BLITAR KAWENTAR – Forum diskusi bertajuk ”Ngobras” atau ngobrol santai benar-benar dimanfaatkan serius Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar.
Forum tersebut dijadikan salah satu kanal oleh pemkot untuk menggalang aspirasi masyarakat, khususnya dari generasi muda.
Forum diskusi tersebut digelar rutin tiap bulan. Lewat forum tersebut, Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin menekankan pentingnya ruang dialog bagi generasi muda untuk menyampaikan aspirasi dan gagasan terkait pembangunan kota.
Menurut wali kota yang akrab disapa Mas Ibin ini, kegiatan tersebut menjadi salah satu Upaya pemkot untuk menampung berbagai masukan dari kalangan pemuda. Harapannya bisa menjadi wadah terbuka untuk bertukar pikiran tentang berbagai persoalan yang ada di Bumi Bung Karno.
“Kami ingin pemuda punya wadah untuk menyampaikan aspirasi dan gagasan tentang Kota Blitar. Kira-kira apa saja catatan untuk kota ini,” ujarnya.
Dia menambahkan, kegiatan Ngobras rencananya tidak hanya digelar sekali, tetapi secara rutin bisa seminggu atau sebulan sekali agar komunikasi antara pemerintah dan pemuda dapat terus terjaga.
”Insyaallah kegiatan seperti ini akan sesering mungkin kita lakukan,” katanya.
Tak sekadar bisa menyampaikan aspirasi, masyarakat juga bisa menyampaikan kritik secara langsung dan terbuka.
Dia menilai dialog langsung jauh lebih konstruktif dibandingkan kritik anonim di media sosial.
“Intinya beranilah mengkritik. Lebih baik kritis di depan saya daripada kritis memakai akun bodong. Lebih baik kita bertemu langsung dan ngobrol,” tegasnya.
Melalui forum diskusi tersebut, pemerintah berharap muncul berbagai ide dan masukan dari kalangan pemuda yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pembangunan Kota Blitar ke depan.
Baik itu dari sektor pendidikan, perdagangan, pariwisata, seni maupun budaya.(bud/sub)
Editor : M. Subchan Abdullah