Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Awali 2026, Pemkot Blitar Sukses Raih Dua Penghargaan Nasional di Bidang Kesehatan dan Pelayanan Publik

M. Subchan Abdullah • Jumat, 30 Januari 2026 | 19:41 WIB
PELECUT SEMANGAT: Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin menerima dua penghargaan di bidang kesehatan dan pelayanan publik belum lama ini. Salah satunya pelayanan publik terbaik.
PELECUT SEMANGAT: Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin menerima dua penghargaan di bidang kesehatan dan pelayanan publik belum lama ini. Salah satunya pelayanan publik terbaik.

BLITAR KAWENTAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mengawali tahun 2026 dengan torehan prestasi membanggakan. Dua penghargaan bergengsi tingkat nasional berhasil diraih sekaligus, ini menjadi bukti komitmen pemkot dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Penghargaan pertama yang diterima adalah Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori utama. Capaian ini diraih setelah cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Blitar pada 2025 mencapai 100 persen, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 95,14 persen.

Artinya, seluruh warga Bumi Bung Karno telah terdaftar dan terjamin dalam program JKN yang dikelola BPJS Kesehatan.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, mengatakan capaian tersebut merupakan wujud nyata komitmen pemkot dalam menghadirkan layanan kesehatan yang adil, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat. 

Dengan cakupan JKN yang menyeluruh, warga tidak perlu lagi khawatir terkait pembiayaan kesehatan.

“Penghargaan UHC ini menjadi bukti bahwa 100 persen warga Kota Blitar sudah tercover layanan BPJS Kesehatan. Biaya kesehatan masyarakat sudah dijamin melalui program JKN,” ungkapnya, Jumat (30/1/2025).

Tak hanya di sektor kesehatan, pemkot juga mencatat prestasi di bidang pelayanan publik. Penghargaan kedua yang diraih adalah Opini Ombudsman RI dalam Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 dengan predikat Opini Kualitas Tertinggi.

Penilaian tersebut menunjukkan bahwa tata kelola pelayanan publik di Bumi Bung Karno dinilai optimal, transparan, dan akuntabel di tingkat nasional.

Menurut Syauqul, penghargaan dari Ombudsman RI tersebut sekaligus menjadi tantangan besar bagi seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Blitar.

Pasalnya, predikat kualitas tertinggi harus terus dijaga dan ditingkatkan melalui kinerja pelayanan yang konsisten.

“Ini tantangan luar biasa bagi kami semua. Pelayanan publik Kota Blitar sudah dinilai berkualitas tinggi secara nasional, sehingga ASN harus terus memberikan pelayanan yang prima,” tegasnya.

Baca Juga: Sosok Feri Andika, Penyanyi Multitalenta Asal Blitar yang Terus Menginspirasi Generasi Muda

Dia menekankan, pelayanan publik ke depan harus dilakukan dengan cepat, tepat, ramah, dan profesional.

Dengan demikian, masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah melalui layanan yang nyaman dan mudah diakses.

Syauqul berharap dua penghargaan nasional tersebut menjadi pemacu semangat seluruh perangkat daerah untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan menjadi lebih baik.

“Mari teman-teman ASN terus bekerja lebih baik demi kepentingan masyarakat Kota Blitar,” pungkasnya.(sub/ady)

Editor : M. Subchan Abdullah
#BPJS Kesehatan #universal health coverage #pelayanan publik #UHC Award #jaminan kesehatan nasional #kesehatan #Pemkot Blitar #program jkn