utama pertemuan ini adalah meningkatkan efisiensi sekaligus akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran dan aset negara, yang selama ini menjadi instrumen penting mendukung kinerja pelayanan publik di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Dalam arahannya, Yetty menegaskan pentingnya transparansi, ketelitian, dan tanggung jawab setiap satuan kerja (satker) dalam mengelola keuangan negara. Ia meminta agar seluruh staf bekerja proaktif, tidak sekadar mengikuti prosedur, tetapi juga memastikan pengelolaan keuangan berjalan sesuai aturan tanpa celah penyimpangan.

“Pengelolaan kas bendahara akan kita maksimalkan dengan metode cashless atau nontunai. Semua satker wajib menjalankannya agar lebih aman dan efisien. Ke depan, pengawasan terhadap kas bendahara juga akan dilakukan lebih intensif,” tegas Yetty di hadapan peserta rapat.

Fokus ke Efisiensi dan Akurasi

Rapat pembinaan ini tidak hanya membahas administrasi formal, tetapi juga menyentuh aspek teknis terkait pertanggungjawaban APBN, pelaporan keuangan, hingga tata cara penatausahaan BMN. Menurut Yetty, setiap satker wajib memahami alur kerja dengan benar, mulai dari pencatatan hingga pelaporan, supaya laporan keuangan Kementerian ATR/BPN bisa dipertanggungjawabkan secara akurat.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bagian Penatausahaan BMN, Shofia Ushwatun Hasanah. Ia menekankan bahwa pembinaan kali ini diarahkan agar seluruh satker di lingkungan Kementerian ATR/BPN lebih bijak dan hati-hati dalam mengelola aset negara.

“BMN itu bukan sekadar data dalam laporan, tetapi aset nyata yang punya nilai tinggi untuk mendukung pelayanan publik. Karena itu, pengelolaannya harus benar-benar tertib, dari pencatatan, penyimpanan, hingga pemanfaatannya,” jelas Shofia.

Dorongan Budaya Kerja Baru

Momentum rapat pembinaan ini juga menjadi ajang bagi jajaran Kanwil BPN Jatim untuk memperkuat budaya kerja baru yang lebih profesional. Menurut Yetty, budaya kerja lama yang cenderung administratif semata sudah harus ditinggalkan. Saat ini, tantangan pengelolaan keuangan dan aset negara menuntut kecepatan, ketepatan, serta akurasi.

Kementerian ATR/BPN sendiri dalam beberapa tahun terakhir gencar melakukan transformasi birokrasi, termasuk dalam manajemen keuangan dan BMN. Penerapan sistem digital dan mekanisme cashless menjadi salah satu langkah nyata agar proses pengelolaan lebih efisien sekaligus transparan.

Harapan ke Depan

Melalui pembinaan ini, diharapkan seluruh jajaran satker Kanwil BPN Jatim semakin siap mendukung reformasi pengelolaan anggaran di Kementerian ATR/BPN. Transparansi dan akuntabilitas di bidang keuangan maupun aset negara bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian penting dari pelayanan publik yang bersih dan berkualitas.

“Kalau kita tertib dalam mengelola keuangan dan aset, dampaknya akan langsung terasa bagi masyarakat. Pelayanan akan lebih cepat, tepat, dan terpercaya,” pungkas Yetty.

Dengan komitmen bersama, Kementerian ATR/BPN optimistis pengelolaan keuangan dan BMN akan semakin akuntabel, sehingga peran aset negara bisa benar-benar memberi manfaat maksimal bagi pembangunan dan masyarakat luas.

Editor : Anggi Septian A.P.
#kantah kabupaten blitar #bpn jatim