BLITAR – Setelah 8 tahun vakum, gerak jalan tradisional Bakung–Lodoyo (Balod) akan kembali digelar. Agenda legendaris yang melibatkan ribuan anggota pramuka penegak dan pandega se-Kabupaten Blitar itu kini sudah mendapatkan lampu hijau dari Bupati Blitar.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Blitar, Anindya Putra Robertus mengatakan, kegiatan yang menjadi ikon kebanggaan warga Blitar Selatan itu akan dilaksanakan pada awal November 2025 mendatang. Sampai saat ini masih dalam tahap perencanaan. “Rencananya Gerak Jalan Tradisional Pramuka Bakung–Lodoyo akan kembali digelar. Izin dari bupati sudah turun, tinggal kami matangkan teknisnya,” ujarnya.
Menurut Anin, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum kebangkitan semangat kebersamaan dan sportivitas generasi muda setelah lama terhenti akibat pandemi Covid-19. Seperti tradisi sebelumnya, rute gerak jalan sejauh 26 kilometer ini akan start dari Lapangan Bakung dan finis di Alun-Alun Lodoyo.
Lebih lanjut, Anindya menjelaskan bahwa anggaran kegiatan Balod 2025 bersumber dari APBD Perubahan. Meski belum membeberkan besaran dana yang dialokasikan, dia memastikan bahwa dispora akan bekerja sama dengan berbagai lembaga terkait untuk mempersiapkan teknis pelaksanaan secara matang.
“Gerak jalan ini sudah menjadi kegiatan turun-temurun yang sangat dinantikan masyarakat. Kami ingin menghidupkan kembali semangat kebersamaan lewat kegiatan yang positif dan penuh nilai sejarah,” imbuhnya.
Anin menyebut masih menyusun teknis pelaksanaan bersama pihak-pihak terkait, mulai dari pengamanan, kesehatan, hingga logistik peserta. Masyarakat diminta bersabar menunggu informasi resmi jadwal dan tata teknisnya.
Gerak Jalan Bakung–Lodoyo terakhir kali digelar pada 2017 sebelum akhirnya dihentikan karena pandemi dan penyesuaian kebijakan anggaran. Kegiatan ini dikenal sebagai ajang pembinaan disiplin dan ketangguhan bagi anggota pramuka, serta menjadi daya tarik wisata budaya di kawasan selatan Kabupaten Blitar.
“Kami berharap kegiatan ini bisa kembali menjadi ikon kebanggaan Kabupaten Blitar dan mampu menggairahkan semangat generasi muda, sekaligus menjadi magnet ekonomi bagi warga sekitar,” pungkasnya. (jar/c1/ynu) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah