BLITAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar terus berupaya memperkuat sumber pendapatan asli daerah (PAD) melalui optimalisasi aset dan ruang publik. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penataan ulang Pasar Legi.
Inofrmasinya, proses penataan akan dimulai dari lantai atas bangunan pasar dua lantai tersebut.
Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin mengatakan, melalui perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun ini, pemkot telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 400 juta untuk mendesain ulang lantai dua Pasar Legi.
“Pasar Legi akan dimulai dari lantai atas. Kami akan desain ulang lewat PAK, khususnya di lantai dua, dengan anggaran sekitar Rp 400 juta. Nantinya lantai dua ini akan dialihfungsikan menjadi kafe, tempat nongkrong, bahkan bisa digunakan untuk konser,” ujar Mas Ibin, Sabtu (11/10/2025).
Menurut dia, konsep baru tersebut akan menghadirkan pusat kuliner dan coffee shop di lantai dua Pasar Legi.
Fasilitas itu diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus menambah kontribusi terhadap PAD Kota Blitar.
Selain Pasar Legi, Pemkot Blitar juga berencana menata kembali kawasan Istana Gebang.
Kawasan bersejarah tersebut akan dikembangkan menjadi pusat kesenian dan ruang publik bagi warga.
“Istana Gebang akan kami rapikan untuk peningkatan PAD dan dijadikan pusat kesenian, sehingga masyarakat dapat melaksanakan berbagai kegiatan di sana,” tuturnya.
Mas Ibin juga menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen memanfaatkan setiap potensi aset yang ada semaksimal mungkin untuk menambah pundi PAD.
“Apa saja yang memungkinkan peningkatan PAD akan kami benahi,” katanya. (mg2/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah